Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

4 Karakter “Upin Ipin” yang Terlihat Red Flag, padahal Aslinya Green Forest

Bella Yuninda Putri oleh Bella Yuninda Putri
12 April 2025
A A
4 Karakter "Upin Ipin" yang Terlihat Red Flag Parah, tapi Sebenarnya Green Flag Forest Mojok.co upin ipin

4 Karakter "Upin Ipin" yang Terlihat Red Flag Parah, tapi Sebenarnya Green Flag Forest (upinipin.fandom.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Beberapa waktu lalu ada tulisan menarik di Terminal Mojok yang berjudul 5 Karakter “Upin Ipin” yang Terkenal Green Flag, tapi Aslinya Red Flag Banget. Setelah membaca tulisan itu, saya jadi memandang karakter dalam Upin Ipin dengan sudut pandangang lain. Walau terus terang saja, saya sedikit syok dengan isi tulisan tersebut. 

Bagaimana tidak syok, Abang Iz yang terkenal ganteng itu ternyata toxic, begitu pula Tok Dalang yang terkenal serba bisa. Bahkan, Opah yang terkenal baik dan bijak pun punya sisi-sisi menyebalkan juga. Benar juga kata penulis di akhir tulisan, mencermati kembali karakter-karakter dalam serial anak-anak buatan Malaysia itu membuat saya refleksi, tidak semua yang tampak baik-baik saja di dunia itu benar-benar baik.

Saya jadi merenung hal lain, tidak semua yang tampak buruk di dunia berarti benar-benar buruk. Mungkin juga kan karakter yang tampak red flag dalam cerita Upin Ipin ternyata green flag, bahkan green forest kalau istilah anak mudah zaman sekarang. Nah, di bawah ini beberapa karakter dalam Upin Ipin yang tampak red flag, tapi aslinya green flag. 

#1 Mail teman Upin Ipin yang terlihat jutek, tapi aslinya baik

Siapa saja yang baru pertama kali menonton Upin Ipin dan melihat Mail pasti akan mengira bocah ini jutek karena minim ekspresi. Belum lagi kebiasan “memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan” yang terkadang tidak melihat situasi. Dia juga terkenal perhitungan karena terbiasa berdagang. Sekilas, adiknya Abang Iz ini memang nggak ada bagus-bagusnya, beda sekali dengan abangnya. 

Akan tetapi, kalau penonton mau mengulik lebih dalam, Mail adalah salah satu dari karakter paling green flag di Kampung Durian Runtuh lho. Dia begitu berbakti pada ibunya dengan selalu membantu berjualan. Dia juga tidak pernah mengeluh maupun kecewa dengan itu. 

Selain itu, Mail tidak medit, suka mentraktir teman-temannya. Si kembar pernah ditraktir ayam goreng saat nobar Piala Dunia 2010. Teman-temannya yang lain pernah ditraktir Es ABCD setelah main lomba balap daun pisang. 

Di tengah kesibukannya sekolah, bermain, dan berdagang, Mail masih peduli dengan teman-temannya. Dia siap yang pertama kali maju saat orang lain perlu pertolongan, misal saat memetik rambutan hingga saat Upin Ipin dipaksa berkebun oleh Kak Ros.  

#2  Abang Saleh pemuda kampung teladan

Pemuda Kampung Durian Runtuh yang kaya raya dan multitalenta ini juga sering dikira red flag hanya karena penampilannya. Abang Saleh memang punya gaya yang kemayu. Kukunya yang diwarnai, perangainya yang centil, hingga bisnis yang tidak jauh dari aksesoris pernikahan membuatnya seolah menyalahi kodrat. Banyak penonton mempertanyakan keberadaan tokoh yang satu ini. Padahal, Abang Saleh hanyalah pemuda kampung pekerja keras dan berhati lembut. 

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Cerita Upin dan Ipin “Sahabat Baik Abah” Paling Menyayat Hati Dibanding Semua Episode Sedih yang Pernah Tayang

Abang Saleh bukan sosok yang sok sibuk yang suka mengumbar kegiatannya. Padahal dia pernah jadi sukarelawan komunitas anti DBD, sering membantu Uncle Muthu jualan di kedai, hingga rela repot-repot enyewakan baju untuk pentas seni anak-anak Tadika Mesra. Dia warga kampung teladan yang senang menolong orang.  

#3  Jarjit yang suka mencairkan suasana

Keseringan menonton Upin Ipin membuat saya terkadang suka kesal sendiri dengan kelakukan Jarjit. Menurut saya, kehadiran Jarjit cenderung menyusahkan. Suka tiba-tiba gabung main tanpa diundang. Sekalinya betulan diajak, dia suka bikin aturan sendiri. Belum lagi, semakin kesini, entah kenapa badan Jarjit dibikin sangat fleksibel. Dia tiba-tiba bisa melata, loncat tinggi, hingga guling-guling pula. 

Akan tetapi, saking terlalu sering mengamati tingkahnya yang aneh, saya jadi tapi sisi positif dari Jarjit. Setelah saya pikir-pikir, Jarjit orangnya bisa mencairkan suasana dengan baik, bisa lewat pantunnya atau tingkahnya yang ada-ada saja. Selain itu, saya merasa Jarjit juga memiliki empati tinggi. Ketika Ehsan pindah, dia yang mudah mengekspresikan kesedihan ketimbang teman-teman lelakinya.

#4 Mei Mei, teman Upin Ipin yang mau berkawan dengan siapa saja

Mei Mei juga sering dianggap red flag gara-gara suka ngomel-ngomel dan cerewet. Nggak suka jadi biri-biri, marah-marah ke Mail. Ada yang melakukan kesalah sedikit, langsung diomelin habis-habisan. Tugas selalu dikerjakan dengan all out sehingga Cikgu Jasmin maupun Melati menetapkan Meimei sebagai standar murid teladan. Teman-temannya sudah sering jadi korban Mei Mei yang ambisius mentok.

Boleh jadi, kehadiran Mei Mei jadi beban buat teman-teman sekelasnya. Meski begitu, Mei Mei sebenarnya sangat green flag lho. Dia tidak pilih-pilih teman. Lihat saja bagaimana dia berkawan dengan Susanti yang berasal dari beda negara. Mei mei juga menghormati perbedaan, tercermin dari bagaimana dia menghormati umat muslim yang berpuasa. Terlebih dari itu, Mei Mei sayang betul dengan teman sebangkunya, Mail. Saya yakin dia kalau punya pacar saat dewasa, cintanya pasti bakal ugal-ugalan tuh.

Nah, itulah 4 karakter Upin Ipin yang sekilas terlihat red flag, tapi aslinya sangat green flag. Dari sini, kita bisa membuktikan bahwa “don’t judge a book by its cover” memang nyata adanya. Menurut kalian, siapa lagi karakter Upin Ipin yang cocok masuk list ini?

Penulis: Bella Yuninda Putri
Editor: Kenia Intan 

BACA JUGA Episode Upin Ipin yang Sebaiknya Tidak Tayang di Indonesia

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 April 2025 oleh

Tags: green flagred flagupin-ipin
Bella Yuninda Putri

Bella Yuninda Putri

Seorang Gen Z. Doyan menulis nonfiksi, fiksi, sampai puisi. Suka membahas topik seputar budaya, bahasa, dan keseharian di masyarakat.

ArtikelTerkait

Upin Ipin Kalau Jadi Mahasiswa dan KKN Bakal Jadi Kayak Gini (Upin Ipin Fandom)

Membayangkan Upin Ipin dan Anak Kampung Durian Runtuh KKN. Mei Mei dan Mail Jadi Kesayangan Karang Taruna, Ehsan Dibenci Teman-temannya

20 Mei 2024
Ciri-ciri Tempat Pangkas Rambut Red Flag. Hindari kalau Nggak Ingin Jadi Bahan Percobaan Tukang Cukur Mojok

Ciri-ciri Tempat Pangkas Rambut Red Flag. Hindari kalau Nggak Ingin Jadi Bahan Percobaan Tukang Cukur

7 April 2024
upin ipin indonesia mojok.co

Menebak Besar SPP Bulanan Upin Ipin di Tadika Mesra

22 Agustus 2020
Membayangkan Tingkah Laku Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra kalau Punya Grup WhatsApp Mojok.co jogja kuliah di jogja

Membayangkan Tingkah Laku Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra kalau Punya Grup WhatsApp

19 Desember 2023
Menerka Harga Rumah di Kampung Durian Runtuh, Tempat Tinggalnya Upin Ipin Mojok.co

Menerka Harga Rumah di Kampung Durian Runtuh, Tempat Tinggalnya Upin Ipin

14 Desember 2024
Membayangkan Tingkah Laku Upin Ipin dan Anak-anak Tadika Mesra kalau Punya Grup WhatsApp Mojok.co jogja kuliah di jogja

Membayangkan Tokoh Upin Ipin Kuliah di Jogja: Susanti Nongkrong di Bonbin, Ehsan Jadi Anak Amikom

21 Januari 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

3 Dosa Jalan Bantul yang Membuat Warga Lokal seperti Saya Sering Apes ketika Melewatinya Mojok.co

Bantul Itu Maju ya, Gaes, Bukan Desa Tertinggal dan Tak Tersentuh Peradaban seperti yang Ada di Pikiran Kalian!

17 April 2026
6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi Mojok.co

6 Dosa Penjual Cilok yang Bikin Pembeli Kapok Jajan Lagi 

21 April 2026
Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku Mojok.co

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

20 April 2026
Warga Bantul Iri, Pengin Tinggal Dekat Mandala Krida Jogja (Wikimedia Commons)

Saya Mengaku Iri kepada Mereka yang Tinggal di Dekat Stadion Kridosono dan Stadion Mandala Krida Jogja

16 April 2026
Membayangkan Apa yang Akan Terjadi Jika di Bogor Tidak Ada Angkot terminal di bogor angkot jakarta

4 Hal Menyebalkan dari Oknum Sopir Angkot yang Bakal Kamu Temui saat Berada di Jakarta

16 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong di Usia 30 Terasa Tak Sama Lagi: Teman Makin Jompo, Obrolan Kian Membosankan, tapi Saya Berusaha Memahami
  • Campus League Musim 1: Kompetisi Olahraga Kampus untuk Fondasi Masa Depan Atlet Mahasiswa, Menempa Soft Skills Krusial
  • Kuatnya Peran Perempuan di Kota Semarang, Sampai Diapresiasi California State University
  • Jadi Anak Pintar di Desa Tanpa Privilege Sia-sia: Ortu Tak Dukung Pendidikan karena Kemiskinan, Lulus Sekolah Dipaksa Nikah dan Bekerja
  • Soft Living, Gaya Hidup Gen Z yang Memilih Menyerah tapi Tenang ketimbang Mengejar Mimpi “Besar” Tak Pasti
  • 3 Ciri Nasi Goreng di Jogja yang Biasanya Nggak Enak: Cobain, deh, Kalau Kamu Nggak Percaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.