Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Kilas

Ada Nunuk Nuraini dalam Setiap Porsi Indomiemu

Redaksi oleh Redaksi
28 Oktober 2017
A A
nunuk nuraini indomie mojok

nunuk nuraini indomie mojok

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Indomie selalu menghadirkan cerita. Ia hadir dalam asa para mahasiswa di akhir bulan yang jatah uang kiriman orang tuanya hanya cukup untuk beli satu renteng sampo saset. Ia hadir dalam kemarahan setiap insan yang kecewa karena Indomienya tumpah di bak cuci piring saat akan ditiriskan. Ia juga hadir dalam kegembiraan pasangan muda-mudi yang berbunga-bunga saat menyantap mie goreng lombok rawit sepiring berdua.

Indomie hadir dengan semangat keragaman nusantara. Ia membekali dirinya dengan 62 varian rasa yang bisa dinikmati oleh seluruh penduduk Indonesia. Dari rasa standar ayam bawang, sampai rasa yang jelimet seperti rendang dan sambel matah.

Ia seolah ditakdirkan untuk menahbiskan diri sebagai ujung tombak terdepan keberagaman.

Sayang, di balik sederet cerita soal Indomie dan keberagaman rasanya itu, tak banyak yang tahu sosok maestro yang menjadi kunci sukses Indomie.

Namun, pada akhirnya, waktu pun menunjukkan kuasanya. Dalam acara peluncuran Indomie Real Meat rasa baru yang berlangsung di restoran Kembang Goela, Jakarta beberapa waktu yang lalu, maestro ini hadir juga di hadapan publik. Dia adalah Nunuk Nuraini.

Tak ada yang menyangka bahwa perempuan dengan pembawaan yang keibuan itu adalah wanita perkasa yang membuat Indomie bisa berjaya.

Dialah yang menciptakan semua rasa Indomie. Mulai dari rasa original ayam bawang sampai Indomie premium Real Meat yang mulai banyak digemari.

Nunuk Nuraini adalah insinyur lulusan teknologi pangan Universitas Padjajaran Bandung. Di Indofood, dia menjadi orang yang memegang tampuk tertinggi pada bidang rasa Indomie.

Sebagai orang yang suka dengan dunia memasak, Nunuk memang menjadi sosok yang tepat untuk menggawangi proses pembuatan bumbu rasa Indomie. Maklum, kepiawaiannya memasak ditambah keahliannya dalam memanfaatkan teknologi pangan yang canggih menjadikannya sosok istimewa.

Yah, kita semua mungkin sadar, bahwa sosok Ibu Nunuk sangat misterius. Beliau menghindari panggung dan menolak jadi sosok yang berdiri di depan. Ia tetap bekerja di balik layar. Menyajikan Indomie dengan aneka rasa terbaik. Tak akan ada yang meneriakkan namanya selayaknya superstars atau pahlawan perang, tapi yang jelas, Ibu Nunuk pasti selalu merasa bangga, sebab dengan tangannya, ia mampu menyelamatkan banyak perut mahasiswa.

Salam hormat, Bu Nunuk. Kau adalah pahlawan tanpa tanda bumbu. Aa-aa burjo se-Yogyakarta berutang banyak kepadamu.

Nunuk Nuraini

Terakhir diperbarui pada 28 Oktober 2017 oleh

Tags: burjoIndomieMahasiswanunuk nurainipencipta indomierasa indomie
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Tabungan penting, tapi mahasiswa Jogja yang masih harus irit demi makan kesulitan menabung
Sehari-hari

Tabungan Itu Penting, Tapi Mahasiswa Jogja yang Masih Harus Gali Lubang Tutup Lubang Demi Makan Mana Bisa

10 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital: Harga RAM Makin Nggak Ngotak MOJOK.CO
Esai

Bencana AI untuk Mahasiswa, UMKM, dan Pekerja Digital karena Harga RAM Makin Nggak Masuk Akal

16 Januari 2026
Bapak-ibu dihina saudara sendiri karena ingin kuliahkan anak di PTN, tapi beri pembuktian. Meski anak jadi mahasiswa di PTN ecek-ecek tapi jadi sarjana pekerja kantoran MOJOK.CO
Kampus

Ortu Miskin Dihina Saudara Kaya saat Ingin Kuliahkan Anak, Meski Kuliah di PTN Ecek-ecek Malah Punya Karier Terhormat ketimbang Anak Saudara

8 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Jangan Remehkan Supra X 125, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang Mojok.co

Jangan Remehkan Supra X 125 Lawas, Usianya Boleh 16 Tahun, tapi Masih Kuat Diajak Mudik Bali-Semarang

25 Februari 2026
kerja di jepang, merantau.MOJOK.CO

Ironi Kerja di Jepang: Banting Tulang Hingga 5 Kali Lebaran Tak Pulang, tapi Setelah Sukses Hasilnya Tak Bisa Dinikmati

23 Februari 2026
Pakai hp android Samsung S26 terintimidasi user iPhone. Tapi tak berpaling karena Samsung lebih berguna dari iPhone yang hanya memperdaya pengguna MOJOK.CO

Pakai Samsung Terintimidasi User iPhone, Tak Berpaling karena Lebih Berguna dari iPhone yang Memperdaya Penggunanya

26 Februari 2026
5 makanan khas Jawa Timur (Jatim). Beri kesempatan kaum pas-pasan cicipi kuliner terbaik/terenak dunia MOJOK.CO

5 Makanan Khas Jawa Timur yang Beri Kesempatan Orang Pas-pasan Nikmati Kuliner Terenak Dunia, Di Harga Murah Pula

1 Maret 2026
5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau Mojok.co

5 Hal Wajar di Pati yang Ternyata Nggak Lumrah di Jogja, Bikin Syok Saat Pertama Kali Merantau 

25 Februari 2026
Perempuan Jawa Timur kerja di luar negeri rata-rata menjadi ART dan perawat lansia (Caregiver) di Taiwan karena mudah dan gaji besar MOJOK.CO

Susah Payah Kerja di Taiwan: Gaji Rp13 Juta tapi Hampir Gila, Keluarga Tak Pernah Peduli Kabar tapi Cuma Peras Uang

24 Februari 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

Prof. Al Makin: Filsafat sebagai Seni Bertanya dan Jalan Melawan Kemiskinan Nalar

25 Februari 2026
Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

Konservasi Muria: Menjaga Hutan Tanpa Memiskinkan Warga

23 Februari 2026
Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.