Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Artikel

3 Cara Minta Maaf Terbaik yang Bisa Dilakukan Panitia All England 2021 kepada Rakyat Indonesia

Adi Sutakwa oleh Adi Sutakwa
22 Maret 2021
A A
3 Cara Minta Maaf Terbaik yang Bisa Dilakukan Panitia All England 2021 kepada Rakyat Indonesia terminal mojok
Share on FacebookShare on Twitter

Akun Instagram resmi All England hilang dari peredaran, vanish into thin air. Bahkan setelah dibuat akun backup yang baru pun, serbuan dari netizen Indonesia tidak lagi dapat terelakkan. Saya bisa bayangkan para admin akun medsos All England barangkali sedang ramai-ramai mengalami mental breakdance hari-hari ini. Bagaimana tidak? Netizen mana bisa melakukan hil yang mustahal selain warganet Indonesia?

Kosakata nggak ngotak itu bukan lagi sesuatu yang anti mainstream kalau urusannya dikaitkan dengan penghuni jagat maya Indonesia. Meskipun belum turun klarifikasi resmi dari pihak Instagram atau All England, sudah jadi pakem umum bagi media online Indonesia untuk menghubungkan kedua peristiwa aneh ini. Kejadian yang tidak lain dan tidak bukan adalah dipaksa mundurnya kontingen badminton Indonesia dalam ajang All England 2021 beberapa waktu lalu. Lantas satu dua hari kemudian, akun Instagram All England tidak bisa ditemukan.

Saya rasa kemudian giliran Om Deddy yang mengundang kembali Kevin, Gideon, dan kawan-kawan ke podcast Close the Door. Mumpung beberapa waktu lalu blio juga dengan sigap dan barangkali dengan ilmu sulap dapat meyakinkan Pak Dadang Dewa Kipas untuk bersedia latih tanding persahabatan dengan Grandmaster Irene. Di tengah pandemi yang minim kompetisi, ketidakadilan pada isu olahraga Indonesia memang jadi bahan pergunjingan yang mengenyangkan bin menyenangkan.

Nah, selain gampang marah, netizen Indonesia (dan media Indonesia tentu saja) sebenarnya gampang sekali lupa. Makanya, demi kebaikan bersama, saya sarankan kepada pihak All England dan gugus Covid-19 terkait pimpinan Boris Johnson, lebih baik minta maaf secara terbuka. Biar nggak terlalu formal, saya sarankan beberapa langkah basa-basi yang sangat cocok dengan budaya ba bi bu di Indonesia. Apa saja caranya?

#1 Transparansi informasi

Mau bagaimanapun, warganet Indonesia yang beringasnya nggak bisa dikuantifikasi pakai instrumen laboratorium apa pun butuh pelampiasan, they need to blame somebody. Makanya, lebih baik tim media All England bilang jujur saja, siapa personel dengan kuasa tertinggi yang meng-approve pelengseran Indonesia dari kompetisi.

Tentu saja, berikan pula detail nama lengkap dan semua kanal media sosialnya. Buat apa? Supaya serangan dunia digital segera dialihkan ke orang yang tepat. Apakah itu misalnya ketua gugus Covid-19 Inggris, atau pimpinan PBSI (Persatuan Badminton Seluruh Inggris) di sana.

#2 Bikin giveaway khusus

Ini adalah cara klasik yang nggak ndakik-ndakik, pemerintah Inggris atau panitia All England 2021 bisa memberikan giveaway khusus untuk rakyat Indonesia. Artinya, peserta yang bisa mengikuti giveaway ini hanyalah netizen Indonesia.

Tentu saja hadiahnya harus yang British banget dong, misalnya saldo Blockchain, yang memang perusahaan asli Inggris. Atau ya minimal akses nonton Premier League gratis dengan akun Mola tahunan selama tiga musim terakhir. Tahu kan betapa fanatiknya penonton Liga Inggris dari Indonesia?

Baca Juga:

Saya Memilih Pindah dari Indonesia dan Hidup di Jepang, Salah Satunya karena Kepastian Hidup yang Lebih Jelas

Bahasa Sunda yang Kaya Punya Banyak Istilah untuk Menyebut Hujan

#3 Menggelar All England di Indonesia

Pertandingan Liga Champion yang kandang tandang saja sudah biasa dilakukan di Bucharest, masa kompetisi All England tahun depan nggak bisa dilangsungkan di Indonesia? Yah, hitung-hitung menjalin silaturahmi lah demi ngadem-ngademi netizen Indonesia juga tentunya.

Nah, biar lebih mantap, berikan diskon biaya pendaftaran gratis bagi pasangan pebulutangkis Indonesia yang tahun depan akan ikut All England. Dan tentu saja jangan batasi jumlahnya, sehingga nanti bisa banyak banget tuh atlet badminton Indonesia yang mendaftar.

Sebagai bapack-bapack yang tiap Selasa malam badminton-an tiga jam, saya sih bisa merasakan kegeraman warganet Nusantara, wong saya saja geregetan. Bagaimana tidak? Dalam sembilan tahun terakhir, ada sembilan pasangan bulutangkis wakil Indonesia lho yang jadi juara All England. Lha kok tahun ini disingkirkan dengan alasan yang mbulet, sungguh tindakan yang lucknut.

Yah, semoga situasinya segera membaik, dan hubungan Indonesia – Inggris segera harmonis. Soalnya bakal nggak lucu dong kalau All England nggak punya akun Instagram. Wagu malahan. Pokoknya, apa pun lah biar jaya terus bulutangkis Indonesia!

BACA JUGA Panduan Singkat Andai Geger Geden Moeldoko VS AHY Diselenggarakan di Sardjito dan tulisan Adi Sutakwa lainnya.

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 22 Maret 2021 oleh

Tags: All England 2021BWFIndonesia
Adi Sutakwa

Adi Sutakwa

Kelas pekerja dari Pemalang yang menghabiskan separuh hidupnya sebagai perantau di Solo, Jogja, Jakarta, dan Serang. Kritis pada isu pangan, industri, pendidikan, politik, sepakbola, seni, hingga animanga.

ArtikelTerkait

Ranking PISA Indonesia Naik, tapi Skornya Turun, Artinya Apa? Yak Betul, Kualitas Pendidikannya Jalan di Tempat

Ranking PISA Indonesia Naik, tapi Skornya Turun, Artinya Apa? Yak Betul, Kualitas Pendidikannya Jalan di Tempat

8 Desember 2023
Hal-hal Nggak Biasa di Jerman yang Bikin Orang Indonesia Kaget: Mulai dari Selai Berry buat Cocolan Ayam sampai Anjing yang Jadi Penumpang di Metro

4 Hal yang Biasa di Jerman, tapi Luar Biasa di Indonesia

7 September 2023
Duka Pengidap Fobia Nasi yang Hidup di Indonesia

Duka Pengidap Fobia Nasi yang Hidup di Indonesia

17 April 2022
profesi kamen rider di indonesia mojok

Kamen Rider Bakal Punya 3 Pekerjaan Ini Andai Mereka Hidup di Indonesia

6 Agustus 2021
Kita Harus Menerima Keberadaan Jamet sebagai Subkultur Buruh Lepas Indonesia terminal mojok.co

Kita Harus Menerima Keberadaan Jamet sebagai Subkultur Buruh Lepas Indonesia

16 November 2020
Sungguh Malang Nasib Orang yang Nggak Doyan Makan Durian terminal mojok.co

Sulitnya Menjadi Penyuka Durian Di Antara Mereka yang Tidak Menyukai Durian

16 September 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus: Teriak Melawan Penindasan di Luar, tapi Seniornya Jadi Aktor Penindas Paling Kejam organisasi mahasiswa eksternal organisasi kampus

Organisasi Mahasiswa Itu Candu, dan Jabatan di Kampus Itu Jebakan yang Pelan-pelan Mematikan

18 Mei 2026
GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula (Pixabay)

GOR Jatidiri Semarang Memang Tempat Olahraga, tapi Nggak Cocok buat Jogging Pemula

21 Mei 2026
Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau Mojok.co

Sumbersari Malang yang Overrated Masih Jadi Daerah Paling Masuk Akal bagi Maba yang Baru Pertama Kali Merantau

16 Mei 2026
Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu Mojok.co

Kos LV Jogja Menjamur: Akhlak Nanti Dulu, Kenyamanan dan Cuan Nomor Satu

17 Mei 2026
Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

Arsenal (Memang) Berhati Nyaman

20 Mei 2026
Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

Paris Van Java Mall Bandung: Estetik, tapi Sama Sekali Nggak Nyaman

18 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.