Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Cara Mendapatkan Uang yang Sering Kita Lakukan saat Masih Kecil

Muhammad Ikhdat Sakti Arief oleh Muhammad Ikhdat Sakti Arief
1 Juli 2020
A A
4 Ciri Orang yang Perlu Dihindari dalam Transaksi Utang-Piutang orang yang tidak mengembalikan utang mojok.co

4 Ciri Orang yang Perlu Dihindari dalam Transaksi Utang-Piutang orang yang tidak mengembalikan utang mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Pernah lihat anak kecil atau balita dikasih uang? Perhatikan reaksinya. Kebanyakan akan biasa saja. Beberapa akan menerimanya saja sebagai pemberian. Tidak ada reaksi berlebihan. Alasannya, karena mereka belum tahu apa itu uang dan untuk apa. Kalau dikasih uang sama om atau tantenya, paling juga orang tuanya yang menyimpannya.

Sampai pada titik di mana dia sadar kalau kertas bergambar pahlawan tersebut bisa memberikan hal yang menyenangkan untuknya. Permen kaki, misalnya. Di situlah dia menemukan frasa “Mama, uang”. Frasa yang jika beruntung, dia akan mendapatkan setidaknya recehan untuk membeli permen. Atau sebaliknya, penolakan yang akan diterimanya.

Begitu tahu kalau uang ternyata berguna, sebagai bocah kita mulai mencari cara agar mendapatkan uang selain minta ke orang tua. Kalau dulu, orang tua saya bukanlah tipe yang akan langsung memberi kalau saya minta uang. Makanya saya harus cari cara lain.

Sebagai bocah, sebenarnya ada beberapa cara untuk mendapatkan uang. Ini berdasarkan pengalaman dan beberapa dari yang saya lihat.

Cara anak kecil mendapatkan uang #1 Dikasih sama om dan tante

Kalau kita berkunjung ke rumah kerabat, ataupun sebaliknya, anak kecil biasanya akan diberi uang. Paling sering dari om dan tante alias saudara ayah dan ibu. Kerabat lain yang sudah dewasa juga tidak jarang memberikan. Paling sial, kita dapat lima ribu perak.

Cara ini yang paling mudah. Mudah karena kita tidak perlu melakukan apa pun untuk mendapatkan uang. Kalau beruntung, om atau tante kita akan secara sukarela memberikan uang. Hanya saja, momen ini memang tidak sering terjadi.

Cara anak kecil mendapatkan uang #2 Nyabutin uban

Saya dulu sering sekali nyabutin uban kakek saya. Sebagai imbalan, biasanya dikasih uang lima ratus perak. Lumayan untuk beli Choki Choki. Kadang juga tidak dapat sama sekali. Ini cara yang paling manjur juga bagi anak kecil untuk dapat uang.

Bukan cuma Kakek, paman dan sepupu laki-laki yang sudah besar biasanya juga minta dicabutin uban. Bahkan Bapak juga sama. Selain uban, biasanya juga minta dicabutin bulu ketek. Ini sudah sepaket. Bener-bener, gini amat nasib jadi bocah.

Baca Juga:

6 Usaha yang Semakin Redup karena Perkembangan Zaman

Sebagai Anak Kos, Saya Muak Lihat Konten TikTok Rp10 Ribu Sehari untuk 3 Kali Makan. Nggak Masuk Akal!

Kalau Ibu atau tante, bukan minta cari uban atau cabutin bulu ketek, tapi minta cari kutu. Nyari kutu di rambut yang panjang itu susahnya bukan main, setidaknya untuk saya. Kalau disuruh nyari kutu, bawaannya malas. Nyari kutu itu pekerjaan yang susah.

Cara anak kecil mendapatkan uang #3 Menyimpan uang kembalian

Kayaknya semua anak kecil pernah mendapatkan uang dengan cara ini. Makanya anak kecil itu rajin betul kalau disuruh belanja. Kembalian uang belanja bisa diambil. Tapi itu kalau beruntung. Kalau sial, uang yang dikasih untuk belanja biasanya selalu pas.

Kalau saya, paling senang disuruh beli rokok sama Bapak. Sering dapat kembalian. Walaupun sebenarnya uang kembalian yang didapat biasanya tidak banyak. Dapat seribu perak saja, itu sudah terhitung banyak. Kalau hoki, bisa sampai dua ribu. Kalau beruntung sekali, bisa sampai lima ribu.

Cara anak kecil mendapatkan uang #4 Jualan astor

Saya belum pernah pakai cara ini untuk dapat uang. Tapi kalau teman-teman saya, sering. Dulu waktu SD, beberapa teman jualan astor di sekolah. Astor itu semcam cokelat yang bentuknya kayak stik. Kalau sekarang, bentuknya kayak Chocolatos (bukan iklan).

Biasanya teman saya bakal beli di warung, terus dijual lagi. Banyak yang laku, tapi banyak juga yang dimakan sendiri. Selain astor, ada juga yang jualan permen. Kecil-kecil tapi sudah pandai dagang. Yah, macam si Ismail bin Mail yang suka dagang ayam itu. Bedanya, Mail jualan dari TK.

Cara anak kecil mendapatkan uang #5 Puasa penuh

Kalau yang ini banyak saya temukan di zaman sekarang. Mungkin zaman saya bocah juga ada, tapi saya belum tahu. Biasanya anak kecil yang puasanya penuh akan dikasih hadiah. Tidak melulu uang, kebanyakan akan dibelikan sesuatu. Walaupun sebenarnya tidak puasa penuh pun tetap diberi sesuatu. Itu juga cara yang cukup bagus untuk mengajari anak berpuasa.

Dari kelima cara itu, hampir semuanya sudah tidak bisa lagi dipakai untuk mendapatkan uang kalau sudah dewasa. Apalagi yang terakhir itu. Mana ada orang sudah kumisan minta hadiah untuk puasa penuh?

Kalau saya, ngambil kembalian belanjaan masih sering dapat kalau sedang pulang kampung. Lumayan dikumpul untuk beli paket kuota. Untuk yang pandai dagang, jualan astor masih bisa dilakukan. Tapi bukan jual beli astor lagi. Sekarang bisa diganti dengan jual beli saham, kan sekarang lagi musimnya.

BACA JUGA Kalau Mau Dapet Cuan, Blogger Harus Memahami 4 Langkah Ini dan tulisan Muhammad Ikhdat Sakti Arief lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 Juli 2020 oleh

Tags: anak kecilUangusaha
Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Muhammad Ikhdat Sakti Arief

Nama saya Ikhdat, seorang pengangguran (semoga cepat dapat kerja) pecinta senja, penikmat kopi (biar dibilang anak indie) yang suka nulis.

ArtikelTerkait

usaha dengan modal terjangkau mi ayam gerobak bubur ayam gerobak steam salju cuci motor rincian modal mojok.co

3 Alternatif Usaha dengan Modal Terjangkau yang Layak Dicoba

11 Juni 2020
pacaran

Pas Kecil Lihat Orang Dewasa Pacaran, Pas Dewasa Lihat Anak Kecil Pacaran

8 Agustus 2019
Tipe-tipe Anak Kecil Pelantun Selawat Nabi di Masjid Kampung Saya terminal mojok.co

Tipe-tipe Anak Kecil Pelantun Selawat Nabi di Masjid Kampung Saya

16 Februari 2021
Mitos Masa Kecil yang Dianggap Aneh padahal Bisa Dibuktikan secara Logika terminal mojok

Mitos-mitos Masa Kecil yang Dianggap Aneh padahal Bisa Dibuktikan secara Logis

8 Agustus 2021
Sama-sama Direvitalisasi, Berikut Ini 4 Hal yang Ada di Alun-alun Tegal tapi Tidak Ditemui di Alun-alun Utara Jogja

Tegal: Kota yang Tepat untuk Menghabiskan Uang

16 Juni 2022
Jadi Guru TK Gampang, Cuma Keprok-keprok_ Enak Aja! terminal mojok

Jadi Guru TK Gampang, Cuma Keprok-keprok? Enak Aja!

2 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan

Mahasiswa UIN Nggak Wajib Nyantri, tapi kalau Nggak Nyantri ya Kebangetan

30 November 2025
5 Alasan yang Membuat SPs UIN Jakarta Berbeda dengan Program Pascasarjana Kampus Lain Mojok.co

5 Alasan yang Membuat SPs UIN Jakarta Berbeda dengan Program Pascasarjana Kampus Lain

1 Desember 2025
Desa Ngidam Muncar, Desa Terbaik di Kabupaten Semarang (Unsplash)

Desa Ngidam Muncar, Desa Terbaik di Kabupaten Semarang dengan Pesona yang Membuat Saya Betah

4 Desember 2025
Jogja Sangat Layak Dinobatkan sebagai Ibu Kota Ayam Goreng Indonesia!

Jogja Sangat Layak Dinobatkan sebagai Ibu Kota Ayam Goreng Indonesia!

1 Desember 2025
QRIS Dianggap sebagai Puncak Peradaban Kaum Mager, tapi Sukses Bikin Pedagang Kecil Bingung

Surat untuk Pedagang yang Masih Minta Biaya Admin QRIS, Bertobatlah Kalian, Cari Untung Nggak Gini-gini Amat!

5 Desember 2025
Pengalaman Transit di Bandara Sultan Hasanuddin: Bandara Elite, AC dan Troli Pelit

Pengalaman Transit di Bandara Sultan Hasanuddin: Bandara Elite, AC dan Troli Pelit

1 Desember 2025

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=HZ0GdSP_c1s

DARI MOJOK

  • ILUNI UI Gelar Penggalangan Dana untuk Sumatra lewat 100 Musisi Heal Sumatra Charity Concert
  • Lagu Sendu dari Tanah Minang: Hancurnya Jalan Lembah Anai dan Jembatan Kembar Menjadi Kehilangan Besar bagi Masyarakat Sumatera Barat
  • JogjaROCKarta 2025: Merayakan Perpisahan dengan Kemegahan
  • Lulusan S2 UI Tinggalkan Karier Jadi Dosen di Jakarta, Pilih Jualan Online karena Gajinya Lebih Besar
  • Overqualified tapi Underutilized, Generasi yang Disiapkan untuk Pekerjaan yang Tidak Ada
  • Nekat Resign usai 8 Tahun Kerja di BUMN, Nggak Betah Hidup di Jakarta dan Baru Sadar Bawa Trauma Keluarga Terlalu Lama


Summer Sale Banner
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.