Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Kampus Pendidikan

Jika Semua Orang di Dunia Sibuk Bikin Skripsi, Dunia Pasti Akan Damai

M. Farid Hermawan oleh M. Farid Hermawan
13 Maret 2020
A A
4 Film yang Siap Menyentil Kemalasanmu Mengerjakan Skripsi terminal mojok.co

4 Film yang Siap Menyentil Kemalasanmu Mengerjakan Skripsi terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Belakangan saya sedang asyik dengan aktivitas yang biasa dilakukan mahasiswa semester akhir. Ya, apalagi kalau bukan rebahan dan nganggur. Ooo bukan, maksud saya adalah sibuk menggarap skripsi. Beberapa hari ini saya disibukkan dengan tetek bengek persiapan sidang proposal. Yang mana untuk mencapai tahapan tersebut, tentu tidak dilakukan semudah membalikkan telapak tangan.

Hampir satu bulan lebih sejak awal Februari saya berkutat dengan jurnal asing, buku, dan laptop yang rasanya jika semenit saja meninggalkannya, akan muncul rasa kangen. Di fakultas saya, syarat untuk maju sidang proposal adalah seorang mahasiswa harus menyelesaikan sekaligus acc bab 1 sampai bab 3, plus sudah punya alat ukur penelitian. Jika itu sudah lengkap, maka dipersilakan untuk maju sidang.

ADVERTISEMENT

Proses penggarapan proposal skripsi selama satu bulan kemarin tentu memberikan banyak sekali tekanan, pelajaran, hingga rebahan yang luar biasa. Bahkan niatan menulis saya di Terminal Mojok pun sempat memudar ketika dihadapkan antara mau nulis di Terminal Mojok atau mau nulis proposal skripsi. Tentu demi masa depan yang bergelar sarjana, saya lebih memilih fokus bikin proposal skripsi sambil sesekali nulis buat dikirim ke Terminal Mojok.

Penggarapan proposal skripsi selama satu bulan yang lalu pada akhirnya juga memberikan saya berbagai gambaran serta ide yang entah bisa dibilang brilian atau goblok. Tapi yang pasti selama proses penggarapan proposal skripsi selama satu bulan kemarin, saya menemukan banyak sekali manfaat yang luar biasa. Bahkan ketika saya pikir dan coba renungkan secara mendalam, ternyata bikin skripsi ini banyak faedahnya.

Hal ini tidak hanya untuk diri saya sendiri. Tapi jika semua orang setiap hari disibukkan dengan skripsi, saya meyakini dengan sepenuh hati bahwa mungkin saja akan tercipta kedamaian di dunia ini. Wadoh, gila nggak, tuh? Saya punya argumennya. Sini saya jelaskan.

Satu: Jika semua orang sibuk bikin skripsi, semua orang tidak akan sempat mikirin perang.

Skripsi itu layaknya candu. Selalu bikin pengin dikerjain lagi dan lagi. Seandainya semua orang di dunia ini sibuk bikin skripsi, pastinya perang tidak akan pernah terjadi. Bagaimana tidak? Ketimbang perang dan belajar cara menjajah bangsa lain, orang-orang lebih mikirin revisian. Revisi dari dosen nyatanya lebih menantang ketimbang bikin nuklir lalu diledakkan di negara musuh. Rasa benci terhadap orang lain kadang luntur ketika berhadapan dengan yang namanya skripsi. Mau menyalahkan orang lain karena skripsi nggak selesai? Oh tentu tidak, sebab kebencian itu akhirnya akan terpental pada diri sendiri. Skripsi vs diri kita sendiri. Lulus yes, perang no.

Dua: Skripsi akan membuat semua orang instrospeksi diri.

Jika semua orang di dunia ini bikin skripsi, maka hampir setiap hari semua orang akan berkaca dan berkata, “Ayo kamu bisa, fokus, fokus. Ini tidak tentang orang lain, tapi tentang dirimu sendiri!” Skripsi akan membuat semua orang sadar bahwa musuh terbesar manusia bukanlah manusia lain, tapi dirinya sendiri. Lewat skripsi semua orang akan sadar bahwa perang bukan jawaban atas segala hal. Lebih dari itu, lulus skripsi dan tidak bayar UKT lagi lebih penting daripada harus saling kirim rudal.

Tiga: Perkembangan literasi di seluruh dunia akan meningkat pesat.

Semua sibuk dengan bab 1, bab 2, atau mikirin teknik analisis masing-masing penelitian. Semua orang berbondong-bondong ke perpustakaan untuk nyari referensi. Semua orang sibuk mencari jurnal, membaca, dan memahami isinya. Hingga yang paling vital, semua orang sibuk menulis penelitiannya. Dari yang awalnya malas baca dan malas nulis, setidaknya melalui skripsi, tingkat literasinya nambah dikit. Dunia akan dipenuhi dengan orang-orang yang suka baca, nulis, dan menemukan sesuatu yang baru. Ya, skripsi akan membawa kebaikan bagi dunia.

Baca Juga:

Tugas Akhir Jurnal sebagai Pengganti Skripsi Bukan Solusi kalau Budaya Riset Kampus Masih Setengah Hati

Skripsi Memang Nggak Layak Jadi Satu-satunya Syarat Lulus untuk S1

Empat: Semua orang akan menjadi lebih peduli dengan hal-hal yang tidak penting.

Skripsi selain dibuat dengan dasar ilmiah, juga dibuat dengan dasar kepekaan terhadap sekitar. Ambil contoh jika ingin mengajukan judul dan mau bikin bab 1. Pasti yang dicari dan ditanya adalah, apa masalah yang mau diangkat? Ini ya, seandainya saja semua orang di dunia ini bikin skripsi setiap hari. Maka saya yakin permasalahan di sekitar kita, semua ada solusinya. Bagaimana tidak? Skripsi akan membongkar segala permasalahan di sekitar kita mulai dari yang penting sampai nggak penting.

Intinya kalau mau bikin skripsi, harus cari masalah dulu, kan? Nah kalau semua orang bikin skripsi, saya yakin lewat skripsi itu semua masalah kehidupan akan mendapatkan solusinya. Mulai dari yang penting hingga yang sangat tidak penting akan mendapatkan jawaban ilmiah. Oleh karena itu, jika seluruh orang di dunia setiap harinya disibukkan dengan skripsi, dunia ini akan jauh lebih maju dan lebih baik. Mantep, kan?

Sebenarnya masih sangat banyak argumen yang saya ingin sampaikan terkait manfaat bikin skripsi bagi kemaslahatan dunia. Namun saya sadar, tulisan ini akan terlalu panjang jika dijabarkan lebih jauh. Tapi intinya, skripsi memang banyak sekali manfaatnya. Sejauh yang saya rasakan selama proses penggarapan proposal skripsi, banyak hal-hal baru yang saya ketahui.

Begitu juga ketika bicara semangat hidup. Lewat skripsi, saya merasakan bahwa ternyata hidup memang perlu target dan ujian. Sebab tanpa itu, hidup terasa membosankan. Lewat skripsi, saya diuji untuk spartan, ambisius, dan tentunya tekun jika skripsi ingin selesai.

Maka dari itu, dengan melihat banyaknya hal-hal positif yang saya dapat ketika proses penggarapan proposal skripsi. Saya berani berhipotesis, seandainya semua orang di seluruh dunia disibukkan dengan skripsi, saya yakin kita akan terlalu malas untuk angkat senjata dan berperang. Ya, ngapain angkat senjata? Mending angkat kepala, tegakkan badan, fokus, fokus, dan fokus bikin hubungan antar variabel di bab 2. Perang bodo amat lah. Pokoknya revisi selesai, bisa sidang, dan nggak bayar UKT lagi, Bos!

BACA JUGA Skripsi Itu Baik, Kalau Ada yang Jahat, Mungkin Dia Skripsi yang Tersakiti atau tulisan M. Farid Hermawan lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 14 November 2021 oleh

Tags: perangSkripsitugas akhir
M. Farid Hermawan

M. Farid Hermawan

Saat ini aktif menangani proses rekrutmen harian serta seleksi kandidat.

ArtikelTerkait

Angkatan 2022 Udah Siap-siap Skripsi, Eh MSIB Tiba-tiba Muncul Lagi: Magang atau Wisuda, Pilihan yang Bikin Galau

Angkatan 2022 Udah Siap-siap Skripsi, Eh MSIB Tiba-tiba Muncul Lagi: Magang atau Wisuda, Pilihan yang Bikin Galau

1 Juli 2025
memilih dosen pembimbing

Pembimbing Skripsimu Bilang ACC, Pas Ujian Kamu Dibantai

21 Juni 2019
Keramatnya Kata "Skripsi" Bagi Mahasiswa Tingkat Akhir

Keramatnya Kata “Skripsi” Bagi Mahasiswa Tingkat Akhir

22 November 2019
Mahasiswa yang Kuliah Lama adalah Donatur Kampus Paling Dermawan Mojok.co

Mahasiswa yang Kuliah Lama adalah Donatur Kampus Paling Dermawan

9 Desember 2023
Lulus Kuliah Cepat 3,5 Tahun Memang Keren, tapi Bikin Menyesal kuliah 7 tahun

Lulus Kuliah Cepat 3,5 Tahun Memang Keren, tapi Bikin Menyesal

2 Desember 2023
Petaka Terbesar Kampus- Dosen Menjadi Joki Skripsi (Pixabay)

Pengakuan Joki Skripsi di Jogja: Kami Adalah Pelacur Intelektual yang Menyelamatkan Mahasiswa Kaya tapi Malas, Sambil Mentertawakan Sistem Pendidikan yang Bobrok

19 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg? (Unsplash)

Kenapa orang Jogja nggak suka makan gudeg, padahal tahu gudeg yang enak, gurih, dan murah?

19 Juli 2026
Orang tua masa kini lebih percaya sekolah swasta daripada sekolah negeri Mojok.co

Orang tua masa kini lebih percaya sekolah swasta daripada sekolah negeri

14 Juli 2026
Membayangkan Jatinangor Tanpa Unpad, ITB, IPDN, dan Ikopin: Nggak Terkenal, Nggak Berkembang, Pokoknya Menyedihkan sumedang, bandung

Berhentilah menyebut Jatinangor sebagai Bandung coret, tolong hormati Sumedang

15 Juli 2026
Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak Mojok.co

Konflik batin dosen nggak enakan hadapi mahasiswa pemalas: diberi nilai jelek kasihan, diluluskan kok malah ngelunjak

15 Juli 2026
Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau? (Unsplash)

Mengapa banyak pengangguran di Jogja enggan merantau?

15 Juli 2026
Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi Mojok.co

Rezeki memang tak melulu soal uang, tapi senang juga rasanya kalau dapat duit bertubi-tubi

18 Juli 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=6Xo_K0G3FRg


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.