Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Penghasilan Minimal Raditya Dika dalam Setahun

Redaksi oleh Redaksi
9 Mei 2018
A A
ilustrasi Raditya Dika Beri Kado Saham buat Anak, Kita juga Bisa Kasih Hadiah Progresif Versi Lain mojok.co kado saham hadiah saham

ilustrasi Raditya Dika Beri Kado Saham buat Anak, Kita juga Bisa Kasih Hadiah Progresif Versi Lain mojok.co kado saham hadiah saham

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Rasanya tak dapat dibantah bahwa sosok Raditya Dika sedang menjadi bahan pembicaraan seminggu terakhir ini. Hal tersebut karena sosok yang selama ini begitu lekat dengan istilah jomblo ini baru saja melangsungkan pernikahannya dengan seorang perempuan bernama Annisa Aziza.

Pernikahannya ini seolah menjadi pelengkap kesuksesannya sebagai seorang lelaki. Maklum saja, karier Raditya Dika sebagai seorang entertainer memang luar biasa moncer. Berawal dari seorang penulis buku yang membuka jalan lewat blog, Raditya Dika kemudian sukses menjadi seorang stand-up comedian, presenter, aktor, bahkan sutradara.

Nah, di rubrik Nafkah edisi kali ini, Mojok Institute tertarik untuk membahas penghasilan Raditya Dika.

Sebagai seorang yang multitalenta dan terjun di banyak bidang, tentu cukup sulit untuk memblejeti kekayaan dan penghasilan seorang Raditya Dika.

Sosok bernama asli Dika Angkasaputra Moerwani ini tentu saja punya banyak sumber panghasilan, betapa tidak, ia mendapatkan royalti buku, penghasilannya dari YouTube, honor main film, bahkan sampai menjadi seorang sutradara.

Mari kita coba kupas satu per satu.

Pertama, penghasilannya dari YouTube. Seperti diketahui, Raditya Dika punya akun YouTube dengan jumlah subscriber mencapai 3,6 juta akun. Jumlah total views videonya sejauh ini sudah menyentuh angka 473 juta. Video pertamanya dibuat pada akhir Juli 2012. Dengan menggunakan patokan CPM (cost per mille) Indonesia 0,68 dolar AS, maka bisa dicari perkiraan penghasilan bulanan Raditya Dika dari Youtube.

(473,846,751 : 1000) x $0,68 : jumlah bulan sejak video pertama.

Hasilnya adalah Rp77,7 juta (dengan kurs dolar Rp13.987) per bulan alias sekitar Rp932 juta per tahun.

Penghasilan lain Raditya Dika selain dari YouTube tentu saja adalah dari royalti buku. Seperti diketahui, Raditya sudah mencetak banyak buku, dari mulai Kambing Jantan, Cinta Brontosaurus, Radikus Makankakus, Babi Ngesot, sampai buku terbarunya, Ubur-Ubur Lembur.

Buku-buku Raditya Dika hampir semuanya cetak ulang berkali-kali. Info dari penerbit Bukune, satu kali cetak, buku Raditya Dika diproduksi sebanyak 10 ribu eksemplar dengan rata-rata cetak ulang per tahun mencapai 5 kali.

Raditya Dika mendapatkan royalti buku sebesar 10% dari harga buku. Jika harga buku rata-rata adalah Rp50 ribu, itu artinya, untuk setiap buku yang terjual, radit mendapatkan Rp5 ribu.

Jika dalam setahun kita anggap ada 2 buku yang dicetak ulang. Maka, perkiraan penghasilan Raditya Dika dari royalti buku dalam satu tahun adalah Rp5.000 x 5 (kali cetak) x 10.000 eksemplar x 2 buku = Rp500 juta/tahun.

Selain YouTube dan royalti buku, penghasilan lainnya berasal dari dunia film. Dalam hal ini, Raditya kerap bertindak sebagai sutradara, penulis skenario, bahkan aktor. Dalam setahun, Raditya Dika bisa mendapatkan penghasilan minimal dari dunia film sebesar Rp525 juta.

Iklan

Nah, jika ditotalkan, maka jumlah penghasilan (minimal) Raditya Dika adalah sebesar Rp1,95 miliar per tahun.

Ditulis minimal karena memang itu adalah penghasilan yang sangat dasar, belum termasuk penghasilan raditya Dika yang lain, seperti endorse, iklan, sampai honornya sebagai pengisi acara di berbagai stasiun televisi macam Comic Action, Stand Up Comedy Indonesia (Kompas TV), Galau Nite (Metro TV), Stand Up Comedy Academy (Indosiar), Gen Z (Trans 7), dan juga Bukan Sekedar Wayang (NET.)

Nah, kan, selain kecantikan istrinya, hal lain yang juga pantas untuk menjadikan iri terhadap Raditya Dika memanglah kekayaannya.

Dulu jomblo dan kaya raya, sekarang menikah dan tetap kaya raya.

Raditya dika

Terakhir diperbarui pada 9 Mei 2018 oleh

Tags: honor raditya dikakekayaan raditya dikapenghasilan raditya dikaroyalti raditya dika
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

No Content Available
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pilih resign dan kerja jadi penulis di desa ketimbang kerja di luar negeri di Singapura

Resign dari Perusahaan Bergaji 3 Digit di Luar Negeri karena Tak Merasa Puas, Kini Memilih Kerja “Sesuai Passion” di Kampung Halaman

2 April 2026
Punya rumah besar di desa jadi simbol kaya tapi terasa hampa MOJOK.CO

Punya Rumah Besar di Desa: Simbol Kaya tapi Percuma, Terasa Hampa dan Malah Iri sama Kehidupan di Rumah Kecil-Sekadarnya

2 April 2026
Jurusan Kebidanan Unair tolong saya dari kekecewaan gagal kuliah di Kedokteran. MOJOK.CO

Tinggalkan Mimpi Jadi Dokter karena Merasa Bodoh dan Miskin, Lulus dari Jurusan Kebidanan Unair Malah Bikin Hidup Lebih Bermakna

6 April 2026
Pengunjung Candi Pramabanan di Jogja selama Lebaran 2026. (sumber: InJourney)

InJourney Sukses Dapat Untung selama Arus Mudik dan Lebaran 2026 dengan Tata Kelola yang Optimal

2 April 2026
Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat” MOJOK.CO

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Kerja WFH untuk ASN bukan solusi. MOJOK.CO

WFH 1 Hari dalam Seminggu Cuma Bikin Pekerja Boncos dan Nggak Produktif, Lalu Di Mana Efisiensi Pemakaian Energinya?

6 April 2026

Video Terbaru

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026
Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.