Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

5 Lauk yang Secara Misterius Selalu Ada di Berkat Tahlilan

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
26 Agustus 2020
A A
menu wajib berkat tahlilan mojok.co

menu wajib berkat tahlilan mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Hari-hari biasa di bulan keenam pandemi ini masihlah sama dengan kegiatan yang dilakukan dari awal pandemi ada. Leyeh-leyeh, rebahan, bantu orang tua di warung sampai (tetap) mencoba menyelesaikan tanggung jawab akademis yang masih menjadi beban saya selama masih berstatus aktif sebagai mahasiswa. Ya, namanya hidup, sebisa mungkin saya nikmati.

Tapi nggak tahu kenapa, ya, beberapa hari-hari belakangan di sekitar lingkungan saya cukup sedih suasananya. Banyak yang meninggal. Tidak, bukan karena Covid-19. Awas aja asal ngomong!

Banyak tetangga saya yang saya kenal dekat ataupun tidak menghembuskan napas terakhir. Semoga Gusti Allah memberikan mereka kubur yang lapang dan menerimanya di sisi-Nya. Aamiin.

Lingkungan saya kebanyakan masih memegang amaliah yang dilakukan oleh warga nahdliyin sehingga setiap kali saat ada yang meninggal, tahlilan pun dilaksanakan. Buat yang belum tahu, tahlilan adalah kegiatan yang biasa dilaksanakan warga nahdliyin untuk mendoakan orang yang baru saja meninggal. Biasanya diselenggarakan di hari ke-7, 30, 100, dan 1.000 setelah almarhum berpulang. Tahlilan dilaksanakan dengan harapan doa dan ayat suci yang dibaca menjadi penyelamat bagi si mayit.

Mungkin memang tulisan ini agak nyeleneh, sebelumnya saya minta maaf ya. Kali ini saya akan menulis soal berkat tahlilan. Berkat tahlilan adalah suguhan untuk orang-orang yang sudah hadir saat tahlilan. Harapannya, makanan yang sudah didoakan itu menjadi berkah bagi jamaah tahlil yang sudah sukarela hadir mendoakan almarhum. Dan, biasanya ada beberapa lauk wajib yang mesti ada di berkat tahlilan ini.

Apa saja sih isi berkat tersebut? Apa memang wajib ada? Kalau nggak ada, jadi merasa kurang gitu? Langsung baca aja deh, inilah lauk wajib berkat tahlilan.

Bihun

Lauk berkat yang satu ini memang nggak hebat-hebat banget, makanya misterius juga kenapa menu ini langganan muncul di setiap berkat tahlilan. Apa karena tekstur dan rasa asin-gurih si bihun bisa menetralisir lauk berat lainnya?

Sambal goreng kentang

Sambal goreng kentang adalah perwakilan kebiasaan orang Indonesia yang suka makan karbo lauk karbo. Betul, nasi sudah menjadi karbohidrat di bingkisan berkat, namun orang Indonesia yang sangat mencintai karbo pastilah akan menaruh karbo lagi.

Baca Juga:

Tahlilan di Sumatera beda dengan di Jawa, tidak 7 hari penuh dan dihadiri perempuan

5 kebiasaan buruk saat ada orang meninggal, salah satunya bikin malu saja

Kentang bisa dibilang sebagai opsi lauk yang bagus. Sebab, dia sama seperti nasi, bisa diapain aja. Kira-kira mungkin itulah alasan kenapa ia selalu ada di bingkisan berkat tahlilan. Kenapa sambel goreng kentang? Karena itu acara tahlilan orang Indonesia. Kalau mashed potato mah tahlilannya orang Britania.

Telur rebus

Saya sampai saat ini juga bingung, kenapa telur rebus selalu menyertai diri dalam bingkisan lauk pauk berkat tahlilan. Dibilang sebagai dessert, tapi dia itu telur ayam. Dibilang lauk, tapi dia cuman direbus. Agak membingungkan, tapi kali ini saya masukkan karena tulisan ini kan tentang lauk wajib berkat tahlilan.

Mungkin, ya, mungkin, fungsinya hanya sebagai pelengkap nutrisi. Telur ayam rebus kan protein, jadi itu saja fungsinya. Apa lagi dong? Wqwqwq, kok jadi bingung begini yak.

Sayuran, kalau nggak acar, ya capcay

Lauk berkat tahlilan ternyata selaras dengan jargon makanan seimbang yang sudah kita kenal: 4 sehat 5 sempurna, tapi susunya diganti teh dan kopi. Sayuran sebagai lauk wajib berkat tahlilan pasti akan selalu ada. Biasanya ada dua macam, kalau nggak acar, ya capcay. Nggak tahu kenapa pilihannya antara dua itu doang.

Kalau acar, biasanya yang bumbu kuning. Kalau capcay, biasanya ada potongan bakso. Iya, kan? Iya bener, tauk.

Rokok

Iya, rokok memang bukan lauk, tapi saya masukin aja karena kebanyakan tuan rumah pasti menyediakan rokok. Rokok di acara tahlilan biasanya ditaruh di gelas dan dicampur dari berbagai merek. Mulai dari kretek biasa sampai kretek mild. Kalau rokok putih sih mustahil adanya. Nah, biasanya yang ikut tahlilan merokok di tempat atau membawa pulang rokok gratisan itu dengan plastik yang disediakan.

Teruntuk kalian yang baca, lauk-lauk yang sering ada di atas itu murni dari pengalamannya saya sendiri di dunia pertahlilan. Mau di Jakarta sampai kampung ibu saya, rata-rata kayak gitulah lauk wajibnya. Kalau ada salah, ya, itu datangnya bukan dari saya melainkan setan. Kalau benar, datangnya dari Allah. Kok kaya ceramah, dah.

Udahlah. Kalau di tempat kamu lauk berkat tahlilan apa saja?

BACA JUGA Nex Carlos ‘Pesugihan Online’ Terbaik Mengalahkan Ludah Pocong dan Rebusan Celana Dalam atau artikel Nasrulloh Alif Suherman lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 26 Agustus 2020 oleh

Tags: berkatMakanantahlilan
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

2 Makanan yang Mudah Ditemukan di Kota Lain tapi Sangat Sulit Ditemukan di Magelang

2 Makanan yang Mudah Ditemukan di Kota Lain tapi Sangat Sulit Ditemukan di Magelang

25 Oktober 2024
Olahan Sayur Jangan Terminal Mojok

Membandingkan Berbagai ‘Jangan’ Alias Olahan Sayur Favorit Saya, Siapa Tahu Jadi Favorit Kalian Juga

2 Maret 2021
Makan Soto tapi Nasinya Dipisah Itu Masih Mending daripada Makan Soto tapi Kebanyakan Kecap Sampai Mirip Rawon

Makan Soto tapi Nasinya Dipisah Itu Mendingan daripada Makan Soto tapi Kebanyakan Kecap

11 Februari 2020
lingsir wengi ponggol setan hantu tuselak mojok

Kenapa Ada Ponggol Setan, tapi Nggak Ada Ponggol Syar’i?

1 Juni 2021
3 “Penghinaan” yang Dilakukan Orang Indonesia terhadap Makanan Italia

3 “Penghinaan” yang Dilakukan Orang Indonesia terhadap Makanan Italia

4 Juli 2024
Peringatan untuk Tamu Undangan dan Penyelenggara Hajatan Plis, Jangan Buang-buang Makanan Terminal Mojok

Peringatan untuk Tamu Undangan dan Penyelenggara Hajatan: Plis, Jangan Buang-buang Makanan!

29 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pengalaman cabut gigi gratis dengan dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

Pengalaman cabut gigi gratis oleh dokter koas: memang nggak keluar biaya, tapi dibayar dengan cuti dan jadwal yang tak tentu

4 Agustus 2026
Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura Mojok.co

Stadion karapan sapi di Bangkalan terlalu bapuk, orang sulit percaya ini ikon budaya Madura

3 Agustus 2026
Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

Perumahan baru di Jogja terus bermunculan, tapi melihat harganya, sebenarnya perumahan ini dibangun untuk siapa?

7 Agustus 2026
Jalan Nasional Purworejo vs Kulon Progo Ketimpangannya Begitu Terasa: Dalam Hitungan Meter, Dunia Begitu Berbeda

Purworejo, kota yang menyambutmu bukan dengan gapura selamat datang, tapi dengan jalan berlubang

5 Agustus 2026
Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

Ospek kampus masih gini-gini aja, masih tidak berguna dan nggak ngasih apa-apa

6 Agustus 2026
Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

Jombang memang nggak punya pantai, tapi senja pinggir Sungai Brantas sukses bikin iri warga kabupaten tetangga

5 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=76Rp5owBnpc


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.