Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Profesi

4 Dosa yang Membuat PNS Lupa Diri

Fytrya Arys Sandi oleh Fytrya Arys Sandi
20 November 2022
A A
4 Dosa yang Membuat PNS Lupa Diri (Unsplash)

4 Dosa yang Membuat PNS Lupa Diri (Unsplash)

Share on FacebookShare on Twitter

Pada umumnya, setiap PNS yang baru diangkat akan memberikan performa terbaiknya. Bersemangat, kalau diberi tugas oleh atasan akan diselesaikan sebelum deadline. Niatnya ingin mengabdi pada negara, membanggakan kedua orang tua dan keluarga. Nggak kepikiran mau neko-neko, deh. Seperti bayi yang baru lahir begitulah. Bersih, suci, belum terkontaminasi dosa dunia.

Namun, di tengah perjalanan, banyak PNS yang kinerjanya menurun. Jarang masuk kerja, sering izin, bahkan kadang “ngilang” begitu saja tanpa pamit pada atasan atau teman. Jika diberikan tugas nggak pernah selesai tepat waktu.

Kenapa bisa begitu? Karena mereka sudah terjerat 4 dosa.

#1 Terjerat utang

Dosa pertama yang menyebabkan menurunnya kinerja PNS adalah terjerat utang. Nggak kebayang kan, kalau pas lagi konsentrasi mengerjakan laporan, tiba-tiba ada abang-abang berbadan besar nagih utang? Wah ambyar laporannya!

Selama 12 tahun bekerja di bagian keuangan, saya banyak bertemu PNS yang terjerat utang kepada beberapa bank sekaligus, termasuk bank titil (rentenir). Gajinya sampai minus, tiap awal bulan bukan terima gaji malah setor uang ke bank untuk bayar cicilan. 

Setiap hari dia hanya memikirkan bagaimana cara memperoleh uang tambahan untuk membayar utangnya. Jalan paling cepat adalah gali lubang tutup lubang. Ngutang lagi ke tempat lain. Tak jarang ada debt collector berwajah garang yang datang ke kantor mencarinya. Jika sudah seperti ini bagaimana dia bisa berkonsentrasi pada pekerjaannya? Tidak gila saja sudah untung.

#2 Dosa cinta terlarang

Dosa kedua yang menyebabkan menurunnya kinerja PNS adalah terjebak cinta terlarang. Orang yang kasmaran atau tergila-gila pada pujaan hati bisa menyedot perhatian dan kewarasan. 

Masih bisa dipahami kalau bucinnya ke pasangan sah masing-masing. Namun lain cerita dengan dosa cinta terlarang atau selingkuhan. Setiap hari pasti gelisah memikirkan si doi dan hubungannya yang mungkin tidak punya masa depan. 

Baca Juga:

4 Alasan Pegawai P3K Baru Harus Pamer di Media Sosial

Tunjangan Kinerja buat ASN, Beban Kerja buat Honorer, di Mana Adabmu?

Jika  dibuang sayang, kalau dipertahankan bahaya untuk keluarga dan kariernya sebagai PNS. Jadilah setiap hari memendam rindu yang terlarang. Pingen telpon saja susah, apalagi ketemuan. Raga sedang di kantor, tapi jiwa sedang berkelana memikirkan si dia. Mau dilampiaskan takut ketahuan orang. Kalau ada yang bilang, “Istrimu, semangatku” percayalah itu hoaks. Yang benar adalah, “Istrimu, pemecah konsentrasiku.” Sumpah!

#3 Gangguan kesehatan fisik/mental

Dosa ketiga yang menyebabkan menurunnya kinerja PNS adalah sakit, baik fisik atau mental. Beban kerja PNS bagi sebagian pegawai pada jabatan tertentu tak jarang membuatnya drop. Sering dijumpai PNS yang awalnya sehat tiba-tiba tipes atau stroke. Lho, kok bisa? Bukannya PNS kerjanya santai, ya?

PNS di instansi mana dan bagian apa dulu, Bro? Kalau di instansi besar atau instansi yang berbau-bau keuangan, mereka kerjanya sampai melewati 4 kali azan dalam sehari. Jarang banget pulang saat matahari masih belum terbenam.

Kebetulan saya pernah bekerja di bagian keuangan di instansi kesehatan. Ya ampun, kerjaannya nggak ada habisnya. Mulai dari melakukan pencairan dana, menerbitkan laporan, hingga menerima konsultasi keuangan dari unit kerja di bawahnya. 

Belum lagi ditambah ritual rutin audit keuangan dari BPK dan Inspektorat. Kalau kata teman saya, “Sampe nggak sempat kentut!” Nah, Anda bayangkan jika yang berada di posisi ini adalah PNS yang sakit, tentu bukannya beres kerjaan, malah sebaliknya amburadul.

#4 Kecanduan game online

Dosa keempat yang menyebabkan menurunnya kinerja PNS adalah kecanduan game online. Dulu, ketika PNS masih identik dengan game Zuma dan Onet, masyarakat sudah mengeluhkan kinerja oknum PNS. Sekarang lebih parah, dong. 

Hadirnya Mobile Legends, PUBG, dan Dota yang lebih candu membuat banyak PNS gampang oleng. Jadi, kalau PNS sudah kena dosa ini, dijamin akan gagal fokus dengan pekerjaannya. Waktu yang seharusnya dipakai buat mikir nasib bangsa malah terbuang sia-sia untuk mikir nasib figur dalam gamenya.

Kebetulan saya kenal salah satu staf PNS di bagian IT yang kecanduan game. Tiap hari selalu duduk serius di depan komputernya. Bukan sedang mengerjakan software, aplikasi, atau apalah gitu yang bisa memudahkan teman-temannya bekerja. Bukan! Dia hanya sedang sibuk mengejar skin baru untuk karakter gamenya. Unfaedah banget deh IT satu itu.

Itulah 4 dosa penyebab menurunnya kinerja PNS, jangan sampai terjebak di dalamnya, ya. Bakal susah keluarnya. Bisa-bisa malah Anda yang dikeluarkan dari kantor.

Penulis: Fytrya Arys Sandi

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA 7 Karakter Pimpinan ASN yang Paling Dibenci

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 20 November 2022 oleh

Tags: kecanduan gamepinjolpnsselingkuh
Fytrya Arys Sandi

Fytrya Arys Sandi

PNS Daerah Kabupaten Lumajang yang menulis untuk menjaga kewarasan. Peduli akan mental health para pegawai.

ArtikelTerkait

7 Penderitaan Sarjana ketika Memutuskan Menetap di Desa (Unsplash)

7 Penderitaan yang Dirasakan Sarjana ketika Memutuskan Tinggal di Desa

25 November 2023
Nasihat Penting untuk Gen Z yang Pengin Banget Jadi ASN

ASN Boleh Mengkritik Negara, karena Digaji oleh Rakyat dan Diminta Setia pada Negara

25 Agustus 2024
Alasan PNS Enggan Disebut Buruh (Odua Images:Shutterstock.com)

Alasan PNS Enggan Disebut Buruh

1 Januari 2024
Wacana PNS Naik Gaji Jadi Rp9 Juta: Saran yang Perlu Dipertimbangkan agar Tepat Sasaran kenaikan gaji asn single salary ASN

Wacana PNS Naik Gaji Jadi Rp9 Juta: Saran yang Perlu Dipertimbangkan agar Tepat Sasaran

21 Mei 2023
20 Kosakata Perhotelan yang Sering Digunakan PNS Terminal Mojok

20 Kosakata Perhotelan yang Sering Digunakan PNS

21 Juni 2022
Penyesalan Saya yang Terlalu Manja karena Orang Tua Berstatus PNS (Unsplash)

Penyesalan Saya yang Terlalu Manja karena Orang Tua Berstatus PNS

10 Januari 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Fakta Menarik tentang Kebumen yang Tidak Diketahui (Unsplash)

Liburan di Kebumen Itu Aneh, tapi Justru Bisa Jadi Pilihan yang Tepat buat Kita yang Muak dengan Kota Besar

10 Maret 2026
Bisnis Mobil Rental: Keuntungannya Selangit, Risikonya Juga Selangit rental mobil

Rental Mobil demi Gengsi Saat Pulang Kampung Lebaran Adalah Keputusan yang Goblok

12 Maret 2026
Personal Branding Itu Tidak Penting

Personal Branding Itu Tidak Penting

6 Maret 2026
Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan

Blok GM Semarang: Ketika Estetika Anak Skena Menumbalkan Hak Pengguna Jalan Semarang

11 Maret 2026
Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Tidak Pernah Mengecewakan Mojok.co

Nasi Megono Wonosobo, Olahan Nasi Terbaik yang Pernah Saya Cicipi dan Layak Dikenal Lebih Banyak Orang

11 Maret 2026
Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK (Unsplash)

Tuhan Bersama Mahasiswa yang Sibuk Mengejar IPK, tapi Masih Bingung Mau Jadi Apa

9 Maret 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=1k7EQFkTWIM

Liputan dan Esai

  • Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis
  • Sebagai Orang Jombang Saya Iri sama Kehidupan di Tuban, Padahal Tetangga tapi Terasa Jomplang
  • Kapok Suka Menolong Orang Lain usai Ketemu 4 Jenis Manusia Sialan, Benar-benar Nggak Layak Ditolong meski Kesusahan
  • Sisi Lain Penerima KIP Kuliah yang Tak Dipahami Para Mahasiswa “Polisi Moral”, Dituntut Untuk Selalu Terlihat Miskin dan Menderita
  • Honda Brio Mobil Aneh, tapi Memberi Kebanggan ketika Menjadi Mobil Pertama bagi Anak Muda yang Tidak Takut Cicilan
  • Enaknya Lebaran di Perumahan Kota yang Tak Dirasakan Pemudik di Desa, Dianggap Kesepian padahal Lebih Tenang

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.