Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kuliner

4 Ciri Khas yang Melekat pada Warteg di Tegal

Arief Nur Hidayat oleh Arief Nur Hidayat
5 September 2022
A A
Rekomendasi Warteg di Tegal yang Wajib Dicoba terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Tidak bisa dimungkiri, warteg mengibarkan nama Tegal. Walau dianggap sebagai tempat makan kelas dua, jasanya besar untuk perkembangan negara ini. Perut-perut kelas pekerja tercukupi asupannya oleh warung ini.

Di kota kelahirannya sendiri Tegal, warteg memiliki ciri khas yang agak berbeda dengan warung yang berada di kota lainnya. Apa yang bikin berbeda ketimbang tempat lain?

#1 Menggunakan nama si owner

Di Jakarta, mayoritas warteg menyempilkan nama Bahari sebagai identitas bahwa dia berasal dari Tegal Kota Bahari. Nama-nama seperti: Warteg Bahari, Warteg Putra Bahari, Warteg Pesona bahari hingga Warteg Kharisma Bahari acap kaili kita temui di ibu kota. Bahari sendiri sejatinya adalah singkatan dari Bersih, Aman, Hijau, Asri, Rapi dan Indah, slogan Kota Tegal.

Lain di Jakarta, lain pula di Tegal. Di Tegal biasanya menggunakan nama si owner sebagai nama brand. Coba saja kalian bertanya warteg favorit bagi warga Tegal. Nama Warteg Bu Mitri, Warteg Endang, Warteg Ateng akan menjadi top of mind.

#2 Diendorse oleh Teh Tong Tji

Pernah melihat warmindo memasang sapanduk nama berdampingan dengan logo Indomie? Nah hal ini juga terjadi dengan warteg di Tegal. Bedanya nama warung berdampingan dengan logo teh Tong Tji di spanduk. Terjadi simbiosis mutualisme di sini, warteg tidak perlu repot-repot bikin spanduk dan teh Tong Tji bisa nunut iklan di situ.

Kerja sama tidak hanya berhenti di spanduk. Logo Tong Tji berwarna putih, merah dan hijau juga bisa kita jumpai di meja tempat makan. Bahkan di sebagian papan daftar menu dan harga spesifik menulis minuman teh Tong Tji hangat, es teh Tong Tji, dan teh Tong Tji tawar.

#3 Wajib sedia mirong udang

Di warteg kalian bisa memilih kerupuk atau gorengan sebagai makanan ringan pendamping nasi. Nah bagi pencinta warteg di Tegal, mirong udang adalah pendamping yang paripurna untuk menyantap nasi. Bagi yang belum tahu, mirong adalah rempeyek udang atau sering disebut dengan gimbal udang.

Mirong yang digemari adalah mirong yang tipis dan digoreng garing hingga kering. Biasanya mirong udang disajikan dalam kotak beralaskan kertas minyak di meja-meja bersamaan dengan gorengan lainnya. Bisa dipastikan mirong udang lebih cepat ludes dari pada yang lainnya.

Baca Juga:

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

Kenapa Bakmi Jogja Susah Bertahan di Tegal, tapi Gudeg Bisa?

#4 Ada teh poci

Teh Poci yang dimaksud disini bukan merek ya, Gaes. Yang dimaksud dari teh poci di sini adalah meminum teh dari poci menggunakan gelas kecil yang berasal dari tanah liat. Potongan gula batu yang ditaruh di gelas kecil disiram menggunakan teh melati atau teh hijau dari dalam poci.

Apabila tehnya sudah habis namun gula batu masih ada, teh akan dituang kembali dengan rasa yang masih tetap manis. Teh poci sangat cocok diseruput untuk waktu yang cukup lama. Tak heran kita sering menemukan abang tukang becak atau driver ojek online yang nongkrong di warung sambil memesan teh poci sambil menunggu orderan datang.

Itulah empat ciri khas yang melekat pada warteg di Tegal. Jangan lupa mampir kalau sedang di Tegal, rasakan sensasinya. Pasti beda rasanya, ha wong makan langsung di tanah kelahirannya.

Sumber Gambar: Ezagren via Wikimedia Commons

Penulis: Seto Wicaksono
Editor: Rizky Prasetya

BACA JUGA Rekomendasi Warteg di Tegal yang Wajib Dicoba

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Anda penulis Terminal Mojok? Silakan bergabung dengan Forum Mojok di sini.

Terakhir diperbarui pada 5 September 2022 oleh

Tags: tegalwarteg
Arief Nur Hidayat

Arief Nur Hidayat

Seorang buruh pabrik yang menemukan kemerdekaannya di balik mata pena. Di sela deru mesin dan rutinitas yang presisi, ia merawat jiwanya dengan kecanduan menulis, sembari sesekali merayakan kegembiraan kecil melalui barisan jersey

ArtikelTerkait

Makan di Warteg Harusnya Menduduki Puncak Klasemen Rekomendasi Kuliner terminal mojok.co

Warteg: Romantisme dalam Sepiring Nasi dan Keakraban dengan Mbak Penjualnya

14 September 2019
Warteg Putra Bahari Condongcatur Jogja, Saingan Baru Kharisma Bahari yang Tak Kalah Enak dan Nyaman untuk Sahur di Bulan Ramadan

Warteg Putra Bahari Condongcatur Jogja, Saingan Baru Kharisma Bahari yang Tak Kalah Enak dan Nyaman untuk Sahur di Bulan Ramadan

2 April 2024
5 Kuliner Tegal yang Layak Dikenal Lebih Luas, Ayo Orang Tegal Jangan Buka Warteg Melulu Mojok.co

5 Kuliner Tegal yang Layak Dikenal Lebih Luas, Ayo Orang Tegal Jangan Buka Warteg Melulu

24 Juli 2024
Jalan Kapten Sudibyo Adalah Jalan Paling Pedas di Kota Tegal. Jangan Lewat Sini Kalau Nggak Punya Lambung Besi!

Jalan Kapten Sudibyo Adalah Jalan Paling Pedas di Kota Tegal. Jangan Lewat Sini Kalau Nggak Punya Lambung Besi!

4 Mei 2025
Stasiun Kota Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

Stasiun Tegal itu Romantis, Sayang Dikorupsi

26 Mei 2023
Saudara Ngapak Beda Nasib: Tegal Mutlak Lebih Maju daripada Brebes

Saudara Ngapak Beda Nasib: Tegal Mutlak Lebih Maju daripada Brebes

5 Juni 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 Alasan Samarinda Ideal untuk Bekerja, tapi Tidak untuk Menua

Curahan Mahasiswa Baru Samarinda: Harus Mencicil Motor karena Tak Ada Kendaraan Umum di Samarinda, padahal Bukan Orang Berduit

22 April 2026
Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Yamaha Aerox 155 Connected Nggak Cocok Dijadikan Motor Ojol, Bikin Resah Penumpang Mojok.co honda air blade

Honda Air Blade, Produk yang Bakal Gagal Total Menantang Dominasi Yamaha Aerox

22 April 2026
4 Menu Janji Jiwa yang Perlu Dihindari biar Nggak Rugi, Saya Aja Kapok Pesan Lagi

Kopi Janji Jiwa Mungkin Sudah Bukan di Posisi Teratas Kopi Kekinian, tapi Menyebutnya Air Comberan Jelas Adalah Penghinaan

24 April 2026
Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Adalah Komentar Paling Jahat dan Tidak Perlu Mojok.co

Menyalahkan Ortu yang Menitipkan Anaknya di Daycare Itu Jahat dan Nirempati

26 April 2026
Purwokerto Dipertimbangkan Orang Kota untuk Slow Living, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru Mojok.co

Purwokerto Jadi Tempat Slow Living Orang Kota, Warlok: Bisa Jadi Masalah Baru

22 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Merenungi Tragedi KRL Cikarang usai Peristiwa Daycare Jogja, Potret Nyata Perempuan yang Tetap Berjuang di Tengah Stigma
  • YUHU. Rilis Single Baru “Bertemu Di Sini”: Definisi Rindu Itu Bersifat Universal
  • Magang di Jakarta Terkesima Terima Gaji 2 Kali UMR saat Kerja di Jogja, Hidup Bisa Foya-foya dan Tak Menderita
  • Klaten International Cycling Festival 2026: Gowes Asyik Sepeda Klasik di Klaten bareng Pencinta Sepeda Mancanegara
  • Tidak Diakui, Harga yang Harus Saya Bayar karena Menolak Keinginan Orang Tua untuk Jadi PNS
  • Membiasakan Ngasih Tip Kurir ShopeeFood meski Kita Bukan Orang Mapan: Uang 5 Ribu Nggak Bikin Jatuh Miskin, Tapi Sangat Berarti buat Mereka

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.