Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Dear Maba, Jangan Langsung Sewa Kos Tahunan Kalau Nggak Mau Menderita kayak Saya

Diaz Robigo oleh Diaz Robigo
24 April 2024
A A
Dear Maba, Jangan Sewa Kos Tahunan Kalau Nggak Mau Menderita kayak Saya

Dear Maba, Jangan Sewa Kos Tahunan Kalau Nggak Mau Menderita kayak Saya (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Buat para camaba, mendingan kalau mau cari kos sewa yang bulanan dulu aja, jangan langsung cari kos tahunan. Takutnya udah bayar penuh buat setahun, eh, ternyata nggak betah.

Sudah 4 tahun berlalu sejak saya mendapatkan pengumuman terkait kelulusan SBMPTN. Kebetulan saya lolos di salah satu universitas yang lumayan jauh dari tempat tinggal saya. Tapi nggak masalah karena saya memang senang berpetualang.

Saya membayangkan, bahwa saya akan belajar menjadi manusia dewasa karena jauh dari orang tua yang biasanya melindungi dan menuntun arah saya. Setelah euforia diterima di kampus yang diidamkan, saya mencoba mencari tempat kos sebagai tempat tinggal ketika kuliah nanti.

Benar kata pepatah, malu bertanya sesat di jalan. Sebagai anak sulung, saya tentu nggak punya tempat untuk bertanya hal-hal terkait perkuliahan. Dan kesalahan yang saya buat saat itu adalah nggak bertanya terlebih dulu ke teman-teman yang lebih senior.

Akhirnya dengan modal nekat, saya langsung mencari kos untuk bisa ditempati saat mulai kuliah. Saya langsung mencari kos tahunan dan langsung membayar uang sewa untuk jangka waktu setahun penuh.

Kesialan menimpa saya di kos tahunan

Siapa sangka kalau ternyata waktu saya masuk kuliah bertepatan dengan pandemi dan kampus memberlakukan kuliah online melalui Zoom. Sialnya, saya sudah tiba di kos yang saya sewa selama satu tahun penuh. Berakhirlah saya tinggal di kos seorang diri.

Mau pulang ke rumah, jelas nggak mungkin karena sudah kepalang bayar. Tapi tinggal di kos pun saya nggak betah karena jadi seperti penjaga kos alih-alih anak kos lantaran benar-benar cuma saya yang ada di sana.

Kesialan saya tinggal di kos tahunan belum berakhir. Saya masih dihantui kesialan lainnya. Salah satunya adalah lokasi kos saya yang jauh dari warung makan. Tambah apes lagi karena di kos saya ini belum ada dapur umumnya karena baru direnovasi.

Baca Juga:

Predikat Cumlaude Kini Basi dan Tidak Prestisius Lagi karena Terlalu Banyak Mahasiswa Memilikinya

FISIP Kehilangan “Taring” karena Mahasiswanya Jarang Baca dan Dosennya Sibuk Berpolitik 

Akhirnya demi bisa makan setiap hari, saya harus berjalan kaki sekitar 15-20 menit untuk membeli makan. Dan itu saya lakukan 3 kali sehari sesuai jadwal makan saya. Bisa kebayang kan betapa sehatnya masa-masa maba saya karena sering jalan kaki dengan jarak yang lumayan.

Terkadang saya ingin pindah dari kos tahunan tersebut, tapi masalahnya seperti yang sudah saya bilang, saya telanjur membayar penuh uang sewa untuk satu tahun dan uangnya nggak bisa dikembalikan. Ingin mengeluh ke orang tua, tapi saya malu sendiri karena itu adalah kos pilihan saya. Jadi di masa-masa itu, nggak ada yang bisa saya lakukan selain sambat dan bertahan, setidaknya untuk setahun.

Baca halaman selanjutnya: Survei saja nggak cukup…

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 25 April 2024 oleh

Tags: Anak Koskos bulanankos tahunanMahasiswamahasiswa baru
Diaz Robigo

Diaz Robigo

figur yang pernah terlibat dalam proses demokrasi tingkat daerah di Karawang, dengan fokus pada isu-isu pembangunan dan pelayanan publik.

ArtikelTerkait

3 Ormek yang Sering Dianggap Underbow Partai, Meski Sering Deklarasi Independen

12 September 2021
Saya Menyesal Memilih Jurusan Kuliah yang Baru Buka: Mudah Masuknya, Susah Lulusnya! Mojok.co

Menyesal Memilih Jurusan Kuliah Baru Buka: Mudah Masuknya, Susah Lulusnya!

17 Januari 2024
Teruntuk Kaum Rebahan, Mari Kita Hilangkan Mental 'Ah Gampang, Bisa Diatur'

Teruntuk Kaum Rebahan, Mari Kita Hilangkan Mental ‘Ah Gampang, Bisa Diatur’

5 Januari 2020
ngapak

Gugatan Orang Ngapak yang Didiskriminasi Saat Bulan Puasa

1 Juni 2019
skripsi

5 Hal yang Akan Kamu Rindukan dari Skripsi

12 April 2020
Bikin Solid hingga Nggaya dengan ‘Gwajam’, Jaket Angkatan di Kampus Korea Selatan terminal mojok

Bikin Solid hingga Nggaya dengan ‘Gwajam’, Jaket Angkatan di Kampus Korea Selatan

6 Juni 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Keanehan Lokal Jogja yang Bikin Kaget Orang Semarang (Wikimedia Commons)

5 Keanehan Lokal Jogja yang Nggak Pernah Saya Temukan di Semarang tapi Malah Bikin Bahagia

5 Mei 2026
Dibanding Surabaya dan Semarang, Jogja Masih Jadi Pilihan Terbaik untuk Kuliah Mojok.co

Long Weekend Itu Memang Menyenangkan, kecuali untuk Warga Jogja

7 Mei 2026
PT Pegadaian Punya Layanan Lain yang Nggak Saya Sangka, Bukan Cuma Tempat Gadai Orang Kepepet Butuh Duit Terminal

PT Pegadaian Punya Layanan Lain yang Nggak Saya Sangka, Bukan Cuma Tempat Gadai Orang Kepepet Butuh Duit

8 Mei 2026
Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak Mojok.co

Alasan Sate Klopo Surabaya Masih Kalah Populer dari Sate Madura, padahal Sama-sama Enak

7 Mei 2026
Bangkalan Madura Nggak Selalu Jelek, Pengalaman Cetak Ulang KTP di Mal Pelayanan Publik Membuktikan Sebaliknya Mojok.co

Urus KTP di Bangkalan Madura Ternyata Tidak Menjengkelkan seperti yang Dikira

5 Mei 2026
Liga Indonesia Saat Ini Seperti Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh (Unsplash)

Liga Indonesia Saat Ini Adalah Panggung Kuasa Modal: Serupa Mesin Industri Pragmatis Tanpa Ruh

10 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Jebakan Ilusi PayLater: Anak Muda Pilih Bayar Gengsi dengan Pendapatan yang Belum Ada
  • Lulus Sarjana Dapat Tawaran Beasiswa S2 dari Rektor, Elpanta Pilih Langsung Kerja sebagai Pegawai Tetap di Unesa
  • Meski Hanya Diikuti 4 Tim tapi Atmosfer Campus League Basketball Samarinda Tetap Kompetitif, Universitas Mulawarman Tak Terbendung
  • Efek Gym: Dari Dihina “Babi” karena Gendut dan Jelek bikin Lawan Jenis Gampang Mendekat, Tapi Tetap Sulit Nemu yang Tulus
  • Tongkrongan Bapak-Bapak di Desa: Obrolan Sering Ngawur, Kadang Nggak Berfaedah, tapi Saya Harus Gabung demi “Harga Diri” Keluarga
  • Setelah Punya Anak Sadar “Nongkrong Basi-Basi” Itu Nggak Guna: Rela Dicap Suami Takut Istri, karena Urusan Keluarga Memang di Atas Segalanya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.