Tertidur di dalam bus Putra Remaja setelah Karanganyar
Sekitar pukul 17:30 WIB, bus Putra Remaja tiba di Karanganyar untuk istirahat sekaligus menukarkan voucher makan yang pertama. Saya sudah menunggu saat ini. Saya lapar sekali.
Sekitar pukul 18:00 WIB, bus Putra Remaja lanjut lagi. Jogja ke Jambi masih sangat jauh. Selanjutnya, kursi rebah dan earphone menjadi teman bisu yang nyaman bagi istirahat malam yang terasa singkat.
Pagi harinya, setibanya di rumah makan di Cilegon, penumpang bus Putra Remaja menukarkan voucher makan yang kedua. Namun kali ini, perut saya menolak sehingga saya memutuskan hanya membasuh muka dan lanjut memutar playlist kegemaran saya.
Armada sampai di Pelabuhan Merak, Banten, pukul 08:30 WIB dan mulai menyeberang sekitar pukul 09:30 WIB. Oh iya, tiket bus yang sudah saya sampaikan di awal juga include penyeberangan kapal.
Menikmati perjalanan Jogja ke Jambi
Penumpang hanya perlu keluar dari bus Putra Remaja, menuju kapal, dan menetap sebentar di ruangan khusus penumpang dengan membayar Rp10.000. Di sana ada biduan yang menghibur penumpang. Kamu juga bisa menikmati angin laut.
Kali ini, tentunya saya memilih menikmati angin sepoi-sepoi sembari membaca buku. Ah, konsentrasi saya pecah karena biduan dari dalam ruangan berkeliling dan menagih uang saweran kepada setiap orang.
Biasanya, penyeberangan Jawa ke Sumatera memakan waktu sekitar satu jam. Namun, entah mengapa kali ini kapal tiba di Pelabuhan Bakauheni, Lampung, hampir dua jam lamanya.
BACA JUGA: Naik Bus AKAP? Jangan Lakukan 3 Hal Ini kalau Kamu Tidak Ingin Menyesal dan Kapok Naik Bus Lagi
Babak akhir perjalanan dari Jogja menuju Jambi bersama bus Putra Remaja
Perjalanan Lampung ke Palembang sendiri lebih cepat karena melalui jalan tol. Sehingga, bus Putra Remaja hanya butuh waktu sekitar 5 jam untuk keluar dari Lampung.
Akhirnya, babak terakhir dari perjalanan dari Jogja ke Jambi yang memakan waktu hampir 11 jam. Karena sudah tidak melewati jalan tol. kali ini bus Putra Remaja melibas jalan yang sangat sempit dan menghadapi kemacetan lalu lintas. Tepatnya di daerah Betung, Palembang.
Daerah ini memang sudah menjadi “makanan pahit” bagi sopir lintas provinsi. Belum lagi jika sedang ada perbaikan jalan atau kecelakaan. Bisa semalaman penuh jalan itu macet.
Kabar gembira tiba setelah plang penunjuk jalan menampilkan kata “JAMBI”. Kemudian, armada bus Putra Remaja meninggalkan Palembang sekitar pukul 00:00 WIB.
Usai sudah perjuangan bertahan di atas kursi rusak kali ini. Armada bus Putra Remaja tiba di Terminal Alam Barajo sekitar pukul 04:00 WIB, lebih lambat 2 jam dari perjalanan pulang kampung saya tahun lalu.
Mata dan punggung hampir menyerah, baterai HP tinggal sisa-sisa perjuangan. Total, saya butuh sekitar 40 jam untuk tiba di Jambi melalui perjalanan bus dari jogja.
Ya, beberapa bulan lagi saya akan kembali memesan tiket perjalanan panjang ini, mengeluh soal durasi perjalanan yang tak kunjung singkat. Tapi begitulah, selama tiket pesawat masih mahal, bus antarprovinsi tetap menjadi sahabat setia dengan segala cerita yang tidak pernah tertulis di brosur.
Penulis: M. Khoirun Nazmi
Editor: Yamadipati Seno
Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.













