Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
28 November 2025
A A
4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari

4 Aturan Tidak Tertulis Saat Menulis Kata Pengantar Skripsi agar Nggak Jadi Bom Waktu di Kemudian Hari (unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Momen paling menyenangkan saat skripsi hanyalah saat menyusun kata pengantar. Saat menulis halaman ini rasanya begitu emosional. Kilas balik perjalanan skripsi berputar di ingatan kepala. Banyak sekali orang yang sudah membantu dan berpartisipasi dalam proses menyelesaikan skripsi. Maka dari itu, biasanya saat menyusun kata pengantar, ada banyak orang yang kita tuliskan namanya di halaman istimewa tersebut.

Akan tetapi sebaiknya kita tak gegabah menulis nama-nama orang tersayang dengan terang-terangan. Pasalnya, hal ini bisa menjadi bom waktu di kemudian hari. Berikut aturan tak tertulis saat menulis kata pengantar skripsi.

#1 Jangan menulis nama orang lain dengan lengkap di halaman kata pengantar skripsi

Aturan pertama yang masih sering dilakukan mahasiswa adalah menuliskan nama lengkap orang lain di halaman kata pengantar skripsi. Di zaman seperti sekarang, menyebutkan nama lengkap orang lain bisa jadi bom waktu berbahaya di kemudian hari.

Masalahnya, informasi tersebut dapat dengan mudah digunakan orang lain untuk mengakses informasi yang kita miliki. Jika ada orang berniat jahat, bisa jadi mereka akan mengulik nama lengkap orang yang kita cantumkan di halaman skripsi tersebut.

#2 Sesuaikan dengan selera dosen pembimbing daripada harus bolak balik revisi

Aturan kedua yang sering dilupakan mahasiswa adalah tidak menyesuaikan dengan selera dosen pembimbing. Contoh kasusnya begini, misalnya ada seorang mahasiswa yang dibimbing oleh dua orang dosen pembimbing. Nah, ada beberapa dosen yang kurang menyukai jika nama dua dosen dicantumkan bersamaan. Ada yang lebih suka dicantumkan dalam paragraf sendiri. Jadi beda paragraf gitu, lho.

Alasannya biasanya karena kontribusi yang diberikan kedua dosen tersebut berbeda. Ada yang hanya sebagai pembimbing utama, ada juga yang hanya sebagai dosen pendamping. Makanya kadang ada beberapa dosen yang kurang sreg jika namanya disatukan dalam satu paragraf halaman kata pengantar skripsi dengan dosen lainnya.

#3 Jangan curhat di halaman kata pengantar skripsi

Sekarang kebanyakan kata pengantar skripsi berisikan curhatan mahasiswa. Sebaiknya, daripada menuliskan keluh kesah, alangkah lebih baik jika kalian menuliskan dedikasi orang-orang yang sudah membantu penyusunan skripsi kalian. Jangan terlalu banyak curhat di halaman ini.

Tulis pengalaman sedih secukupnya, tapi jangan lupa juga tulis kontribusi orang-orang yang membantu kalian dengan baik. Tujuannya agar orang-orang yang namanya tercantum dalam skripsi kalian turut merasa bangga dengan skripsi yang sudah kalian selesaikan.

Baca Juga:

Alasan Saya Memilih Tugas Akhir Skripsi meski Pilihan Lain Terlihat Lebih “Waras”

Kritik untuk Kampus: Menulis Jurnal Itu Harusnya Pilihan, Bukan Paksaan!

#4 Jangan menuliskan nama ibu dengan lengkap

Orang tua memang jadi bagian penting dalam proses menyelesaikan skripsi. Merekalah support system sekaligus donatur. Tanpa mereka, mungkin masa-masa perkuliahan yang kini jalani bakal terasa berat banget. Oleh karena itu biasanya dalam kata pengantar skripsi kita mengucapkan terima kasih kepada orang tua yang biasanya panjang banget.

Sayangnya, kadang mahasiswa terang-terangan menulis nama lengkap orang tuanya. Khususnya nama ibu. Padahal nama ibu kandung itu penting sekali. Soalnya biasanya nama ibu kandung digunakan untuk verifikasi akun perbankan dan hal-hal penting lainnya. Takutnya ada orang tak bertanggung jawab yang memanfaatkan hal ini untuk melakukan tindak kejahatan.

Jadi, kalau bisa jangan menuliskan nama orang tua dengan lengkap di skripsi kita. Kalaupun menulis nama ibu kandung ya harus hati-hati supaya nggak jadi bom waktu di kemudian hari.

Itulah empat aturan tidak tertulis yang perlu diketahui mahasiswa saat menulis kata pengantar skripsi. Menulis kata pengantar memang begitu menyenangkan sekaligus mengharukan. Karena di halaman inilah kita bisa mengenang orang-orang yang telah membantu dalam proses penyusunan skripsi. Tetapi jangan lupa batasi informasi privasi yang akan kalian tulis di halaman tersebut agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan di kemudian hari.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Normalisasi Ucapan Terima Kasih kepada Pacar di Skripsi, sebab Tak Ada yang Salah dari Ucapan Terima Kasih!

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 28 November 2025 oleh

Tags: aturan tidak tertuliskata pengantarkata pengantar skripsiSkripsiucapan terima kasih
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

Usaha Fotokopi Melakukan Pratik "Kotor" yang Meresahkan Pelanggan, Tega Manipulasi Data hingga Jual Skripsi Mojok.co publikasi jurnal

Skripsi dan Publikasi Jurnal bagi Mahasiswa Itu Nggak Ada Bedanya, kayak Suruh Milih Masuk Kandang Buaya atau Singa

29 September 2025
Hadiah untuk Dosen Pembimbing Itu Kebiasaan yang Nggak Perlu, Merepotkan Kedua Belah Pihak! Mojok.co

Hadiah untuk Dosen Pembimbing Itu Kebiasaan yang Nggak Perlu, Merepotkan Kedua Belah Pihak!

12 Desember 2023
4 Film yang Siap Menyentil Kemalasanmu Mengerjakan Skripsi terminal mojok.co

Jika Semua Orang di Dunia Sibuk Bikin Skripsi, Dunia Pasti Akan Damai

13 Maret 2020
dosen pembimbing, dosbing resek

Surat Terbuka Untuk Dosen Pembimbing

6 September 2019
Konten TikTok Buiramira: Jalan Ninja Mahasiswa yang Bingung Skripsi dan Malas Bimbingan mahasiswa akhir

Mahasiswa Akhir kok Alergi Ditanya tentang Skripsi, Pola Pikirnya Itu Lho, Remuk!

20 Oktober 2023
10 Fitur Microsoft Word yang Perlu Dikuasai Mahasiswa yang Sedang Skripsi

10 Fitur Microsoft Word yang Perlu Dikuasai Mahasiswa yang Sedang Skripsi

25 Agustus 2024
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

5 Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Bandung dari Kacamata Orang Lokal, Nggak Kalah dari Kampus Negeri Mojok.co PTN

Tradisi Tahunan Datang, Sekolah Kembali Sibuk Merayakan Siswa Lolos PTN, sementara yang Lain Cuma Remah-remah

23 April 2026
Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya Mojok.co

Jangan Terbuai Romantisme Jogja, Kota Ini Punya Seribu Jebakan buat Mahasiswanya

25 April 2026
Cepu, Kecamatan di Blora yang Paling Pantas Dikasihani Mojok.co

Satu Dekade Merantau, Transportasi Umum di Blora Masih Gaib dan Jalanannya Bikin Cepat Menghadap Tuhan

24 April 2026
Satria FU Sudah Tak Pantas Disebut Motor Jamet, Yamaha Aerox lah Motor Jamet yang Sebenarnya

Alasan Mengapa Satria FU Masih Digandrungi ABG di Madura, Membuat Pria Lebih Tampan dan Bikin Langgeng dalam Pacaran

23 April 2026
3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak Mojok.co

3 Ciri Penjual Nasi Goreng Merah Surabaya yang Sudah Pasti Enak

21 April 2026
4 Hal Menjengkelkan yang Saya Alami Saat Kuliah di UPN Veteran Jakarta Kampus Pondok Labu

Kuliah di Jakarta: Sebuah Anomali di Tengah Pemujaan Berlebihan terhadap Jogja dan Malang

26 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Bagi Pelari Kalcer, Kesehatan Tak Penting: Gengsi dan Diterima Sirkel Elite Jadi Prioritas Mereka
  • 4 Jurusan Kuliah yang Kerap Disepelekan tapi Jangan Dihapus, Masih Relevan dan Dibutuhkan di Bisnis Rezim Manapun
  • UU PPRT Menyelamatkan Manusia dari Perbudakan Modern: Harus Kita Rayakan, Meski Jalan Kemenangan Masih Panjang
  • Anak Usia 30-an Tak Ingin FOMO Pakai FreshCare, Setia Pakai Minyak Angin Cap Lang meski Diejek “Bau Lansia”
  • Sweeping Daycare di Kota Yogyakarta, Langkah Emergency yang Harus Dilakukan agar Kasus Serupa Little Aresha Tak Terulang
  • Keresahan Ibu-Ibu Usai Terbongkarnya Kasus Daycare Little Aresha: Gaji Ortu Semungil itu Harus Berhadapan dengan Absennya Negara dan Sesama WNI Jahat

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.