Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Hiburan Acara TV

Karakter Susanti Sebenarnya Bukti Serial “Upin Ipin” Kurang Serius Merepresentasikan Indonesia dalam Cerita 

Marselinus Eligius Kurniawan Dua oleh Marselinus Eligius Kurniawan Dua
11 Maret 2025
A A
Karakter Susanti Sebenarnya Bukti Serial “Upin Ipin” Kurang Serius Menghadirkan Representasi Indonesia dalam Cerita Mojok.co

Karakter Susanti Sebenarnya Bukti Serial “Upin Ipin” Kurang Serius Menghadirkan Representasi Indonesia dalam Cerita (https://upinipin.fandom.com/ms/wiki/Temanku_Susanti)

Share on FacebookShare on Twitter

Saya sepakat kalau Upin Ipin merupakan tayangan anak-anak asal Malaysia yang sangat bagus. Selalu ada pesan moral yang terselip di setiap episodenya. Belum lagi keberagaman suku, budaya, dan kondisi sosial yang berusaha ditampilkan melalui karakter-karakternya. Tidak terkecuali keberagaman asal negara yang ditunjukkan melalui karakter Susanti yang berasal dari Indonesia.

Diceritakan, Susanti adalah anak asal Indonesia yang pindah ke Malaysia karena mengikuti pekerjaan orang tuanya. Tidak diceritakan secara detail pekerjaan orang tuanya, tapi salah satu tulisan Mojok pernah membahasnya dengan judul Menebak Pekerjaan Orang Tua Susanti “Upin Ipin” di Malaysia. 

Sebagai karakter pendukung cerita, waktu tayang Susanti tidaklah sering. Di tengah kemunculannya yang tidak seberapa itu, Susanti sebenarnya bisa jadi karakter yang unik, apalagi dengan identitas yang dibawanya sebagai orang Indonesia. Ada banyak sisi bisa dieksplor, tapi penulis cerita Upin Ipin tidak melakukannya. Mereka memilih menampilkan Susanti sebagai teman Mei mei saja. Paling mentok, Susanti tampil dengan bahasa Indonesia ketika ngobrol. Padahal bahasa Indonesia dan bahasa Melayu banyak kemiripannya, kalau penonton nggak peka, perbedaan bahasa ini tidak akan tertangkap. Pokoknya tokoh Susanti ini “anyep” saja dan kurang terasa Indonesia-nya.

Menurut saya, kalau penulis Upin Ipin memang serius ingin merepresentasikan Indonesia dalam diri Susanti, mereka akan membuat karakter ini dengan maksimal. Mungkin secara waktu tayang sulit untuk ditambah mengingat statusnya yang hanya sebagai karakter pendukung. Namun, ada banyak cara agar waktu tayang Susanti yang sempit itu begitu berkesan dan Indonesia banget. 

Susanti menampilkan kesenian Indonesia

Penulis cerita bisa menambah scene di mana Susanti menampilkan kesenian khas Indonesia. Misalnya, Susanti yang menari tarian atau menyanyikan lagu daerah-daerah di Indonesia. Kesenian juga bisa merujuk pada keterampilan Susanti memainkan berbagai alat musik tradisional Indonesia. 

Kalau ingin lebih menarik dan mau agak repot, penulis bisa membuat cerita Upin, Ipin, dan kawan-kawannya main ke rumah Susanti. Nah, di rumah itulah nuansa Indonesia yang kental bisa ditampilkan mulai dari ornamennya, hiasan dindingnya, hingga makanan dan minuman yang disuguhkan. 

Saya yakin, episode-episode akan lebih menarik jika ada pertunjukan lintas budaya dan lintas negara. Selama ini hanya kesenian Melayu, China, dan India yang kerap dimunculkan. Kesenian Indonesia sangat jarang atau bahkan belum pernah masuk layar. 

Baca halaman selanjutnya: Diselipkan makanan khas Indonesia…

Baca Juga:

Semakin Dewasa, Saya Sadar Bahwa Makan Sambil Nonton Upin Ipin Itu adalah Terapi Paling Manjur karena Bikin Kita Lupa Diri Terhadap Berbagai Masalah Hidup

Nekat Kuliah S3 di Taiwan Berujung Syok, tapi Saya Merasa Makin Kaya sebagai Manusia

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Maret 2025 oleh

Tags: IndonesiaMalaysiapilihan redaksiSusantisusanti upin ipinupin-ipin
Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Marselinus Eligius Kurniawan Dua

Guru yang baru terjun di dunia menulis. Gemar main game, jalan-jalan, dan kulineran. Suka membahas tentang daerah, sosial, ekonomi, pendidikan, otomotif, seni, budaya, kuliner, pariwisata, dan hiburan.

ArtikelTerkait

Jika Istilah Klitih Diganti, Apakah Jogja Akan Lebih Baik-baik Saja? Terminal Mojok.co

Jika Istilah Klitih Diganti, Apakah Jogja Akan Lebih Baik-baik Saja?

7 April 2022
8 Nama Desa di Banyuwangi yang Unik dan Nyeleneh Mojok.co

8 Nama Desa di Banyuwangi yang Unik dan Nyeleneh

22 Februari 2025
Mojolaban Sukoharjo, Pinggiran Kabupaten yang Nggak Keurus. Pikir Ulang kalau Mau Tinggal di Sini Mojok.co

Mojolaban Sukoharjo, Pinggiran Kabupaten yang Nggak Keurus. Pikir Ulang kalau Mau Tinggal di Sini

4 Februari 2024
Susanti Upin Ipin Menangis, Solidaritas untuk Indonesia

Susanti Upin Ipin Menangis, Solidaritas untuk Indonesia

4 September 2025
Jangan Hidup di Depok Jawa Barat kalau Nggak Siap Bergelut dengan Transportasi Umum yang Bobrok Mojok.co

Jangan Hidup di Depok Jawa Barat kalau Nggak Siap Bergelut dengan Transportasi Umum yang Bobrok

8 Juli 2024
Mohon maaf McD, cinta lama yang coba kalian hidupkan pada McD Thamrin itu sia-sia. Bagi kami, gerai McD Sarinah sebagai tempat pertama kali McD lahir sudah mati dan nggak bisa dilahirkan kembali.

McD Sarinah, Cinta Lama yang Kembali tapi Sudah Nggak Menarik Lagi

9 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja Mojok.co

Sudah Selayaknya Tegal Masuk dalam 10 Besar Kota Paling Toleran, Bukan Jogja

26 April 2026
Kebumen Itu Cantiknya Keterlaluan, tapi Nggak Bisa Jual Diri (Unsplash)

Kebumen, Kabupaten yang Cantiknya Keterlaluan tapi Nggak Bisa Menjual Dirinya Sendiri

27 April 2026
Temanggung yang Terkenal Nyaman Malah Bikin Orang Jombang Nggak Betah Mojok.co

Temanggung yang Terkenal Nyaman Bisa Bikin Orang Jombang Nggak Betah

30 April 2026
Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

Outfit Kabupaten, Hinaan Orang Kota pada Pemuda Kabupaten yang Nggak Adil, Mereka Juga Berhak Berekspresi!

25 April 2026
kecamatan pedan klaten tempat tinggal terbaik di jawa tengah (Wikimedia Commons)

Kecamatan Pedan Klaten: Tempat Tinggal Terbaik di Kabupaten Klaten yang Asri, Nyaman, Penuh Toleransi, dan Tidak Jauh dari Kota

29 April 2026
Mahasiswa Jurusan Sosiologi Nggak Perlu Iri dengan Jurusan Filsafat yang Kerennya Hanya Sesaat Mojok.co

Meskipun Prodi Sosiologi Tidak Relevan dengan Dunia Industri, Menghapusnya Hanya Akan Menghambat Kemajuan Bangsa Ini

30 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya
  • Kos Dekat Kampus: Akal-akalan Mahasiswa “Malas” agar Tak Perlu Bangun Pagi dan Bisa Berangkat Mepet
  • Lulusan S2 di Jepang, Pilih Kerja sebagai Koki di Australia daripada Jadi Dosen di Indonesia karena Terlalu Senioritas
  • Basket Campus League 2026: Jadi Pembuktian Kesolidan Tim Timur dan Label Ubaya sebagai “Raja Basket Jawa Timur”

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.