Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Nusantara

Suryakencana Overrated, Ini 4 Destinasi Kuliner Lain yang Bisa Kamu Datangi di Bogor

Nasrulloh Alif Suherman oleh Nasrulloh Alif Suherman
15 April 2025
A A
Suryakencana Overrated, Ini 4 Destinasi Kuliner Lain yang Bisa Kamu Datangi di Bogor

Suryakencana Overrated, Ini 4 Destinasi Kuliner Lain yang Bisa Kamu Datangi di Bogor (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Siapa yang kalau jalan-jalan ke Bogor, lalu mau cari-cari kuliner enak, perginya ke Suryakencana? Jujur, di situ lu belum nyampe, Fren. Hehehe, canda. Kali ini saya mau kasih alternatif buat kamu yang mau kulineran di Bogor.

Suryakencana memang jadi destinasi kuliner yang ramai dikunjungi wisatawan kalau sedang di Bogor. Saking jadi destinasi utama, mencari kuliner di Suryakencana itu rasanya nggak enjoy. Awalnya laper, ujung-ujungnya malah jadi bete. Mulai dari macet, antre panjang, sampai pengamen menjadi alasan yang bikin pengalaman kulineran di Suryakencana bikin kapok.

Buat kamu yang mau berwisata kulineran ke Bogor, saya punya beberapa alternatif tempat yang bisa kamu sambangi. Tetap ramai, tapi tidak terlalu padat seperti Suryakencana. Banyak kuliner legendaris, tapi tidak membuat dompet menangis. Yang jelas bikin perut kenyang plus rasanya bikin kamu selalu terkenang. Anjay.

Daripada ke Suryakencana, mending ke Jalan Merdeka Bogor dan sekitarnya

Kalau kamu mau ke Suryakencana, jaraknya masih perlu satu kali naik angkot jika kamu turun di Stasiun Bogor. Daripada kejauhan, mending kamu melipir ke arah barat stasiun, tepatnya ke Jalan Merdeka dan sekitarnya. Hanya sekitar dua kilometer dari Stasiun Bogor, kamu bisa menemukan banyak kuliner yang nggak kalah enak dari Suryakencana.

Mau makan bakmi/mi? Banyak pilihannya. Mulai dari Mie Ayam Bakso Apollo yang bergaya Chinese, Haji Amir yang bergaya Jawa, sampai Mie Ayam Bangkalan yang bergaya Madura. Mau makanan Sunda? Ada Rumah Makan Bunut Sari. Mau sekadar minum es teh estetik? Ada Es Teh Jaya Abadi. Mau makanan Palembang? Kelas restoran ada Pempek Palembang Bu Minah, kalau pinggir jalan ada Pempek Naga. Mau ngopi? Ada Bajawa!

Sisanya cari sendiri saja, deh. Mulai dari yang kaki lima di pinggir jalan sampai berbentuk restoran, semuanya ada di sini. Jadi kalau ke Bogor, nggak perlu jauh-jauh ke Suryakencana buat kulineran, apalagi di saat musim liburan. Mending melipir ke sini aja.

Pasar Anyar nggak pernah salah

Mau kulineran? Ke pasar nggak bakal pernah salah, sih. Termasuk ke pasar kebanggaan orang Bogor, Pasar Anyar yang lokasinya juga berada di sisi utara dan timur Stasiun Bogor. Pasar yang sudah menjadi pusat perdagangan sejak abad ke-18 ini punya banyak tempat kuliner. Pasar Anyar Bogor mah nggak kalah dari Suryakencana dan lebih komplet dari Merdeka, Gaes.

Mau makan bakmi? Lebih komplet di sini. Mie Ayam Bakso Apollo yang tadi sudah saya sebut, pusatnya dari sini. Tapi selain Apollo, ada juga bakmi legendaris lainnya. Mie Ayam Bakso AA, Mie Ayam Bakso Bangka AL, sampai Mie Ayam Bakso Herman. You name it.

Baca Juga:

Terminal Cileungsi Bogor Merekam Nasib Angkot Rute Pendek yang Makin Sekarat

Bioskop Sukabumi Nggak Menarik, Warga Pilih Nonton di Bogor daripada di Kota Sendiri

Mau es sekoteng sambil makan siomay? Ada Es Sekoteng BOPER (Bogor Permai) yang setiap akhir pekan ramai karena habis bubaran ibadah dari gereja. Oh iya, belum lagi di pasar ini ada Yung Bangka Es dengan es kacang merahnya yang super segar.

Di dalam Pasar Anyar juga kamu bisa mencari kue-kue basah yang buka sejak subuh. Lokasinya turun ke lantai dasar, lewat tangga samping Apollo. Kurang lengkap apa lagi hayo pasar ini dari Suryakencana Bogor? Sehabis belanja, kamu bisa makan-makan di berbagai tempat yang ada di Pasar Anyar, baik di dalam dan sekitarnya.

Sepanjang Jalan Pandu Raya juga banyak kuliner enak kayak di Suryakencana Bogor

Jalan Pandu Raya atau dikenal sebagai Indraprasta memiliki banyak sekali pilihan kuliner yang bikin bingung jika ditelusuri. Bagaimana tidak, dari Jambu Dua sampai mentok ujung jalan yang sudah dekat Summarecon banyak sekali kuliner yang enak-enak di sini. Saya sampai bingung mau nyebutin apa saja yang ada di sini.

Mau kuliner yang tradisional, modern, barat, Nusantara, pinggir jalan, restoran, yang nggak viral sampai yang udah viral ada di sini. Jangan sampai nggak ke Pandu Raya, plis. Benar-benar kayaknya hanya orang Bogor yang tahu, karena kalau nggak dikasih tahu, siapa sih yang kepikiran ke sini.

Malabar, tempat makan si FOMO 

Kalau mau makanan yang terkesan FOMO dan baru terkenal karena internet, Malabar adalah tempat yang tepat. Mulai dari warkop dengan menu mie bangladesh sampai ramen dengan konsep jejepangan ada di sini. Malabar terletak di belakang deretan gedung penting seperti Rumah Sakit PMI, Kampus IPB Baranangsiang, dan Plaza Kebun Raya Bogor.

Penyebab banyak kuliner FOMO di sini sepertinya karena banyak kos yang berisi anak muda. Senada dengan perkembangan anak muda yang terus berkembang, kulinernya pun ikut berkembang. Tapi jujur, kuncian saya di sini ada beberapa. Kalau mau aman, makan RAITO-Ya, kuliner Jepang dengan spesialisasi ramen. Kalau mau makanan penutup, ada Donat Bahagia yang memang bikin bahagia saat dimakan, tapi jangan sering karena bikin dompet kurang bahagia, ehehe.

Masih ada lagi alternatif tempat kuliner selain Suryakencana Bogor yang bisa saya tulis. Tapi cukup segini dulu, ya. Nanti saya tulis lagi. Selamat kulineran untuk kamu yang mau ke Bogor.

Penulis: Nasrulloh Alif Suherman
Editor: Kenia Intan

BACA JUGA 7 Kuliner yang Wajib Dicicipi di Jalan Suryakencana Bogor.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 April 2025 oleh

Tags: bogorJalan Suryakencanakuliner bogorSuryakencana Bogor
Nasrulloh Alif Suherman

Nasrulloh Alif Suherman

Alumni S1 Sejarah Peradaban Islam UIN Jakarta. Penulis partikelir di selang waktu. Sangat menyukai sejarah, dan anime. Kadang-kadang membuat konten di TikTok @waktuselang.

ArtikelTerkait

Culture Shock Orang Palembang Saat Pertama Kali Datang ke Bogor

Culture Shock Orang Palembang Saat Pertama Kali Datang ke Bogor: Indomie Goreng kok Pakai Saos Sambal?

2 September 2023
PO Agra Mas Menggeser Rosalia Indah sebagai Bus Terbaik di Rute Palembang-Bogor Mojok.co

PO Agra Mas Menggeser Rosalia Indah sebagai Bus Terbaik di Rute Palembang-Bogor

28 Januari 2025
Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

Dilema Orang Bogor: Terlalu Betawi untuk Disebut Sunda

27 Juni 2024
Keresahan yang Saya Rasakan Sebagai Orang Palembang di Bogor

Keresahan yang Saya Rasakan Sebagai Orang Palembang di Bogor

18 Mei 2023
Kebun Raya Bogor Perlu Belajar dari Taman Safari Bogor agar Tidak Ditinggalkan Mojok.co

Kebun Raya Bogor Perlu Belajar dari Taman Safari Bogor agar Tidak Ditinggalkan 

24 November 2023
Bukit Bintang Adalah Warpat Puncak tapi Punya Orang Jogja (Unsplash) bukit bintang jogja

Bukit Bintang Patuk, Tempat Nongkrong Malam Terbaik di Jogja

19 Juni 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pertamax di Pertashop Memang Lebih Murah, tapi Tetap Saja Orang pada Beli Pertalite, Harga Pertamax Nggak Ngotak! pertamina pertamax oplosan

Cerita Mereka yang Masih Tetap Membeli Pertamax: Jualan Pertamax Eceran Makin Nggak Laku hingga Seorang Kurir yang Terpaksa Menekan Pengeluaran

21 Juni 2026
Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam "Naik Kelas" Jadi Makin Diperhitungkan Mojok.co

Kebumen yang Dahulu Bukanlah yang Sekarang, Kini Diam-Diam “Naik Kelas” Jadi Makin Diperhitungkan

18 Juni 2026
Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL Mojok.co

Bukannya Ogah Berbagi Ilmu, Para Karyawan Cuma Nggak Punya Cukup Waktu untuk Membimbing PKL

21 Juni 2026
3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok Mojok.co

3 Tradisi Manten Paling Unik di Tulungagung. Terdengar Aneh bagi Pendatang, tapi Normal bagi Warlok

17 Juni 2026
Kenangan Main Bola di Lapangan Grass Block Sisi Timur Alun-Alun Kota Batu yang Kini Sudah Tiada Mojok.co

Kangen Main Bola di Lapangan Grass Block Sisi Timur Alun-Alun Kota Batu yang Kini Sudah Lenyap

15 Juni 2026
Di Lidah Orang Jawa, Kuliner Madura Enak Kecuali yang dari Sumenep MOjok.co sumatera

Sebagai Anak Madura, Saya Cemburu dengan Anak Sumatera yang Tak Perlu Susah Payah Menyembunyikan Identitas

20 Juni 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.