Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Wikimo Bola

Sriwijaya FC

Redaksi oleh Redaksi
5 April 2017
A A
Hasil Pertandingan Liga 1 Pekan Ke-5: Gol David da Silva Bawa Persebaya Imbangi Sriwijaya FC

Hasil Pertandingan Liga 1 Pekan Ke-5: Gol David da Silva Bawa Persebaya Imbangi Sriwijaya FC

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Laskar Wong Kito. Pernah di satu musim, Sriwijaya FC bermain begitu luar biasa di bawah asuhan Kas Hartadi. Tak hanya sekadar “luar biasa”, Sriwijaya menunjukkan cara bermain yang begitu modern, sangat berbeda dengan cara bermain kebanyakan klub di Indonesia. Satu musim penuh kebahagiaan, yang berujung juara di akhir musim. Kala itu, musim 2011/2012.

Cara bermain modern yang ditunjukkan Sriwijaya mengingatkan kawula sepak bola Indonesia kepada cara bermain Barcelona. Umpan-umpan pendek antar-lini yang mengalir menjadi pemandangan yang “biasa”. Sebuah prestasi yang membuat nama Kas Hartadi mendapat julukan “Kashardhiola”, gabungan Kas Hartadi dan Pep Guardiola.

Saat itu, Guardiola dianggap sebagai pelatih revolusioner, yang memperbaiki wajah Barcelona, mengembalikannya kepada ciri khas Johan Cruyff. Cara bermain Guardiola ini dikenal sebagai juego de posicion atau positional play, yang oleh banyak media-media dan pundit di Indonesia diterjemahkan secara serampangan menjadi “tiki-taka”, sebuah istilah yang bahkan dibenci oleh Guardiola sendiri.

Ketika mampu menyajikan cara bermain yang modern, Sriwijaya punya pemain-pemain yang memang mendukung. Mulai dari penjaga gawang Ferry Rotinsulu, bek dalam diri Ahmad Jufriyanto, Thierry Gathuesi, Nova Arianto, Supardi Nasir, Mohamad Ridwan, dan Mahyadi Panggabean.

Untuk lini tengah, Sriwijaya FC punya nama-nama premium dalam diri Ponaryo Astaman, Firman Utina, Lim Joon Sik, dan Samsul Khaerudin. Posisi penyerang diisi legenda Sriwijaya FC, Keith Kayamba Gumbs, ditemani Si Ular Piton, Budi Sudarsono dan penyerang impor dengan olah bola yang sangat apik, Hilton Moreira.

Ketika menjadi juara, klub yang bermarkas di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, ini mengumpulkan 79 poin, yang tak bisa lagi dikejar Persipura Jayapura di posisi kedua. Keith Kayamba Gumbs menjadi pencetak gol kedua terbanyak dengan catatan 22 gol, kalah dari Alberto Goncalves dari Persipura yang mengumpulkan 25 gol.

Sayangnya, catatan prestasi luar biasa tersebut belum lagi bisa diduplikasi hingga saat ini. Performa Sriwijaya di setiap musim tak bisa dibilang konsisten. Namun, yang paling disayangkan adalah cara bermain Elang Andalas berubah 180 derajat ketika Kas Hartadi hengkang. Tak ada warisan permainan indah ala musim 2011/2012 yang tersisa lagi.

Terakhir diperbarui pada 5 April 2018 oleh

Tags: Liga 1 IndonesiapalembangPersipura Jayapurasriwijaya fc
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya.MOJOK.CO
Catatan

Sriwijaya FC, Tim Bola “Mainan” Politisi yang Dikelola seperti Toko Kelontong, Tapi Saya Tak Malu Pernah “Dibaptis” Jadi Fansnya

5 Februari 2026
Lulusan UNSRI resign dari pegawai bank. MOJOK.CO
Sosok

Lulusan Sarjana UNSRI Pilih Resign sebagai Pegawai Bank, Lebih Menjanjikan Buka Toko Kelontong

21 Januari 2026
5 Penanda Pempek Asli dan Palsu di Jogja Menurut Lidah Orang Palembang.MOJOK.CO
Kuliner

5 Penanda Pempek Asli dan Palsu di Jogja Menurut Lidah Orang Palembang

16 Oktober 2025
Vario 125 dan Suzuki Spin 125 Bikin Anakku Jadi Lebih Sabar MOJOK.CO
Otomojok

Dari Vario 125 ke Suzuki Spin 125: Misi Seorang Ayah Cari Motor Seken untuk Anak Bujang Magang di Lombok

21 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sisi Gelap Gudeg Jogja Harga Naik, Makin Dihina Orang Tolol MOJOK

Sisi Gelap di Balik Naiknya Harga Gudeg Jogja Langganan yang Membuat Stigma Buruk Semua Gudeg Itu Mahal Makin Dihina Orang Tolol

9 April 2026
Mahasiswa muak dengan KKN di desa. Mending magang saja MOJOK.CO

Mahasiswa Sudah Muak dengan KKN: Tak Dapat Faedah di Desa, Buang-buang Waktu dan Tak Dibutuhkan Warga

9 April 2026
Mahasiswa Jogja nugas di coffee shop

Nugas di Kafe Dianggap Buang-buat Duit, padahal Bikin Mahasiswa Jogja Lebih Tenang dan Produktif

6 April 2026
Saya Setuju Orang Jakarta Tajir Tak Betah Slow Living di Desa (Unsplash)

Orang Tajir Jakarta Tak Akan Sanggup Slow Living di Desa karena Menolak Srawung Itu Omong Kosong Kebanyakan Gagal Betah karena Ulahnya Sendiri

7 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.