Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

4 Perilaku Penjaga Kos yang Diam-diam Dibenci Penghuninya

Dyan Arfiana Ayu Puspita oleh Dyan Arfiana Ayu Puspita
15 Agustus 2025
A A
4 Perilaku Penjaga Kos yang Diam-diam Dibenci Penghuninya Mojok.co

4 Perilaku Penjaga Kos yang Diam-diam Dibenci Penghuninya (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Ada berbagai tipe kos-kosan yang bisa kita jumpai. Ada pemilik kos yang tinggal persis di sebelah, atau bahkan satu halaman dengan bangunan kos. Kosan tipe ini tidak membutuhkan penjaga kos. Pasalnya, pemilik koslah yang akan merangkap sebagai satpam, resepsionis, dan polisi moral di lingkungan kosan tersebut.

Akan tetapi, ada juga pemilik kos yang tinggal jauh dari lokasi. Mereka hanya muncul sesekali, biasanya di momen-momen sakral seperti menagih uang sewa atau mengecek kamar kosong. Untuk kos tipe ini, keberadaan penjaga kos adalah sebuah keniscayaan. Merekalah yang sehari-hari bertanggung jawab menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kosan.

Berbicara soal penjaga kos, sungguh suatu rejeki nomplok jika kita dipertemukan dengan yang baik dan bertanggung jawab. Minimal, seperempat beban hidup anak kos bisa terangkat. Sayangnya, tidak semua penjaga kos itu amanah. Ada juga yang kelakuannya bikin penghuni kos geregetan.

#1 Penjaga kos merangkap CCTV

Contoh tipe penjaga kos yang bikin geregetan adalah penjaga kos yang merangkap sebagai CCTV manusia. Dari luar, ia mungkin tampak sibuk menyapu halaman atau mengepel teras. Tapi, lihat dong matanya. Sibuk jelalatan memindai gerak-gerik setiap penghuni kos.

Gara-gara kebiasaannya jadi CCTV ini, penjaga kos tahu persis kamu pulang jam berapa, sama siapa, pakai baju apa, sampai paket yang kamu terima isinya apa. Semua terekam rapi di otak mereka. Kalau informasi itu cuma dia simpan sendiri sih, okelah ya. Masalahnya, rekaman itu biasanya dicertiakan ke ibu kos. Bahkan, kadang “di-broadcast” ke warung dekat gang. Lengkap dengan narasi dramatis hasil imajinasi pribadi mereka sendiri.

Jadi ya jangan kaget kalau suatu hari kamu mampir beli Indomie di warung depan, lalu si penjaga warung tiba-tiba nyapa dengan sapaan yang tak biasa, “Oh ini, Mbak yang tiap minggu check out skincare~”

#2 Rajin nagih, tapi budeg dengan complain penghuni

Selanjutnya, celakalah bagi para penjaga kos yang kalau nagih banter, tapi giliran ditegur soal fasilitas, malah pura-pura nggak denger.

Ya memang, membayar kos itu kewajiban seluruh penghuni. Tapi, ya, lihat-lihat situasilah. Masa jatuh tempo tanggal 23, awal bulan sudah diingatkan? Kayak First Media aja. Ngingetin lewat e-mail iya, lewat notifikasi aplikasi pun gas terus. Berkali-kali.

Baca Juga:

Derita Mahasiswa Jurusan Manajemen, Kena Label Nggak Masuk Akal, Mulai dari Sultan hingga Dicap Murahan

Dear Mahasiswa Baru, Tidak Semua Organisasi Layak untuk Diikuti, Banyak yang Akhirnya Cuma Bikin Kalian Depresi

Giliran ada penghuni yang komplain karena pintu kamar mandi nggak bisa nutup, air nggak lancar, lampu ketap-ketip, beuhh… langsung mode slow response. Jawabannya cuma, “Bentar, besok,” begitu terus. Pas besoknya diingatkan, jawabannya masih sama, “Bentar, besok.” Seolah sengaja banget nunggu penghuni kos lupa dengan sendirinya.

#3 Jaga kos, tapi nyambi jadi broker kamar

Dilihat dari job desc-nya, tugas utama penjaga kos itu  menjaga keamanan dan kenyamanan lingkungan kosan. Tujuannya, biar penghuni kos betah. Sesimpel itu. Tapi, entah kenapa, ada saja penjaga kos yang merangkap jadi broker. Begitu ada kamar kosong, dia langsung gercep cari penyewa.

Sebetulnya sih nggak masalah kalau sekadar membantu cari penghuni baru. Toh, pemilik kosan juga bakal senang kalau kamar cepat terisi. Masalahnya, yang bikin gedeg adalah penjaga kos ini diam-diam menaikkan harga kosan dengan dalih komisi. Niatnya cari tambahan, tapi efeknya bikin harga kosan jadi makin mencekik. Di Semarang banyak nih yang kayak gini, terutama di sekitaran UNNES.

#4 Penjaga kos yang diam-diam pakai fasilitas penghuni

Di banyak kosan, ada fasilitas yang digunakan bersama-sama oleh para penghuni. Misalnya, kamar mandi umum, ruang jemur, termasuk dapur lengkap dengan kulkasnya. Konsep seperti ini sepintas terdengar indah. Ada nilai kebersamaan, gotong royong dan saling pengertian. Tapi, di dunia nyata, nilai-nilai tersebut seringkali kalah dengan drama klasik berjudul Barangku Hilang di Kosan episode kesekian.

Biasanya, kejadiannya begini. Pagi-pagi penghuni ingin sarapan, membuka kulkas dengan penuh harap menemukan telur yang semalam dia beli. Eh, ternyata kotak telurnya kosong. Atau susu UHT yang semalam masih setengah, tiba-tiba tinggal kotaknya saja. Perang pun pecah. Mulai dari saling curiga sampai kode-kode halus di grup WhatsApp kos. Kode halus nggak mempan? Teriak-teriaklah!

Plot twist-nya, ternyata pelakunya bukan sesama penghuni, melainkan penjaga kos. Tapi, tentu saja penjaga kos ini diem-diem bae. Dia, justru jadi yang paling vokal mengingatkan penghuni kos agar mengambil hanya miliknya saja, jangan milik penghuni lain. Waduh, Bang. Sudah ditunggu tuh sama kerak neraka. Kapan mau check in?

Itulah deretan kelakuan penjaga kos yang bikin penghuni jadi merasa tidak nyaman. Memang, tidak semua penjaga kos seperti ini. Ada juga yang tulus menjaga keamanan, ringan tangan membantu, dan ramah menyapa penghuni kosan. Kalau kamu dapat penjaga kos yang baik seperti itu, sesekali di GoFood-in makanan bolehlah  ~

Penulis : Dyan Arfiana Ayu Puspita
Editor : Kenia Intan

BACA JUGA 5 Kelemahan Tinggal di Kos Putri yang Jarang Disadari Banyak Orang.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya. 

Terakhir diperbarui pada 15 Agustus 2025 oleh

Tags: kos-kosankos. penjaga kosMahasiswapenghuni kos
Dyan Arfiana Ayu Puspita

Dyan Arfiana Ayu Puspita

Alumnus Universitas Terbuka yang bekerja sebagai guru SMK di Tegal. Menulis, teater, dan public speaking adalah dunianya.

ArtikelTerkait

jumatan

Jumatan Tidak Membuatmu Menjadi Lebih Tampan

31 Mei 2019
Tabiat Dosen Gaib, di Kelas Tidak Pernah Ada, tapi Sogok Mahasiswa dengan Nilai A dosen muda

Kelakuan Dosen yang Bikin Ngelus Dada, Seenaknya Sendiri dan Bikin Naik Pitam Mahasiswa

11 Agustus 2024
gaji dosen mahasiswa semester tua asisten dosen

Asisten Dosen: Tugas (Terlihat) Elit, Sidang Sulit

23 Agustus 2023
Tawangmangu Karanganyar Tempat Favorit Mahasiswa Solo, Saking Solo Nggak Ada Apa-apanya Mojok.co

Tawangmangu Karanganyar Tempat Favorit Mahasiswa Solo, Saking Solo Nggak Ada Apa-apanya

9 Februari 2024
Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam

25 Juli 2025
Ribetnya Punya Dosen Terkenal, tapi Suka Bikin Statement Aneh di Medsos terminal mojok.co

Baju Korsa: Pilihan Fesyen Paling Fleksibel bagi Mahasiswa

22 Agustus 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kebiasaan di Hajatan Pedesaan yang Nggak Masuk Akal kondangan jawa tengah

Orang yang Menggelar Hajatan hingga Menutupi Jalan Umum Patut Dibenci, Bikin Susah!

7 Juni 2026
Derita Di Balik Keindahan Brown Canyon Semarang: Kisah Warga yang Harus Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang Mojok.co

Penderitaan Tinggal Dekat Tempat Wisata Brown Canyon Semarang, Warga (Terpaksa) Berdamai dengan Truk Tronton dan Debu Tambang

4 Juni 2026
5 Kuliner Malang yang Jarang Disantap Warga Lokal, bahkan Dihindari Mojok.co

Malang Dingin Itu Seharusnya Wajar, tapi Kini Justru Jadi Anomali

3 Juni 2026
Andai Suzuki Burgman Street 125 Ganti Logo Jadi Honda, Pasti Laris di Indonesia

Suzuki Burgman 150 Terbaru yang Rilis di Kolombia Jadi Bukti Bahwa Suzuki Makin Persetan dengan Penjualan dan Tampilan. Desainnya Jelek Banget!

5 Juni 2026
Bahaya di Gamping Sleman- Ketika Anak Muda Pesimis Hidup (Unsplash)

Bahaya yang Saya Lihat di Gamping Sleman: Ketika Anak Muda Pesimis dengan Kondisi Ekonomi dan Lari ke Judol Sebagai Pelampiasan

1 Juni 2026
Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan Mojok.co

Desa Telagamurni Bekasi Punya Semua Hal yang Dibutuhkan Warga kecuali yang Paling Penting, Kenyamanan

5 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.