Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

4 Jenis Campuran yang Sering Dipakai untuk Menambah Kenikmatan Tingwe

Risky Priadjie oleh Risky Priadjie
18 Agustus 2020
A A
jenis tembakau tingwe papir mojok.co

jenis tembakau tingwe papir mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Kini tingwe sudah menjadi populer di kalangan anak muda, karena menjadi salah satu solusi akibat dari harga rokok yang kian meroket. Mereka sudah tidak peduli lagi kalau dianggap sebagai perokok yang sudah tua atau kuno. Karena mereka sudah tidak mampu untuk membeli rokok pabrikan jadi mereka beralih ke rokok aliran indie ini.

Tetapi belakangan yang saya amati, jarang sekali penikmat tingwe dari kalangan muda yang memberi unsur pendukung pada tembakau lintingannya. Mungkin ada yang menganggapnya itu ribet dan menambah biaya. Ada lagi yang memang ingin merasakan rasa khas dari tembakaunya saja. Padahal tembakau lintingan yang ditambahkan cengkeh aromanya lebih wangi. Memang, soal selera itu tidak bisa dipaksakan. Ada yang senang dengan tingwe polosan, ada juga yang terbiasa dengan tingwe ditambah rempah yang lain.

Bagi penikmat tingwe yang meracik dan melinting secara mandiri, saya biasanya menggunakan unsur wur untuk mendapatkan sensasi kumretek tersebut. Unsur inilah yang terbilang masih digunakan pada pembuatan rokok dalam industri. Meski tak sepenuhnya unsur-unsur pada wur juga digunakan oleh rokok pabrikan. Tapi ada beberapa bahan campuran yang sering digunakan pada racikan tingwe, agar kenikmatan merokok semakin maksimal.

Berikut campuran-campuran yang bisa membuat rokok lintingan ini lebih yahud.

Cengkeh

Cengkeh adalah jenis rempah yang dikenal sebagai identitas masyarakat Maluku Utara. Cengkeh ini menurut saya adalah unsur pendukung yang harus ada di dalam tingwe, karena cita rasanya sangat pas jika dipadukan dengan tembakau. Rempah ini juga yang menghasilkan “kumretek” pada rokok yang dihisap. Cengkeh memiliki rasa yang pahit dan pedas, tetapi aromanya manis dan cukup kuat. Banyak khasiat cengkeh yang lain seperti digunakan bumbu masakan, bisa juga dibuat menjadi minyak yang nantinya digunakan sebagai aromaterapi.

Kemenyan

Apa yang terlintas di benak pikiran ketika mendengar kata kemenyan? Mistis? Horor? Tidak benar jika kemenyan selalu identik dengan sesuatu yang berbau mistis. Kemenyan merupakan getah dari tanaman Styrax yang dikeringkan hingga mengkristal dan nantinya digunakan sebagai bahan baku obat-obatan dan kosmetik. Fungsi kemenyan pada tingwe adalah untuk membuat aroma wangi yang manis dan juga untuk menetralisir rasa tembakau yang keras. Saran saya, jangan terlalu banyak menaburi kemenyan karena bisa menghilangkan rasa khas dari tembakau yang digunakan.

Kelembak

Tumbuhan ini dikenal sebagai penghasil obat dan sering dipakai untuk wewangian. Aroma khasnya akan muncul selepas dikeringkan. Dalam campuran tingwe, bagian kelembak yang digunakan adalah akarnya. Kelembak biasanya menjadi bahan tambahan bersama dengan kemenyan. Perpaduan keduanya biasa disebut kelembak menyan. Penggunaaan kelembak sudah umum dikenal di Pulau Jawa. Terdapat khasiat lain dari kelembak seperti mampu menurunkan kolesterol jahat dan bisa mengatasi sembelit.

Kapulaga

Kapulaga termasuk rempah yang sering dipakai untuk bumbu masakan dan jamu karena memiliki aroma yang sedap. Aroma sedap ini berasal dari kandungan minyak atsiri pada kapulaga. Dari kandungan tersebut kapulaga memiliki khasiat sebagai obat batuk. Rempah ini biasanya juga dijadikan bahan baku saus rokok kretek. Jika ingin membuat tingwe dengan aroma yang sedap tambahkan rempah ini sedikit lebih banyak daripada rempah yang lain.

Baca Juga:

Hal yang Biasa Dijumpai di Temanggung, Daerah Lain Nggak Punya. Salah Satunya Pemandangan Jaran Kepang di Jalan

Tulungagung, Kota yang Siap Bersaing dan Menggeser Kudus sebagai Pemilik Takhta Kota Kretek

Masih banyak lagi rempah yang lazim menjadi pendukun, tapi empat rempah di atas adalah rempah yang sering ada dan bahkan harus digunakan pada tingwe. Kalau ingin mencoba bisa membeli di beberapa toko tembakau. Kalau tidak ingin ribet bisa langung membeli racikan wur saja, jadi sudah tidak perlu membeli semua rempah-rempah di atas. Harga dari racikan wur ini juga sangat terjangkau hanya seribu rupiah.

Rempah-rempah yang disebutkan tadi juga biasanya diseduh sebagai jamu. Ketika digunakan sebagai unsur pendukung pada tingwe, tidak akan juga mengurangi manfaat yang ada. Sekali lagi, tingwe bukan melulu rokoknya para sepuh dan kuno. Tradisi tingwe juga milik kita, orang merdeka.

Demikianlah beberapa unsur pendukung yang biasa terdapat pada tingwe. Semoga petingwe bisa sedikit paham dan semakin enjoy menikmati tingwe. Merokoklah dengan bijak dan santun, jangan nyolong korek temen.

BACA JUGA Sudah Tahu Bakal Sakit Hati, Malah Masih Kepo Mantan Berulang Kali dan tulisan Risky Priadjie lainnya.

Baca Juga:  Preman Pensiun Episode 17, Musim 1: Kang Bahar Fix Pensiun!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Agustus 2020 oleh

Tags: cengkehTembakautingwe
Risky Priadjie

Risky Priadjie

Nongkrong adalah jalan ninjaku

ArtikelTerkait

harga rokok naik cukai rokok perokok di kafe buang puntung sembarangan padahal udah ada asbak mojok.co

Kenaikan Cukai Rokok Adalah Satu-satunya Hal yang Bisa Membuat Proletar dan Borjuis Bersatu

15 Desember 2020
Mengenal Tembakau Tambeng, Si Raja Tingwe dari Besuki terminal mojok.co

Tembakau Nenek

19 Juli 2019
harga rokok

Inilah Lima Aliran Perokok Dalam Menghadapi Kenaikan Harga Rokok

18 September 2019
Jauhi Rokok Ilegal, Dekati Tingwe

Jauhi Rokok Ilegal, Dekati Tingwe

20 Oktober 2022
gudang tembakau jember mojok

Gudhang Bhekoh, Gudang Tembakau ala Jember yang Sering Dikira Rumah Adat

25 Oktober 2020
Mengenal Tembakau Tambeng, Si Raja Tingwe dari Besuki terminal mojok.co

Mengenal Tembakau Tambeng, Si Raja Tingwe dari Besuki

29 Januari 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang Mojok.co

Kabel Bangkalan Madura yang Semrawut Bikin Nggak Nyaman Dipandang

22 April 2026
Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

Konten Tutorial Naik Pesawat Nggak Norak Sama Sekali, Justru Amat Penting buat Mayoritas Rakyat Indonesia

20 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026

Di Balik Cap Manja, Anak Bungsu Sebenarnya Dilema antara Kejar Cita-cita atau Jaga Ortu karena Kakak-kakak Sudah Berumah Tangga 

17 April 2026
Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai Mojok.co

Kursus Setir Mobil yang Dikit-dikit “Pakai Feeling Aja” Itu Pertanda Red Flag, Patut Diwaspadai

19 April 2026
Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku Mojok.co

Tidak Melulu Soal Hantu, Punya Rumah Dekat Kuburan Jadi “Horor” karena Susah Laku

20 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Nongkrong Makin Membosankan dan Toksik Semenjak Teman Cuma Sibuk Main Game, Saya Dibilang Spaneng dan “Nggak Asyik” karena Tak Ikut Mabar
  • Ironi WNI Jadi Guru di Luar Negeri: Dapat Gaji 2 Digit demi Mengajari Anak PMI, Pulang ke Indonesia Tak Dihargai dan Sulit Sejahtera
  • Tongkrongan Gen Z Meresahkan, Mengganggu Kenyamanan dari Yang Bisik-bisik sampai Berisik
  • Mahasiswa Gen Z Bukan Tak Bisa Membaca, tapi “Brain Rot” karena Sering Disuapi dan Kecanduan AI
  • Kena Mental Punya Kebun di Desa: Hasil Berkebun Tak Bisa Dinikmati Sendiri, Sudah Dirampok dan Dirusuhi Masih Digalaki
  • “Solo Date” Menjelang Usia 25: Meski Tampak Menyedihkan, Nyatanya Lebih Bermanfaat daripada Nongkrong Bersama

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.