Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Alasan Masuk Akal Masakan Keasinan selain Ingin Cepat Menikah

Hepi Nuriyawan oleh Hepi Nuriyawan
1 Agustus 2020
A A
resep masakan masakan keasinan mojok.co

resep masakan masakan keasinan mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Masakan keasinan adalah fase yang sering dilewati orang yang sedang belajar masak. Rata-rata hal tersebut terjadi saat memasak masakan untuk orang-orang tercinta, seperti orang tua, pacar, atau teman-temannya.

Masalahnya, setiap ada masakan yang keasinan pasti akan beredar rumor, “Duh keasinan niih. Pasti udah kebelet banget pingin nikah tuh. Hahahaha.” Entah dari mana tuduhan itu sumbernya. Tentu tuduhan tak bertanggung jawab itu bisa menyebar begitu cepat dari seantero keluarga sampai ke grup whatsapp.

Ada mitos kalau masakan keasinan itu karena terlalu membayangkan orang tercinta saat memasak, jadi khilaf dalam penggunaan garam. Ada juga yang menyatakan bahwa keasinan adalah tanda protes sang anak cewek kepada orang tuanya karena belum diijinkan menikah.

Akan tetapi, sampai saat ini belum ada penjelasan konkret nan ilmiah dari mitos tersebut. Ada beberapa alasan yang lebih masuk akal terkait masakan keasinan tidak melulu soal kebelet ingin menikah.

Grogi karena baru belajar masak

Grogi adalah alasan mainstream penyebab masakan keasinan bagi kaum cewek yang baru belajar masak. Mereka masih meraba-raba bagaimana rasanya garam, bagaimana komposisinya, dan lain-lain. Terkesan kurang pede untuk menjalani salah satu kegiatan wajib bagi seorang perempuan. Apalagi masak untuk mamas tercinta, jauh lebih grogi daripada groginya bertemu artis korea.

Tapi jujur saja, alasan tersebut kurang valid kalau dipakai.

Padahal di tutorial masak sudah diberikan panduan kalau bahan-bahan yang dimasak segini, maka garamnya segini. Kalaupun tutorial tidak mempan, kan masih ada lidah untuk merasakan. Atau minta tolong orang lain seperti bapak, ibu, kakak, atau adik untuk mencicipinya. “Asinnya sudah pas belum?”. Usahakan mereka yang mencicipi berperilaku jujur dan adil. Kadang sering menjebak dengan kata “Mantap. Udah Pas. Maknyus!” Tapi setelah di hidangkan, ternyata asinnya luar biasa, mengalahkan es teh manis.

Tidak bisa membedakan sendok makan dan sendok teh

Coba ada tidak yang sampai sekarang masih belum tahu bedanya apa sendok makan dan sendok teh?. Karena faktanya masih ada cewek yang sudah cukup umur untuk bisa memasak, tapi tidak tahu wujud dua macam sendok tersebut. Cewek tersebut adalah temanku sendiri.

Baca Juga:

8 Camilan Khas Kulon Progo yang Sebaiknya Jangan Dijadikan Oleh-Oleh

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

Sebut saja Rina (nama samaran). Pernah suatu waktu saya bertiga membantu dia masak di rumahnya. Kami memasak masakan yang belum pernah dimasak. Akhirnya kita melihat resep masakan di internet. Saat mencapai step “Masukan satu sendok teh garam”, dengan pedenya Rina mengambil sendok berukuran besar dan mengambil garam penuh sesendok. Spontan salah satu dari kami setengah teriak, “Rinaaa, itu satu sendok makan atuh. Nanti asin banget!”. Sontak Rina kaget sambil menyingkirkan barang yang nyaris membuat rusak masakan kami.

“Aku udah biasa bikin teh ya pakai sendok itu kok.” Jawab Rina dengan polosnya. Dikiranya sendok teh sama saja dengan sendok makan.

Gini yah, Fyi, sendok makan itu biasa yang dipakai buat makan. Ukurannya besar. Nah kalau sendok teh itu ukurannya kecil. Biasanya sebagai takaran standar pembuatan teh. Walau sama-sama bisa bikin teh, secara nama, bentuk, dan fungsi beda. Ingat yah?

Susah membedakan antara garam dan gula

Masakan keasinan sering terjadi karena factor ini. Biasanya karena bentuk toples yang sama, tapi tidak dikasih label nama. Sering terjadi bagi yang jarang sekali pergi ke dapur. Niat ambil gula, ternyata garam. Begitu pula sebaliknya.

Sebelum memulai masak, cek dulu dengan cara cicipi sedikit. Nggak akan mati kok walau mencicipi seujung kuku. Kecuali kalau kamu mencicipi asam siandia. Bisa-bisa mulut yang malah berbusa.

Alangkah baiknya kalau sebelum masak kasihlah label nama biar nggak tertukar. Hitung-hitung membantu anggota keluarga lain dari bahaya hipertensi akibat salah pilih toples garam.

Ingin merasakan asinnya kehidupan

Khusus yang hidupnya selalu diwarnai oleh kata-kata manis sang pujangga buaya, “kamu kok manis banget sih?”, “diih cantik banget kaya bidadari keseleo!”, “Aku sayang kamu selamanya.” Pasti akan terasa bosan dengan rasa manis.

Ini cocok untuk yang hidupnya sudah terlalu banyak merasakan hal-hal manis. Sekali-kali lah merasakan sensasi asinnya hidup. Kalau terlalu manis nanti ujung-ujungnya diabetes. Mahal kalau berobat.

Apalagi orang tua jaman dulu sering bercerita, “Bapak sudah ngalamin asam manis asin pahitnya kehidupan, hingga jadi seperti ini (sukses-red).” Barangkali, dengan merasakan asinnya hidup dari kebanyakan garam sudah mengantongi dua syarat menuju sukses hidup. Dua syarat lainnya segera menyusul.

Emang suka rasa asin dari lahir

Ini mungkin kasus paling langka di dunia. Saat ibundanya mengandung, sang ibu malah ngidam garam. Entah diemut dengan jari layaknya gulali, atau dengan masakan yang keasinan.

Setelah lahir, anaknya menjadi kebal dengan segala jenis keasinan. Lidahnya pun sudah di-setting tanpa ada pupil asin. Perlu banyak kandungan garam untuk bisa mengaktifkan syaraf-syaraf pengecap rasa asin.

Akhirnya kebawa juga saat memasak. Tanpa memperhatikan takaran, penting asal masuk garamnya. Bisa saja takaran cuma satu sendok teh, dibuat 2 sendok makan. Namanya juga kebal asin kok.

Kegiatan ini hanya dilakukan oleh profesional. Jangan lakukan tanpa pendampingan orang tua dan kekasih. Bisa-bisa kamu malah yang kena darah tinggi.

Agar terhindar dari musibah masakan keasinan, alangkah baiknya sebelum memasak diawali dengan niat tulus dan ikhlas. Setelah niat, fokuskan konsentrasi ke masakan, jangan fokus ke bayangan wajah doi.

Semua itu demi menjaga marwah dan wibawa seorang cewek, agar terhindar dari tuduhan “Ingin segera menikah”. Selamat belajar memasak, hindarilah keasinan.

BACA JUGA Hal-hal yang Jangan Dilakukan Saat Mengambil Makanan Prasmanan.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 1 Agustus 2020 oleh

Tags: MakananMasak
Hepi Nuriyawan

Hepi Nuriyawan

Karyawan Swasta. Esais dari Purwokerto

ArtikelTerkait

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang  Mojok.co

Ulukutek Leunca, Makanan Sunda Paling Nggak Normal dan Rasanya Bikin Pusing Pendatang 

13 Maret 2026
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

29 April 2020
Tips Anak Rantau Jawa Timur yang Cari Makan di Jogja terminal mojok.co

Tips Anak Rantau Jawa Timur yang Cari Makan di Jogja

13 Desember 2021
menu wajib berkat tahlilan mojok.co

5 Lauk yang Secara Misterius Selalu Ada di Berkat Tahlilan

26 Agustus 2020
Trik agar Kulit Pastry Buatanmu Renyah dan Berlapis terminal mojok

Trik agar Kulit Pastry Buatanmu Renyah dan Berlapis

31 Oktober 2021
Curhatan Orang yang Nggak Suka Daging Sapi, Hidup Jadi Nano-nano terminal mojok.co

Kiat Mengidentifikasi Adanya Daging Babi dalam Kuliner Kesayangan Anda

8 Desember 2020
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Hal yang Wajar di Tegal, tapi Nggak Lazim dan Bikin Bingung Pendatang Mojok.co

Mewakili Warga Tegal, Saya Ingin Menyampaikan Permintaan Maaf kepada Pemudik

28 Maret 2026
ASN Rajin Adalah Tempat Sampah Buat Atasan (Shutterstock)

Kalau Kalian Masih Ingin Jadi ASN di Era Ini, Sebaiknya Pikir 2 Kali. Tidak, 3, 4, bahkan 100 Kali kalau Perlu

28 Maret 2026
Kembaran Bukan Purwokerto, Jangan Disamakan

Iya Saya Tahu Purwokerto Itu Kecamatan Bukan Kota, tapi Boleh Nggak Kita Santai Saja?

28 Maret 2026
Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN (Shutterstock)

Sebagai Buruh Pabrik, Saya Juga Ingin WFH Seperti ASN

3 April 2026
Weleri Kendal Baik-baik Saja Tanpa Mie Gacoan, Waralaba Ini Lebih Baik Incar Daerah Lain Mojok.co

Membayangkan Kendal Maju dan Punya Mall Itu Sulit, sebab Mie Gacoan Aja Baru Ada Setahun

31 Maret 2026
Makanan Malang yang Membuat Saya sebagai Perantau Kecewa, Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian Mojok.co

Makanan Malang yang Bikin Pendatang seperti Saya Kecewa, Memang Sebaiknya Jangan Pasang Ekspektasi Ketinggian

1 April 2026

Youtube Terbaru

https://youtu.be/AXgoxBx-eb8?si=Oj6cw-dcHSgky7Ur

Liputan dan Esai

  • Mencintai Musik Underground di Madura: Merayakan Distorsi di Tengah Kepungan Dangdut
  • Ambisi Beli Mobil Keluarga sebelum Usia 30, Setelah Kebeli Tetap Gagal Senangkan Ortu dan Jadi Pembelian Sia-sia
  • Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja
  • Vario 160 Adalah Motor Buruk Rupa yang Menyalahi Kodrat Motor Honda, tapi Sejauh Ini Menjadi Matik Terbaik yang Tahan Siksaan
  • Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman
  • Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.