Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Nafkah

Menghitung Kekayaan Sri Mulyani, Menteri Keuangan Kebanggaan Indonesia

Redaksi oleh Redaksi
17 Oktober 2018
A A
sri mulyani
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Tahun ini, Menteri Keuangan kita, Sri Mulyani Indrawati memang sedang moncer-moncernya. Ia baru saja mendapatkan penghargaan sebagai menteri keuangan terbaik tahun 2018 se-Asia Pasifik versi Majalah Global Markets. Kiprah gemilangnya sebagai menteri keuangan dianggap cukup berhasil dalam mengelola neraca keuangan Indonesia dengan sangat baik di tengah hantaman ekonomi global yang melanda banyak negara di dunia.

Ia menjadi Menteri Keuangan terbaik di saat para penduduk dunia keuangannya tidak sedang dalam kondisi yang baik.

Penghargaan tersebut semakin menambah koleksi penghargaan yang memang sebelumnya sudah bejibun memenuhi etalase kariernya.

Sebelum ini, Sri Mulyani sudah lebih dulu mendapatkan penghargaan sebagai menteri terbaik di dunia di World Government Summit beberapa waktu yang lalu, ia juga mendapatkan penghargaan sebagai menteri keuangan terbaik versi Majalah Euromoney, serta penghargaan Menteri Keuangan Terbaik se-Asia 2017 oleh majalah Finance Asia.

Nah, selayaknya Ibu Susi yang senantiasa dekat dengan ikan, Sri Mulyani yang seorang menteri keuangan, tentu saja dekat dengan uang. Tiada hari tanpa memikirkan uang. Pokoknya yang ada di pikirannya cuma uang, uang, dan uang (Lho, kok narasinya jadi kelihatannya seperti mata duitan gini ya, Hahaha, ampun Bu Sri).

Di rubrik nafkah edisi kali ini, Mojok Institute mencoba untuk mengulik seberapa besar kekayaan seorang Sri Mulyani. Maklum saja, tim Mojok penasaran dengan kekayaan sosok yang setiap hari bergelut dengan uang ini.

Tak susah bagi Mojok untuk mengetahui kisaran kekayaan Sri Mulyani. Ini bukan karena Mojok punya banyak agen atau telik sandi yang mumpuni lho ya, ini murni karena laporan kekayaan Sri Mulyani bisa dilihat di data LHKPN yang memang diakses oleh banyak orang.

Mari kita bahas kekayaannya satu per satu.

Menurut catatan LHKPN, perempuan yang pernah menjabat sebagai Executive Director Dana Moneter Indonesia ini punya aset berupa tanah dan bangunan senilai Rp30,2 miliar.

Kemudian ada aset benda bergerak berupa logam mulia senilai Rp100 juta, barang seni atau antik senilai Rp50 juta, serta benda lainnya senilai Rp261,5 juta.

Ada juga aset berupa surat berharga (kemungkinan berupa saham) senilai Rp10,2 miliar.

Dan, yang paling pamungkas, aset kekayaan berupa giro atau setara kas senilai Rp4,08 miliar dan US$842.372.

Jika seluruh aset di atas dijumlahkan, maka total kekayaan seorang Sri Mulyani adalah sebesar Rp45,022 miliar dan US$842,372.

Ehm… untuk ukuran seorang menteri, nggak bisa disebut kaya raya, tapi nggak bisa disebut miskin juga sih…

Iklan

kekayaan sri mulyani

Terakhir diperbarui pada 17 Oktober 2018 oleh

Tags: kekayaanmenteri keuangansri mulyani
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Tembakau Hidupi 6 Juta Orang tapi Mau Dibunuh? Bajingan Sekali! MOJOK.CO
Esai

Industri Hasil Tembakau Menghidupi 6 Juta Petani dan Rakyat Kecil tapi Kamu Mau Membunuh Sumur Rezeki Ini? Kamu Jahat Sekali

2 Oktober 2025
Dukung kebijakan Purbaya tak naikkan cukai rokok. MOJOK.CO
Catatan

4 Alasan Kebijakan Purbaya Tak Naikkan Cukai Rokok Tak Perlu Ditentang

1 Oktober 2025
Purbaya Hendak Selamatkan Petani, tapi Malah Dijegal (Rokok Indonesia:Ekosaint)
Pojokan

Niat Mulia Purbaya Mencegah Kematian Industri Tembakau Malah Dihalangi, Sementara Aksi Premanisme Sri Mulyani Memeras Keringat Petani Dibela

1 Oktober 2025
Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak
Pojokan

Sebaiknya Kita Berhenti Menganggap Guru Itu Profesi Mulia, agar Mereka Bisa Digaji Jauh Lebih Layak

4 September 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Orang Jombang iri dengan Tuban, daerah tetangga sesama plat S yang semakin gemerlap dan banyak wisata alam buat healing MOJOK.CO

Sebagai Orang Jombang Saya Iri sama Kehidupan di Tuban, Padahal Tetangga tapi Terasa Jomplang

12 Maret 2026
Seorang kakak (anak perempuan pertama) kerja keras jadi tulang punggung keluarga gara-gara ortu miskin dan adik tidak tahu diri MOJOK.CO

Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga

11 Maret 2026
Perantau Minang di kantin kereta api Indonesia (KAI) dalam perjalanan mudik Lebaran

Perantau Minang Gabut Mudik Bikin Tanduk Kerbau dari Selimut KAI, Tak Peduli Jadi Pusat Perhatian karena Suka “Receh”

13 Maret 2026
Bus ekonomi jalur Jogja Jambi menyiksa pemudik. MOJOK.CO

Ujian Terberat Laki-laki yang Lebih Kejam dari Menahan Rindu: Dihajar Rute Bus Ekonomi Jogja Jambi hingga Terserang “Man Flu”

13 Maret 2026
Kuliner Sunda yang tidak ada di Jogja, seblak buat perantau ingin mudik Lebaran

Alasan Orang Sunda Ingin Mudik Bukan Hanya Keluarga, tapi Tak Tahan Siksaan Makanan Jogja yang Rasanya “Hambar”

10 Maret 2026
Makanan Khas Jawa Timur Obat Rindu Kala Mudik ke Surabaya (Aly Reza/Mojok.co)

Makanan Khas Jawa Timur yang Paling Tidak Bisa Dihindari, Jadi Pelepas Rindu ketika Mudik Setelah “Disiksa” Makanan Jogja

14 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.