Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Maksud Kata ‘Cepat’ yang 17 Kali Disebut Jokowi di Pidato Sidang Tahunan MPR

Maysharah Nur Asrida oleh Maysharah Nur Asrida
18 Agustus 2020
A A
kata cepat dalam pidato jokowi sidang tahunan mpr 2020 mojok.co

kata cepat dalam pidato jokowi sidang tahunan mpr 2020 mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Alih-alih menyimak pencapaian pemerintah dalam setahun terakhir atau mengaminkan rencana pemerintah ke depan, saya lebih tertarik mengamati dan menghitung pengulangan penggunaan kata di pidato Presiden Jokowi pada sidang tahunan MPR kemarin. Dari hasil pengamatan itu, saya berhasil menemukan bahwa ternyata Pak Jokowi suka sekali menggunakan kata cepat.

Beliau saya dapati menggunakan kata cepat, baik yang berimbuhan maupun tidak, sebanyak 17 kali. Lalu, kata itu paling banyak digunakan dalam kalimat tentang kinerja dan program kerja pemerintah, seperti:

ADVERTISEMENT

“Dengan peristiwa pandemi ini, maka reformasi fundamental di sektor kesehatan harus kita percepat,”

atau

“MPR dengan cepat membuat payung program baru ‘MPR Peduli Covid-19’ serta terus melakukan sosialisasi dan aktualisasi Pancasila serta pengkajian sistem ketatanegaraan dan konstitusi kita,”

atau

“Ketika krisis kesehatan tersebut berdampak pada perekonomian nasional, kita juga harus cepat bergerak: memberikan bantuan sosial bagi masyarakat melalui bantuan sembako, bansos tunai, subsidi dan diskon tarif listrik, BLT Desa, dan subsidi gaji; membantu UMKM untuk memperoleh restrukturisasi kredit, memperoleh banpres produktif berupa bantuan modal darurat, dan membantu pembelian produk-produk mereka; membantu tenaga kerja yang menjadi korban PHK, antara lain melalui bantuan sosial dan Program Prakerja.”

Saya jadi kepo, kenapa Pak Presiden sering menggunakan kata cepat di pidato itu ya? Hanya kebetulan atau memang ada hal yang ingin beliau sampaikan secara implisit? Seperti YouTuber-YouTuber yang suka ngasih kode-kode kalau lagi dalam bahaya gitu….

Baca Juga:

7 kata dalam bahasa Jawa yang terdengar aneh, bahkan oleh penutur aslinya

11 Istilah Penyakit dalam Bahasa Jawa yang Terdengar Lucu

Kan bisa jadi beliau sebenarnya ingin bilang ke pendengar dan haters, “Hey! Ini loh aku tuh sama bawahanku kerja dan kita selalu cepat nanggepin persoalan yang ada. Ngga cuma leyeh-leyeh aja di istana.” Tapi karena ngomong frontal seperti itu akan dianggap kurang etis, jadinya beliau ngomongnya tersirat, lewat pidato.

Atau bisa juga beliau orangnya nggak enakan buat menegur menteri-menteri dan bawahannya yang lain yang sampai sekarang belum bikin apa-apa dan cuma numpang mejeng dalam susunan kabinet. Ibaratnya presiden ngomong begini ke mereka, “Dear menteri-menteriku yang belum ngapa-ngapain, apa tidak malu sama menteri ESDM dan Pertamina yang kerjanya cepat dan sudah punya pencapaian? Ayolah kerja juga. Jangan cuma duduk-duduk aja!”

ADVERTISEMENT

Selain menimbulkan pertanyaan (buat saya sih, nggak tahu kalau kalian), penggunaan kata cepat yang berulang-ulang ini menurut saya bisa memicu timbulnya perbedaan pendapat antarpendengar.

Haters yang memang sudah menyimpan kebencian membara, mungkin akan serta-merta berkomentar, “Cepat, cepat, cepat. Pantas saja peraturan atau program kerja yang dibuat suka tidak tepat sasaran dan belum matang. Ternyata pemimpinnya emang maunya asal cepat-cepat saja toh!”

Mereka kemudian mulai mengait-ngaitkannya dengan keputusan-keputusan yang pernah dikeluarkan Presiden dan cukup menuai kontroversi, seperti pelaksanaan Program Prakerja atau izin memperbolehkan sekolah tatap muka padahal wabah belum selesai.

Beda haters, beda pula simpatisan. Mereka akan melihat penekanan cepat di pidato Jokowi sebagai hal positif. Bagi mereka ini tanda bagus, artinya Presiden selalu ingin cepat-cepat menyelesaikan persoalan rakyat, cepat-cepat membantu rakyat keluar dari kesulitannya.

Berulang kali menggunakan suatu kata tertentu dalam pidato bisa jadi sebuah kebetulan sepele yang tidak artinya. Namun, bisa jadi juga ada maksud tersembunyi yang ingin disampaikan si pembicara kepada pendengarnya. Bahasa kerennya sih riddle, teka-teki. Tapi soal ada atau tidaknya riddle dalam pidato presiden kemarin, sepertinya hanya akan jadi rahasia Pak Jokowi, penulis pidato, dan Tuhan aja yang tahu. Saya sih cuma menerka-nerka. Terlepas dari itu, pidato kenegaraan Pak Jokowi kemarin sebenarnya sangat informatif. Dari sana, masyarakat sebagai pendengar jadi tahu selama setahun belakangan ini pemerintah ngapain aja sih.

Sumber gambar: Twitter @jokowi

BACA JUGA Masih Mau Jadi Bucin Pemerintahan Pak Jokowi Pada Situasi Begini? 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

ADVERTISEMENT

Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 18 Agustus 2020 oleh

Tags: BahasaJokowipidato
Maysharah Nur Asrida

Maysharah Nur Asrida

Manusia biasa yang hobi ngayal dan suka mengkritik hal sepele.

ArtikelTerkait

Prabowo yang Lebih Sakti dari Ridwan Kamil, Ma'ruf Amin, TGB, dan Ustaz Yusuf Mansyur

Prabowo yang Lebih Sakti dari Ridwan Kamil, Ma’ruf Amin, TGB, dan Ustaz Yusuf Mansyur

5 November 2019
Sarkasme dan Satire Adalah Hal Berbeda. Mari Saya Beri Panduan Memahaminya terminal mojok.co

Sarkasme dan Satire Adalah Hal Berbeda. Mari Saya Beri Panduan Memahaminya

17 Februari 2021
Ironi Mahasiswa Jurusan Pendidikan: Buangan dan Tidak Ingin Menjadi Guru Mojok.co

Kalau Guru Adalah Penentu Peradaban, Lha yang Lain Ngapain?

26 November 2023
Terima Kasih, Pak Jokowi, 10 Tahun Kepemimpinan Anda Penuh dengan Pelajaran yang Begitu Berharga, Beneran

Terima Kasih, Pak Jokowi, 10 Tahun Kepemimpinan Anda Penuh dengan Pelajaran yang Begitu Berharga, Beneran

16 Oktober 2024
Ernest Prakasa, Party Pooper Keberhasilan Gelaran Formula E di Jakarta (Unsplash.com)

Ernest Prakasa, Party Pooper Keberhasilan Gelaran Formula E di Jakarta

6 Juni 2022
Mitos Seram di Gunungkidul selain Pulung Gantung Terminal Mojok

Pengalaman KKN di Gunungkidul: Warung Tutup Jam 7 Malam dan Menyaksikan Kemenangan Jokowi di Desa Pro Prabowo

4 Agustus 2023
Muat Lebih Banyak


Terpopuler Sepekan

In this economy punya rumah warisan itu repot, dipertahankan butuh duit, dijual susah laku Mojok.co

In this economy punya rumah warisan itu repot, dipertahankan butuh duit, dijual susah laku

26 Agustus 2026
Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan faslitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi Mojok.co

Derita mahasiswa Unsoed, sudah kampus dan fasilitasnya medioker, kini harus menahan malu karena rektornya korupsi

23 Agustus 2026
Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa Mojok.co

Magelang daerahnya nyaman, tapi nggak cocok untuk mahasiswa

24 Agustus 2026
Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama Mojok.co

Pengalaman pertama kali menginap di hotel kapsul dekat Stasiun Tugu Jogja. Nyaman sih, tapi nggak cocok untuk berlama-lama

22 Agustus 2026
4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan (Wikimedia Commons)

Selain mie dan bakso, ini 4 menu kuliner lokal yang cocok pakai label Gacoan

24 Agustus 2026
iPhone HP bapak-bapak? Bapak-bapak nggak mampu beli iPhone! (Unsplash)

Kok bisa iPhone disebut hp bapak-bapak? Padahal banyak bapak-bapak yang nggak mampu beli iPhone

21 Agustus 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=vCYB_q60eug


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.