Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Otomotif

4 Hal yang Perlu Disiapkan bagi yang Mudik Pakai Sepeda Motor

Budi oleh Budi
28 April 2022
A A
4 Hal yang Perlu Disiapkan bagi yang Mudik Pakai Sepeda Motor Terminal Mojok.co

4 Hal yang Perlu Disiapkan bagi yang Mudik Pakai Sepeda Motor (Shutterstock.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Setelah dua tahun event tahunan ini gagal terselenggara, akhirnya pada 2022 mudik bisa kembali terselenggara demi bisa merayakan Lebaran bersama orang-orang tercinta. Dari sekian transportasi yang bisa dipilih, memakai kendaraan pribadi tetap jadi primadona, terutama pemudik yang memilih menggunakan sepeda motor. Pasalnya, sepeda motor dinilai bisa sat set, was wus. Ia lebih cepat sampai dan lebih cepat pula pegelnya.

Mudik menggunakan sepeda motor juga terbilang lebih hemat. Ia lebih mudah selip sana-sini di sela-sela kemacetan. Tahu sendiri, dua tahun kemarin nggak bisa mudik, baru tahun ini larangan mudik dicabut. Bisa dibayangkan bakal se-hectic dan semacet apa jalan-jalan utama yang dipenuhi kendaraan itu.

ADVERTISEMENT
Potensi macet di sana-sini (Shutterstock.com)

Untuk itu, sepeda motor yang digunakan mudik kudu dipersiapkan dengan matang. Nggak asal juga. Asal motor bisa nyala dan tangki bensin terisi penuh. Nggak bisa gitu, yak. Apalagi melihat jalanan negara ini yang sungguh “layak” sekali. Setidaknya, ada beberapa hal yang mesti dilakukan biar mudik pakai sepeda motor lancar jaya sampai garis finish: kampung halaman.

#1 Cek kondisi ban

Pertama-tama, cek kondisi ban sebelum melakukan perjalanan jauh. Karena tahu sendiri tipikal jalan di negara ini, nggak bisa ditebak dan penuh misteri saking bagusnya. Contohnya saja jalur Pantura. Untuk itu, perlu kesiapan ban yang prima. Jangan memaksakan kondisi ban yang sudah tipis karena itu sangat membahayakan. Iya, nggak?

Cek kondisi ban motor, ya (Shutterstock.com)

Cek kondisi ban sepeda motor apakah masih layak dipertahankan atau diganti dengan ban baru yang ukuran serta motifnya sama kayak standar pabrikan. Ban yang kondisinya layak pakai terlihat dari motif ban masih tebal, serta permukaan ban nggak bergelombang yang disebabkan oleh motif yang sudah mulai hilang di bagian tengah ban.

Selain itu, soal penggantiannya jangan asal juga. Pastikan jangan memilih ban slick, softcompone. Pun, memilih ban yang memiliki alur ban sedikit, model-model ban sport. Percayalah, jangan sampai. Tipikal ban kayak gitu tuh licin dan hanya diperuntukan untuk balap (untuk yang slick). Selain kurang awet, risiko terjatuh saat memakai ban ini untuk harian lebih terbuka lebar. Apalagi ketika hujan, bahayanya semakin menjadi-jadi. Padahal, cuaca pas mudik yang jaraknya nggak deket itu susah diprediksi, kan?

#2 Ganti kampas rem

Usahakan untuk mengganti kampas rem baik depan maupun belakang. Penggantian kampas rem juga kudu dibarengi pengecekan minyak rem, untuk tipe rem cakram. Memastikan ketersediaan minyak rem (pakai minyak rem dengan kode DOT-3) sangat penting. Pasalnya bila sampai habis, bisa menimbulkan rem blong. Dan pastikan saat mengganti kampas rem gunakan yang original karena ini menentukan kepakeman ketika melakukan pengereman.

#3 Cek CVT atau rantai

Nah, di bagian transmisi juga nggak boleh luput dari perhatian. Sebagai penyalur tenaga dari mesin, memastikan kondisinya optimal kayaknya sudah jadi hal yang mutlak. Jangan sampai CVT atau rantai kendaraan putus di jalan. Sungguh, bisa berabe urusannya. Jika perlu, sebelum berkendara jauh, cek CVT di motor matic. Seperti kelayakan roller atau V-belt. Sebaiknya, segera ganti jika roller sudah peyang atau V-belt sudah mulai retak-retak.

Baca Juga:

Pengalaman Naik Bus Putra Remaja dari Jogja Menuju Jambi: Seni Bertahan Hidup Selama 40 Jam di Atas Kursi Rusak yang Menyiksa

Fortuner dan Pajero Memang Arogan, tapi Pemotor yang Nggak Paham Logika Nyetir Mobil Lebih Red Flag di Jalan Raya

Untuk sepeda motor yang menggunakan penggerak rantai kayak motor bebek atau motor batangan juga perlu memastikan rantai dalam kondisi prima dan terlumasi. Sebaiknya, bawa chainlube saat mudik, buat melumasi rantai tersebut. Jaga-jaga, kalau sampai rantai jadi kering kurang pelumasan.

#4 Cek bagian mesin

Bagian mesin juga kudu mendapat perhatian. Minimal, dengan ganti oli mesin sebelum dan sesudah mudik. Pokoknya, mesin kudu di-servis dulu sebelum berangkat, biar nggak mogok-mogok di jalan. Apalagi sampai mesin mengalami oeverheat. Amit-amit deh, ya.

Dan untuk sedikit saran, bisa menuangkan juga carbon cleaner ke tangki bahan bakar biar kerja mesin lebih enak. Eh iya, sebelum menuangkan carbon cleaner ke tangki bahan bakar, jangan lupa baca dulu petunjuk pemakaiannya, biar nggak salah pakai takarannya.

Sebagai tambahan, untuk langkah preventif atas kejadian yang tidak diinginkan, lebih baik bawa obeng dan kunci-kunci. Jaga-jaga, siapa tahu ada baut knalpot, baut plat nomor yang kendor, kan bisa langsung ditangani segera.

Tolong, selalu hati-hati, Lur (Shutterstock.com)

Anggap mudik sebagai touring tahunan yang garis finish-nya adalah kampung halaman. Jadi, butuh kesiapan baik dari kendaraan maupun pengendaranya. Kehati-hatian adalah hal utama. Dan mematuhi rambu-rambu lalu lintas menjadi nilai mutlak. Ingat, pelan-pelan saja di jalan karena keluarga di rumah menunggu untuk tersenyum bersama. Jadi untuk yang mudik memakai sepeda motor, keep riding safe. Nggak usah ngebut, ya, Lur!

Penulis: Budi
Editor: Audian Laili

BACA JUGA 

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 27 April 2022 oleh

Tags: LebaranMudiksepeda motor
Budi

Budi

Seorang montir tinggal di Kudus yang juga menekuni dunia kepenulisan sejak 2019, khususnya esai dan fiksi. Paling suka nulis soal otomotif.

ArtikelTerkait

hujan di bulan juni

Bulan Juni Kali Ini Tidak Hanya Soal Hujan Ala Pak Sapardi

2 Juni 2019
Tradisi Kupatan sebagai Tanda Berakhirnya Hari Lebaran Masa Lalu Kelam Takbir Keliling di Desa Saya Sunah Idul Fitri Itu Nggak Cuma Pakai Baju Baru, loh! Hal-hal yang Dapat Kita Pelajari dari Langgengnya Serial “Para Pencari Tuhan” Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi Sepi Job Akibat Pandemi, Pemuka Agama Disantuni Beragama di Tengah Pandemi: Jangan Egois Kita Mudah Tersinggung, karena Kita Mayoritas Ramadan Tahun Ini, Kita Sudah Belajar Apa? Sulitnya Memilih Mode Jilbab yang Bebas Stigma Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Kenapa Kita Sulit Menerima Perbedaan di Media Sosial? Masjid Nabawi: Contoh Masjid yang Ramah Perempuan Surat Cinta untuk Masjid yang Tidak Ramah Perempuan Campaign #WeShouldAlwaysBeKind di Instagram dan Adab Silaturahmi yang Nggak Bikin GR Tarawih di Rumah: Ibadah Sekaligus Muamalah Ramadan dan Pandemi = Peningkatan Kriminalitas? Memetik Pesan Kemanusiaan dari Serial Drama: The World of the Married Mungkinkah Ramadan Menjadi Momen yang Inklusif? Beratnya Menjalani Puasa Saat Istihadhah Menghitung Pengeluaran Kita Kalau Buka Puasa “Sederhana” di Mekkah Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Kenapa Saf Tarawih Makin Maju Jelang Akhir Ramadan? Apakah Menutup Warung Makan Akan Meningkatkan Kualitas Puasa Kita? Mengenang Serunya Mengisi Buku Catatan Ramadan Saat SD Belajar Berpuasa dari Pandemi Corona Perlu Diingat: Yang Lebih Arab, Bukan Berarti Lebih Alim Nonton Mukbang Saat Puasa, Bolehkah? Semoga Iklan Bumbu Dapur Edisi Ramadan Tahun Ini yang Masak Nggak Cuma Ibu

Dilema Mudik Tahun Ini yang Nggak Cuma Urusan Tradisi

19 Mei 2020
Jalur Tengkorak di Serang-Cilegon: Bertemu Aspal Jalanan Bergelombang, Debu Jalanan, dan Truk Besar Pencabut Nyawa

Jalur Tengkorak di Serang-Cilegon: Bertemu Aspal Bergelombang, Debu Jalanan, dan Truk Besar Pencabut Nyawa

6 April 2024
Trauma Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Menderita Mojok.co

Kapok Naik PO Handoyo Kelas Eksekutif, Niat Cari Kenyamanan dengan Bayar Mahal Malah Berakhir Trauma dan Menderita

31 Maret 2026
Berbagi Memang Indah, tapi kalau Nggak Bisa Kirim Hampers dan Bagi-bagi THR Lebaran ya Nggak Apa-apa

Berbagi Memang Indah, tapi kalau Nggak Bisa Kirim Hampers dan Bagi-bagi THR Lebaran ya Nggak Apa-apa

13 Maret 2025
minta maaf online

Memangnya Kenapa Kalau Minta Maaf Online?

6 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah di Luar Kota Demi Kejar Gengsi Mojok.co

Gagal Paham dengan Warlok Solo yang Ngebet Kuliah ke Luar Kota Demi Kejar Gengsi

27 Juni 2026
Memahami Apa itu Patriot Bond dengan Gampang dan Nggak Bikin Pusing

Memahami Apa Itu Patriot Bond dengan Gampang dan Nggak Bikin Pusing

30 Juni 2026
Saya Orang Asli Depok dan Tidak Bangga Tinggal di Daerah yang Aneh Ini Mojok.co pasar rebo

Udara Bersih, Hak Asasi yang Cuma Bisa Dirasakan Warga Depok Sebulan Sekali

28 Juni 2026
Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

Alasan Saya Gemar Berjalan Kaki di Bandar Lampung kendati Rasanya seperti Uji Nyali

24 Juni 2026
5 UMKM Klaten yang Sukses Berdampak dan Menginspirasi Anak Muda

5 UMKM Klaten yang Sukses Berdampak dan Menginspirasi Anak Muda

24 Juni 2026
4 Kuliner Khas Tulungagung yang Disukai Warlok, tapi Kurang Cocok di Lidah Pendatang Mojok.co

4 Kuliner Khas Tulungagung yang Disukai Warlok, tapi Kurang Cocok di Lidah Pendatang

28 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.