Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

Merayakan Keberhasilan Jokowi yang Kembali Masuk dalam 50 Muslim Berpengaruh di Dunia

Muhamad Iqbal Haqiqi oleh Muhamad Iqbal Haqiqi
18 Desember 2020
A A
Saya Nggak Mau Terlalu Bahagia Mendengar Kabar Revisi UU ITE terminal mojok.co

Saya Nggak Mau Terlalu Bahagia Mendengar Kabar Revisi UU ITE terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Ketika menjalani sebuah kehidupan, mayoritas manusia pasti begitu bangga dan antusias jika dianggap memiliki pengaruh dalam lingkungannya. Tidak perlu muluk-muluk, dianggap berpengaruh dalam kelas saat perkuliahan saja sudah cukup membuat seseorang merasakan sebuah apresiasi. Berpengaruh, artinya setiap perilaku, aktivitas, baik itu secara lisan maupun non lisan, memiliki dampak secara horizontal terhadap orang lain.

Pada saat kondisi seperti saat ini, meski dihantam badai pandemi yang tak berkesudahan, krisis moral para pejabat publik yang makin kronis, serta polemik sosial keagamaan yang sering dibenturkan dengan kepentingan, kita patutnya masih bersyukur karena ada kabar baik yang membersamai berbagai distorsi tersebut.

Baru-baru ini, Pusat Studi Strategi Islam Kerajaan (The Royal Islamic Strategic Studies Centre/RISSC), lembaga riset independen yang terafiliasi dengan Institut Aal Al Bayt Kerajaan untuk Pemikiran Islam, bermarkas di Amman, Yordania, merilis 50 tokoh muslim yang berpengaruh di dunia untuk tahun 2021. Dan Pak Jokowi kembali masuk dalam jajaran 50 tokoh tersebut. Menariknya, peringkat Pak Jokowi naik satu tingkat dari tahun sebelumnya yaitu peringkat 12.

Ini merupakan kabar baik. Setidaknya, wajah Indonesia yang dibuat malu oleh kelakuan dua menterinya sedikit terobati. Sebagai seorang kepala negara yang saat ini punya banyak masalah yang harus segera diselesaikan, predikat ini cukup menjadi madu untuk memaniskan lidah beliau yang tiap hari tentu harus berkutat dengan laporan-laporan perkembangan kondisi yang ada dalam negeri.

Predikat berpengaruh ini setidaknya sedikit membuktikan bahwa kinerja, arah kebijakan, serta imbauan-imbauan populis beliau benar-benar memberikan multiplier effect kepada masyarakat, bukan hanya masyarakat di Indonesia, tapi juga masyarakat dunia.

Selain itu, ini juga membalas kritikan sebagian orang yang menganggap beliau tidak tegas. Nyatanya, sikap nice guy yang ditunjukan olehnya diam-diam menghanyutkan. Sikap seperti itu justru memberikan pengaruh secara signifikan kepada masyarakat Indonesia.

Lantaran kalemnya beliau, banyak influencer yang rela jadi relawannya, membela apa yang dilakukannya,  dan membantu dalam menyuarakan serta menyosialisasikan berbagai macam kebijakan untuk meminimalisir pandemi Covid-19.

Pak Jokowi memang orang yang berpengaruh. Pengaruhannya bisa dilihat dari persetujuan beliau menaikan iuran BPJS yang tentu saja berpengaruh pada masyarakat di bidang kesehatan, mengesahkan UU Cipta Kerja yang kontroversial dan berpengaruh pada kawan-kawan buruh, serta memaksa penyelenggaraan Pilkada serentak dengan mengesampingkan kondisi sosial kesehatan saat ini yang masih berkutat pada kubangan pandemi Covid-19.

Baca Juga:

Saya Muslim, tapi Saya Enggan Tinggal Dekat Masjid dan Musala

Isu Ijazah Jokowi Palsu Adalah Isu Goblok, Amat Tidak Penting, dan Menghina Kecerdasan, Lebih Baik Nggak Usah Digubris!

Saking berpengaruhnya, ekosistem flora dan fauna pun merasakannya. Lihat saja bagaimana kebijakan pariwisata beliau berpengaruh pada habitat komodo yang ada di NTT. Lihat juga bagaimana hutan Kalimantan dibabat oleh perusahaan tambang dan demi proyek Ibukota baru.

Jangan lupakan juga masyarakat adat. Perintah Pak Jokowi terkait lahan dan hutan sangat memengaruhi keberadaan dan kepentingan mereka dalam mempertahankan hidup. Pengaruh beliau bahkan bisa memisahkan ikatan emosional antara masyarakat adat dengan alam yang sudah mereka jaga.

Tidak sampai di situ saja. Pengaruh Jokowi bahkan mampu membuat Papua Barat bersuara lantang untuk memisahkan diri dari Indonesia. Benny Wenda dengan berani memproklamirkan bahwa Papua Barat sudah tidak lagi tunduk pada yurisdiksi Indonesia.

Secara politik, beliau juga punya pengaruh tersendiri. Pak Jokowi telah menunjukkan bagaimana beliau mampu mempengaruhi seorang Prabowo Subianto untuk bergabung dalam kabinetnya. Rekonsiliasi yang beliau tunjukan tentu saja dilihat oleh dunia. Ia juga berhasil mengangkat menteri-menteri yang akhirnya melakukan korupsi di sektor-sektor vital untuk masyarakat. Suap ekspor benur dan cashback 10 ribu dana bansos tentu sangat berefek pada masyarakat, terutama masyarakat kecil.

Maka dari itu, predikat menjadi salah satu dari  50 muslim yang berpengaruh di dunia pantas didapatkan olehnya. Persoalan itu berpengaruh positif dan negatif, biar penafsiran masing-masing yang menyimpulkan. Yang terpenting, beliau telah menunjukkan bagaimana pengaruhnya di setiap sektor di dalam maupun luar negeri.

Saya pribadi mengucapkan selamat atas prestasi Pak Jokowi. Beliau tentu sangat senang dan bangga atas dirinya sendiri. Di tengah kesulitan, pasti ada kesenangan. Meski dihadapkan banyak masalah, tapi anak dan menantu berhasil jadi kepala daerah. Saya membayangkan, dengan predikat ini beliau pasti semakin bersemangat menuntaskan persoalan di negeri ini.

Sumber gambar: Instagram @Jokowi

BACA JUGA Pengalaman Jadi Buzzer Produk Sukses di Twitter dan tulisan Muhammad Iqbal Haqiqi lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 17 Desember 2020 oleh

Tags: berpengaruhJokowimuslim
Muhamad Iqbal Haqiqi

Muhamad Iqbal Haqiqi

Mahasiswa Magister Sains Ekonomi Islam UNAIR, suka ngomongin ekonomi, daerah, dan makanan.

ArtikelTerkait

revisi uu kpk

Celaka Betul Kalau Revisi UU KPK Dianggap Upaya Pelemahan

13 September 2019
kebocoran data NIK Jokowi pejabat data pejabat mojok

Cacat Pikir Solusi Pemerintah Menanggapi Kebocoran Data: Sekalipun NIK Jokowi Bocor, Tidak Akan Dipakai untuk Pinjol

5 September 2021
Saya Muslim, tapi Saya Enggan Tinggal Dekat Masjid dan Musala

Saya Muslim, tapi Saya Enggan Tinggal Dekat Masjid dan Musala

10 September 2025
Gen Z Wannabe dan Fakta Terbaru dari Jokowi yang “Berkhianat” (Unsplash)

Keluarga Jokowi Tidak Berkhianat. Mereka Hanya Mencoba Menjadi Gen Z yang Mengutamakan Kesehatan Mental

26 Oktober 2023
Daripada Blusukan Daring, Gibran Rakabuming Mending Lakukan Hal yang Lebih Wangun kaesang pilkada jokowi terminal mojok.co

Prediksi Duel Maut: Gibran-Teguh vs Kotak Kosong di Solo, Siapa yang Bakal Menang?

21 Juli 2020
Saya Menyesal Memilih Jokowi

Saya Menyesal Memilih Jokowi

5 September 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja Mojok.co

Bekas Pasar Burung dan Hal-hal Lain yang Jarang Dibicarakan Soal Pasar Ngasem, Tempat Sarapan Paling Kalcer di Jogja

7 Juni 2026
Slow Living di Magelang Adalah Keputusan Orang Kota yang Paling Bijak Mojok.co magetan

Magetan dan Magelang: Dua Kota Beda Provinsi yang Sering Bikin Lidah Terpeleset dan Dompet Tersesat

9 Juni 2026
10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh Mojok.co

10 Hari di Taiwan Bikin Sadar kalau Kualitas Hidup di Indonesia Sudah Tertinggal Jauh

10 Juni 2026
Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan  Terminal

Di Balik Sekolah Elit yang Eksploitatif dan Manipulatif Ada Guru yang Menderita karena (Terpaksa) Jadi Ojek dan ART untuk Yayasan 

8 Juni 2026
4 Mitos Seputar Skripsi yang Bikin Mahasiswa Stres magang skripsi kuantitatif

Tips Cepat Lulus Skripsi Kuantitatif Tanpa Jadi Tumbal Statistik dari Dosen, Dijamin Waras!

4 Juni 2026
Kopi Klotok Tidak Lagi Menarik, Warga Jogja Pilih Menghindar (Wikimedia Commons)

Kopi Klotok: Kuliner Wajib bagi Wisatawan, tapi Semakin Banyak Warga Lokal Jogja yang Memilih Menjauh dan Mencari Tempat Lain

6 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.