Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Amien Rais Kerap Diolok di Medsos, Sebut Ada Pasukan Siber Khusus untuk Menyerangnya

Redaksi oleh Redaksi
26 Juli 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Seiring komentar-komentar kontroversialnya mengenai Pemerintah, Amien Rais merasa gerah diserang oleh netizen. Bahkan menyebut ada semacam pasukan siber yang dibikin khusus menjatuhkannya.

Siapa yang mengira, olok-olok di media sosial mengenai Amien Rais ternyata diperhatikan betul oleh politikus PAN ini sendiri. Dalam pandangannya, hal ini menunjukkan bahwa rasa sopan santun rakyat Indonesia sudah mulai menurun belakangan ini.

“Memang kesantunan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sudah mengalami agregasi,” kata Amien seperti diberitakan detik.com.

Seperti yang kita tahu, Amien memang sering mengeluarkan beberapa pernyataan kontroversial. Apalagi jika pernyataannya merupakan upaya untuk menyerang pemerintah. Seperti ketika Amien memberikan dikotomi Partai Allah dan Partai Setan. Dalam penyampaian itu Amien sempat kedapatan menyebut partai-partai apa yang masuk kategori Partai Allah dan apa saja partai yang masuk kategori Partai Setan.

Tak pelak hal ini bikin Amien Rais jadi bahan bully di sosial media. Apalagi pernyataan yang sempat bikin heboh ini membuat mesin pencari Google sampai menampilkan foto Ketua MPR pada era Presiden KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) ini ketika ada user mengetik kata “setan”.

Tidak hanya itu, Amien juga pernah meminta pengajian harus disisipi dengan pesan-pesan politik. Bahkan menurutnya, jika politik tidak dimasukkan dalam pengajian maka akan lucu.

Tidak hanya mengenai agama saja, Amien Rais juga kedapatan menyebut nama Tuhan untuk membenarkan argumentasinya. Seperti ketika berkata bahwa Presiden Jokowi akan dilengserkan oleh Tuhan, sampai bilang kalau Tuhan akan malu jika tidak mengabulkan permintaan terpilihnya presiden baru. Hal-hal yang sebenarnya membuktikan betapa dekatnya Amien dengan Tuhan, sampai tahu sebegitu banyaknya soal Tuhan.

Dari beberapa komentar itu Amien Rais memang jadi bahan bulan-bulanan, dan hal itu ternyata membuat yang bersangkutan gerah. Menurut Amien, belakangan ini ada banyak sekali pihak yang menyudutkan dirinya, lebih-lebih para netizen yang gemar sekali menjadikan pernyataan Amien Rais sebagai bahan guyonan.

Melihat begitu banyak serangan kepada dirinya, Amien menduga ada semacam pasukan siber yang dibuat khusus untuknya. “Orang seperti saya ini ada cybertroops khusus ya. Fahri Hamzah sekian ratus yang nembak. Amien Rais pokoknya gitu, pokoknya segala macam,” katanya.

Ejekan dan olokan ini ternyata juga cukup didengarkan oleh Amien. “Sudah tua, sengkuni, durna. Wah, macam-macam. Tapi sebetulnya saya Alhamdulillah karena ini mengurangi dosa saya itu,” jelasnya.

Sebenarnya tidak hanya netizen yang cukup jahat kepada Amien Rais, kalau diperhatikan ada politisi juga yang pernah menyindir. Lucunya, sindiran ini muncul dari partai yang sedang didekati PAN untuk koalisi. “Pak Amien dulu menggunakan Pak Prabowo sebagai alat, sekarang kok maju. Lucu. Ini orang tua bagi saya cuma lucu-lucan sajalah,” kata Desmond J. Mahesa, Ketua DPP Gerindra.

Tuh, dengerin Pak Amien, anggap saja ini lucu-lucan saja. Nggak usah sampai nuduh netizen sebagai pasukan siber yang khusus dilatih buat nyerang njenengan. Lha gimana? Panjenengan kan emang lucu beneran. (K/A)

Terakhir diperbarui pada 26 Juli 2018 oleh

Tags: abdurrahman wahidAmienAmien RaisFahri HamzahgerindraGus Durmprpanpartai allahpartai setanpengajianpolitikprabowo
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Mens Rea, Panji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme MOJOK.CO
Esai

Mens Rea, Pandji Pragiwaksono sebagai Anak Abah, dan Bahaya Logika Fanatisme

12 Januari 2026
Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti
Video

Gugun El Guyanie : Awalnya Soal Skripsi, Berakhir Membongkar Dinasti

28 Oktober 2025
Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai
Video

Republik dan Bayang Penjajahan yang Tak Usai

25 Oktober 2025
kapitalisme terpimpin.MOJOK.CO
Ragam

Bahaya Laten “Kapitalisme Terpimpin” ala Prabowonomics

21 Oktober 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Ogah mudik apalagi kumpul keluarga saat Lebaran. MOJOK.CO

Kumpul Keluarga Jadi Ajang Menambah “Dosa”: Dengar Saudara Flexing hingga Pura-pura Sukses agar Tidak Dihina Tetangga di Desa

9 Maret 2026
Naik Travel dari Jogja ke Surabaya Penuh Derita, Nyawa Terancam (Unsplash)

Naik Travel dari Jogja ke Surabaya, Niatnya Ingin Tenang Berakhir Penuh Derita dan Nyawa Terancam

13 Maret 2026
Orang Jombang iri dengan Tuban, daerah tetangga sesama plat S yang semakin gemerlap dan banyak wisata alam buat healing MOJOK.CO

Sebagai Orang Jombang Saya Iri sama Kehidupan di Tuban, Padahal Tetangga tapi Terasa Jomplang

12 Maret 2026
iphone 11, jasa sewa iphone jogja.MOJOK.CO

User iPhone 11 Dicap Kuno dan Aneh karena Tak Mau Upgrade, Pilih Dihina Miskin daripada Pusing Dikejar Pinjol

14 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Ilustrasi - Anak pertama dicap gagal.MOJOK.CO

Rela Hidup Miskin di Desa demi “Kebahagiaan” Adik-Adiknya di Kota, tapi Malah Dicap Pemalas dan Beban Keluarga

11 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.