Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Nomor Urut Partai dan Manuver Othak-Athik Gathuk

Redaksi oleh Redaksi
19 Februari 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Minggu 18 Februari 2019 kemarin, KPU menyelenggarakan pengundian nomor urut untuk partai politik yang lolos verifikasi Pemilu 2019 di kantor KPU.

14 Partai (PDIP, PKB, PPP, Partai Garuda, PAN, Perindo, Hanura, Golkar, NasDem, PKS, Demokrat, Gerindra, PSI, Partai Berkarya) yang masing-masing diwakili oleh Ketua Umum, Sekjen, atau Ketua Pemenangan dipersilahkan untuk mengambil nomor urut sesuai dengan nomor antrean.

Hasil Undian nomor urut partai inilah yang nantinya akan digunakan sebagai bahan untuk sosialisasi kampanye, maka tak heran jika kemudian nomor urut menjadi begitu penting.

Satu per satu partai yang sudah mendapatkan nomor urutnya masing-masing kemudian mulai menyusun strategi-strategi othak-athik gathuk yang mungkin bisa dimaksimalkan.

Maklum saja, ada beberapa nomor yang memang dianggap sebagai nomor strategis ketimbang nomor-nomor yang lain seperti 1, atau 5.

Strategi othak-athik gathuk dianggap sebagai salah satu strategi yang efektif, terutama untuk menyasar pemilih yang masih pemula dan belum terlalu paham dengan dunia politik.

Nomor urut 1, misalnya. Nomor urut ini didapat oleh PKB. Dengan nomor urut yang cantik ini, Ketum PKB Muhaimin Iskandar langsung bersuara, “Bersama kekuatan untuk satu kebersamaan, satu tujuan untuk Indonesia sejahtera.”

Lain PKB, lain pula Gerindra. Partai yang satu justru agak dilematis, ia mendapatkan nomor urut 2. Nomor yang di pemilu 2014 lalu menjadi nomor yang identik dengan Jokowi, yang mana merupakan rival utama Prabowo. Walau begitu, 2 sejatinya adalah nomor yang menarik, karena dengan nomor urut 2, para pendukung Gerindra bisa mendapatkan banyak foto Jokowi atau tokoh-tokoh pendukung Jokowi yang mengacungkan jari yang melambangkan angka 2. Nanti foto-foto tersebut bisa di-spin-of buat seru-seruan, “Jokowi aja pilih 2, masak kamu enggak?”

Golkar dengan Nomor urut 4 juga tak kalah ketinggalan untuk bermain othak-athik gathuk angka. Ketum Golkar Airlangga hartanto mengungkapkan bahwa angka 4 erat dengan program pemenangan Partai Golkar yaitu catur sukses. Angka 4 juga bisa dikaitkan dengan 4 program sembako dari Golkar.

Nasdem sebagai nomor urut 5 juga tak kalah beruntung. 5 adalah jumlah sila pancasila. Tentu itu bisa digunakan, dan nyatanya memang langsung digunakan. “Pancasila lima dasar, NasDem nomor lima, nomor lima untuk restorasi Indonesia,” ucap Sekjen Partai NasDem Johnny G Plate. Kalau mau yang lebih Islami, 5 juga bisa dinisbahkan pada jumlah waktu salat ataupun rukun Islam.

Nah, untuk nomor urut 8 yang dipegang oleh PKS, ia juga cukup bisa untuk diothak-athik gathuk. Ingat, 8 adalah angka yang tak pernah putus, ia melambangkan kesinambungan. Selain itu, 8 juga merupakan angka yang bisa dibolak-balik. Ini menjadi simbol bahwa PKS adalah partai yang tangguh.

Lalu PAN yang mendapatkan nomor urut 12 langsung bermanuver dengan othak-athik gathuk mereka. “Kita saudara, warna boleh beda. Tapi merah putih kita tetap sama. Bulan dalam sisi Allah adalah 12, alhamdulillah kami telah mendapat nomor 12,” kata Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Hanura yang mendapat nomor urut 13 (yang oleh banyak orang disebut sebagai angka sial) juga tak kalah canggih dalam bermanuver othak-athik gathuk. Ketum Hanura Oesman Sapta Odang justru menganggap 13 sebagai angka yang baik. “1 dan 3 kalau digabung itu jadi B, B itu berkah, B itu baik,” kata Oesman.

Nah, yang paling epik tentu saja partai Demokrat yang mendapatkan nomor urut 14. Komandan Satuan Bersama (Kogasma), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan, angka 14 berarti Demokrat siap berjuang bersama rakyat.

Iklan

“Karena 14 itu S14P, Demokrat siap berjuang dan bersama rakyat untuk Indonesia adil dan sejahtera,” ucap AHY.

Yah, selamat untuk para Ketua Umum, Sekjen, juga kader partai yang sudah resmi mendapatkan nomor urut pemilu. Selamat berbahagia. Tapi ingat, bahagianya jangan terlalu diumbar. Hormati perasaan Pak Hendropriyono, Pak Yusril, sama Wak Haji Rhoma Irama yang partainya nggak lolos verifikasi.

Jangan sampai pemilu menghilangkan sikap tepo seliro atau tenggang rasa kita.

Bukan begitu, Wak Haji? Eh….

nomor urut partai

Terakhir diperbarui pada 21 Februari 2018 oleh

Tags: #MojokPilkadakpunomor urutNomor Urut Partai 2019partaiPemilu 2019
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

kpps bantul.MOJOK.CO
Ragam

Curhat Petugas KPPS Bantul, Gaji Sehari Lumayan tapi Hadapi Saksi Galak dan Tekanan di TPS Lebih Menantang  

11 Februari 2024
Rantis Maung, Spesifikasi Tunggangan Prabowo Gibran ke KPU (foto kompas.com:Nirmala Maulana A)
Politik

Rantis Maung Mengantar Prabowo dan Gibran ke KPU, Ini Spesifikasi Kendaraan Buatan Pindad Itu

25 Oktober 2023
Partai Baru Tidak Bisa Ikut Menyumbang Dana Kampanye MOJOK.CO
Kotak Suara

KPU Ingatkan Partai Baru Tidak Bisa Ikut Menyumbang Dana Kampanye Capres dan Cawapres

13 Oktober 2023
bacaleg mojok.co
Kotak Suara

Masa Perbaikan Berakhir, Ada Parpol yang Ganti Bakal Caleg

13 Juli 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Work from home (WFH) untuk ASN tidak peka kondisi pekerja informal MOJOK.CO

WFH 1 Hari ASN Perlu Lebih Peka terhadap Kondisi Pekerja Informal

30 Maret 2026
Naik pesawat Super Air Jet untuk mudik Lebaran ke Jogja

Terpaksa Naik Super Air Jet karena Tiket Murah, tapi Malah Dibikin “Plonga-plongo” karena Kelakuan Sok Asik Awak Kabin

1 April 2026
Trauma memelihara kucing sampai meninggal. MOJOK.CO

Trauma Pelihara Kucing: Penuhi Ego di Masa Kecil, Saat Dewasa Malah Merasa Bersalah usai Anabul Kesayangan Mati

26 Maret 2026
Gen Z rela sise hustle

Tak Cukup Satu Gaji, Gen Z Rela “Side Hustle” dan Kehilangan Kehidupan demi Rasa Aman dan Puas Punya Pekerjaan Sesuai Keinginan

30 Maret 2026
Membuat ibu sangat menyayangi kucing padal awalnya sangat tak suka. Setelah memelihara malah merawat seperti anak sendiri dan sangat terpukul ketika si anabul mati MOJOK.CO

Ibu Jadi Sayang Kucing padahal Awalnya Benci: Dirawat Seperti Anak Sendiri, Terpukul dan Trauma saat Anabul Mati dalam Dekapan

27 Maret 2026
Berhenti Menyalahkan Anak Skena Jalan Gajahmada Semarang! MOJOK.CO

Berhenti Menyalahkan Anak Skena Jalan Gajahmada Semarang!

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.