Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

4 Fasilitas di Kota Bogor yang Membuat Iri Orang Kabupaten Bogor

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
27 Oktober 2025
A A
4 Fasilitas di Kota Bogor yang Membuat Iri Orang Kabupaten Bogor (Unsplash)

4 Fasilitas di Kota Bogor yang Membuat Iri Orang Kabupaten Bogor (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Rasa iri ini semata-mata karena Kota Bogor sangat memukau untuk saya yang kini tinggal di Kabupaten Bogor. Plis, Kabupaten, berbenah.

Belakangan Terminal Mojok sedang ramai membahas rasa iri terhadap daerah lain. Seperti tulisan “3 Hal yang Membuat Lamongan Semakin Payah Dibanding Tuban, padahal Dahulu Setara” dan “4 Hal Ciamik di Tuban yang Membuat Orang Lamongan Seperti Saya Iri Dengki”. 

ADVERTISEMENT

Jujur, saya juga mau ikutan, karena saya merasakan ketimpangan yang terjadi di tempat saya tinggal. Saya iri kepada Kota Bogor, karena ada beberapa fasilitas yang tidak dimiliki oleh Kabupaten Bogor.

Rasa iri ini semata-mata karena Kota Bogor sangat memukau untuk saya yang sebelumnya tinggal di Jakarta. Meski tak sebagus itu, setidaknya masih lebih baik dibandingkan dengan Kabupaten Bogor. Langsung saja, berikut adalah 4 fasilitas yang membuat saya iri.

#1 Transportasi umum di Kota Bogor itu lebih baik

Bogor memang Kota Seribu Angkot, baik yang kota atau kabupaten. Tapi, Kota Bogor mulai berbenah terkait transportasi umum. Meski lambat, kemajuannya tetap terlihat. Tengok saja, mulai dari Biskita, TransPakuan, sampai Transjakarta yang kini rutenya sampai sana.

Sedangkan di Kabupaten Bogor, transportasi umum yang baik hanya sekadar berjalan di mimpi saja. Tidak pernah ada realisasi yang konkret dari pemerintah kabupaten. Sekalinya ada, hanya bus listrik yang jadwalnya gaib dan tersedia hanya untuk Cibinong doang.

Jadi, ya, sampai sekarang warga Kabupaten Bogor hanya bisa bersandar dan bergantung kepada angkot dan ojek online saja. Transportasi umum di kabupaten seakan-akan hanya mimpi saja.

#2 Ruang hijau di Kabupaten Bogor terlalu sedikit

Kota Bogor punya banyak taman dan ruang terbuka hijau yang banyak. Bahkan, hampir semuanya berfungsi dengan baik untuk digunakan untuk warga beraktivitas. Mulai dari Taman Sempur, Kencana, sampai Taman Genteng. Semuanya bagus dan sangat nyaman untuk digunakan.

Baca Juga:

Jangan Salahkan Orang Jakarta kalau Harga Makanan di Jogja Tak Ramah Warlok: Sebuah Pembelaan untuk Kaum Plat B

Jangan Samakan Bubur Ayam Jakarta dan Cirebon, Mereka Beda!

Kabupaten Bogor? Boro-boro. Ruang terbuka hijau di sini rata-rata adanya di kampung alias udah dari sananya ada. Paling banter ke IPB Dramaga yang punya kampus hijau dan banyak pepohonan. Kalau taman? Hampir nggak ada di Kabupaten Bogor. Lagi-lagi hanya di Cibinong saja yang saya tahu.

#3 Ruang literasi lebih diperhatikan

Perpustakaan di Kota Bogor memang tidak sebaik di Jakarta. Tapi, sebagai sebuah perpustakaan, kota lebih baik dibandingkan dengan perpustakaan milik Kabupaten Bogor. Mulai dari segi kenyamanan, waktu buka, acara, fasilitas, sampai koleksi yang dimiliki.

Kalau tidak percaya, silakan bandingkan secara langsung dan kamu nilai sendiri. Malas datengin langsung? Lihat rating di Google Maps. Kamu bisa lihat perbedaanya bagai langit dan bumi. Perpustakaan milik Kota Bogor juga sangat baik, karena warga Kabupaten Bogor pun diperbolehkan untuk membuat kartu anggota.

#4 Pungli di Kabupaten Bogor dibiarkan lestari

Tempat saya tinggal sekarang memang terkenal memiliki tempat wisata yang alamnya lestari. Tapi, pungli di sana juga ikut lestari. Pungli dibiarkan terus berkeliaran dan mengganggu wisatawan yang mau berkunjung. Padahal, tempat wisata yang ramai dikunjungi akan menguntungkan daerah, tapi penanganan pungli selalu lambat.

Entah kenapa dari puluhan tahun lalu, pungli tidak pernah diberantas oleh pihak pemerintah daerah. Seakan-akan pungli sudah dianggap budaya. Padahal, Kabupaten Bogor akan menjadi lebih baik tanpa pungli. 

Sebagai orang yang sekarang tinggal di Bogor, sepertinya saya hanya bisa berharap pemerintah daerahnya mau bergerak lebih baik. Pemerintah daerah sekarang mestinya sadar, kalau tidak mau dianggap seperti pendahulunya yang sangat tidak lebih baik. Kota Bogor memang menang banyak dibandingkan Kabupaten.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 4 Jenis Orang yang Nggak Bakal Cocok Hidup dan Menetap di Bogor, Khususnya Orang Lemah Mental Apalagi Fisik

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 27 Oktober 2025 oleh

Tags: angkor bogorbogorJakartakabupaten bogorkota angkotkota bogorpungli kabupaten bogor
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Petisi Kembalikan WFH, Bukti Nyata Warga Lelah dengan Drama Ibu Kota Terminal Mojok

Petisi Kembalikan WFH, Bukti Nyata Warga Lelah dengan Drama Ibu Kota

8 Januari 2023
Mentang-mentang Semarang Sebelahan sama Venus, Bukan Berarti Orang Semarang Kebal dengan Panas Heatwave yang Sedang Menyerang jakarta

Belasan Tahun Tinggal di Semarang, Saya Kira Jakarta Lebih Panas Udaranya, Ternyata Semarang Masih Lebih Panas!

6 Juli 2024
Membayangkan Apa yang Akan Terjadi Jika di Bogor Tidak Ada Angkot terminal di bogor angkot jakarta

Terminal di Bogor Masih Belum Berfungsi Maksimal: Eksistensinya Antara Ada dan Tiada

17 Februari 2025
Jalan Layang MBZ, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Tol Jakarta-Jawa Barat

Jalan Layang MBZ, Mimpi Buruk Pengguna Jalan Tol Jakarta-Jawa Barat

18 Juni 2023
4 Hal yang Wajar di Bogor tapi Tidak Lumrah di Jakarta

4 Hal yang Wajar di Bogor, tapi Tidak Lumrah di Jakarta

14 Agustus 2025
Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas kalimalang jakarta

Jalan Raya Kalimalang Dibenci Sekaligus Dicintai Pengendara yang Melintas

21 Mei 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Drama Tumbler di XXI: Ketika Membawa Tumbler Dianggap Tindakan Kriminal yang Mengancam Ekonomi Bisnis Bioskop  

Beli Kopi Pakai Tumbler Memang Ramah Lingkungan, tapi Plis, Dicuci Dulu, Jangan Minta Baristanya Nyuci Tumbler Kalian!

22 Juni 2026
4 Alasan yang Membuat Stasiun Purwosari Lebih Unggul daripada Stasiun Solo Balapan di Mata Saya Mojok.co

4 Alasan yang Membuat Stasiun Purwosari Lebih Unggul Dibanding Stasiun Solo Balapan di Mata Saya

22 Juni 2026
Cara Licik Mahasiswa Mengerjakan Skripsi Full Pakai ChatGPT, Dosen Pembimbing Wajib Tahu Ciri-cirinya biar Nggak Sampai Dibohongi!

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

22 Juni 2026
Ikut Organisasi Mahasiswa Itu Sah-sah Saja, asal Siap Keluar Duit Lumayan organisasi kampus

Rapat Organisasi Kampus: Belajar Berorganisasi atau Cuma Belajar Boros?

23 Juni 2026
Pengelola Kafe Seharusnya Lebih Tegas pada Pengunjung Nggak Peka, Mereka Tak Hanya Mengganggu Pembeli lain, tapi Juga Mengancam Kelangsungan Bisnis Mojok.co

Pengelola Kafe Seharusnya Lebih Tegas pada Pengunjung Nggak Peka, Mereka Tak Hanya Mengganggu Pembeli Lain, tapi Juga Mengancam Kelangsungan Bisnis

23 Juni 2026
Soto Bukan Makanan Rakyat, Harganya Mahal karena Sate-satean dan Gorengan Mojok.co

Soto Bukan Makanan Rakyat, Harganya Mahal karena Sate-satean dan Gorengan

23 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.