Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Klasemen Perolehan Medali Kontingen Indonesia di Asian Games 2018 Setelah Hari Ketujuh

Redaksi oleh Redaksi
26 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Per Sabtu (25/8), Indonesia berhasil menempati posisi kelima dalam klasemen Asian Games 2018. Cabang olahraga mana saja yang telah menyumbang kejayaan?

Hingga hari ketujuh Asian Games 2018, Indonesia masih berada dalam posisi lima besar klasemen perolehan medali. Hampir setiap hari, perwakilan Indonesia dalam cabang-cabang olahraga tertentu dengan konsisten menyumbang setidaknya satu medali emas.

Per hari Sabtu (25/8), kontingen Indonesia meraih medali emas kembali. Kali ini, medali disabet dari nomor ganda campuran oleh pasangan Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi. Keberhasilan ini sekaligus menjadi medali emas kesepuluh yang dicapai Indonesia. Jumlah 10 medali emas ini sebenarnya sama dengan medali emas Korea Utara, meski Indonesia tetap lebih unggul karena jumlah medali perak dan perunggu.

Hingga saat ini, Indonesia berhasil meraih total 38 medali dengan rincian 10 emas, 12 perak, dan 16 perunggu. Menempati posisi kelima, Indonesia memiliki jarak empat emas oleh Iran yang berada di posisi keempat.

Berikut adalah klasemen perolehan medali di Asian Games 2018 dalam urutan sepuluh besar per Sabtu (25/8):

  1. China (71 emas, 49 perak, 29 perunggu)
  2. Jepang (34 emas, 31 perak, 43 perunggu)
  3. Korea Selatan (24 emas, 26 perak, 33 perunggu)
  4. Iran (14 emas, 11 perak, 9 perunggu)
  5. Indonesia (10 emas, 12 perak, 16 perunggu)
  6. Korea Utara (10 emas, 5 perak, 6 perunggu)
  7. Thailand (8 emas, 8 perak, 24 perunggu)
  8. Taiwan (6 emas, 11 perak, 12 perunggu)
  9. India (6 emas, 5 perak, 17 perunggu)
  10. Uzbekistan (5 emas, 10 perak, 7 perunggu)

Adapun dari keseluruhan 38 medali yang diraih Indonesia, berikut adalah rincian cabang olahraga yang terkait:

Medali Emas (10):

  • Khoiful Mukhib (downhill)
  • Tiara Andini Prastika (downhill)
  • Eko Yuli Irawan (angkat berat)
  • Defia Rosmaniar (taekwondo)
  • Lindswell Kwok (wushu)
  • Tim putra ketepatan mendarat (paralayang)
  • Jafro Megaranto (paralayang)
  • Aries Susanti Rahayu (panjang tebing)
  • Tim putra LM8+ (dayung)
  • Christopher Rungkat/Aldila Sutjiadi (tenis)

Medali Perak (12):

  • Sri Wahyuni Agustiani (angkat besi)
  • Edgar Xavier Marvelo (wushu)
  • Tim putri ketepatan mendarat (paralayang)
  • Tim putra (bulu tangkis)
  • Tim putra LM4 (dayung)
  • Puji Lestari (panjat dinding)
  • Tim putra quadruple scull (dayung)
  • Aero Sutan Aswar (jet ski)
  • Rifda Irfanaluthfi (senam)
  • I Gusti Bagus Saputra (BMX)
  • Tim perahu naga putri (dayung)
  • M Sejahtera Dwi Putra (menembak)

Medali perunggu (16):

  • Nining Porwaningsih (downhill)
  • Surahmat (angkat besi)
  • Achmad Hulaefi (wushu)
  • Tim putri (bulu tangkis)
  • Tim putra (sepak takraw)
  • Yusuf Widianto (wushu)
  • Puja Riyaya (wushu)
  • Julianti dan Rokayah (dayung)
  • Rika Wijayanti (paralayang)
  • Aspar Jaelolo (panjat tebing)
  • Tim putri Women’s Four (dayung)
  • Agus Prayoko (senam)
  • Aqsa Sutan Aswar (jet ski)
  • Ganda putra (sepak takraw)
  • Wiji Lestari (BMX)
  • Ahmad Zigi Zaresta Yuda (karate)

Dibuka sejak tanggal 18 Agustus lalu, Asian Games bakal diselenggarakan hingga 2 September 2018. Kira-kira, bisakah Indonesia mempertahankan dan meningkatkan posisinya? (A/K)

Terakhir diperbarui pada 26 Agustus 2018 oleh

Tags: angkat beratasian games 2018downhillEko Yuli Irawanemasklasemen sementarakorea utaralima besarperakperolehan medaliperunggu
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

Jangan Cuma Beli Emas, Perak Juga Bisa Jadi “Senjata Rahasia” Saat Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja.MOJOK.CO
Catatan

Jangan Cuma Beli Emas, Perak Juga Bisa Jadi “Senjata Rahasia” Saat Dunia Sedang Tidak Baik-Baik Saja

29 Januari 2026
Cerita Ildo drummer band Perunggu pilih resign kantor demi keluarga MOJOK.CO
Sosok

Ildo Perunggu: Dari “Anak Kantoran” Jadi Full Time Drummer demi Tebus Waktu bersama Keluarga Kecilnya

20 Agustus 2025
Mahasiswa Jawa Timur kuliah di PTN Jogja mendadak goblok karena selera musik MOJOK.CO
Ragam

Mahasiswa Jatim di PTN Jogja: Jadi Goblok Perkara Beda Selera Musik, Dicap “Rendahan” Hanya karena Tak Tahu Perunggu-FSTVLST

18 Agustus 2025
Harga Emas Hari Ini Naik- Berikut Simulasi Untung Nabung Emas MOJOK.CO
Esai

Harga Emas Hari Ini Kembali Naik, Berikut Alasan Anak Muda Wajib Melek Aset Safe Haven dan Simulasi Menabung Emas yang Menguntungkan

24 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Blok M dan Jakarta Selatan (Jaksel) dilebih-lebihkan, padahal banyak jamet MOJOK.CO

Blok M dan Jakarta Selatan Aslinya Banyak Jamet tapi Dianggap Keren, Kalau Orang Kabupaten dan Jawa Eh Dihina-hina

14 Maret 2026
Mahasiswa Pariwisata UGM Jogja belajar dari kepala suku di Raja Ampat, lebih dari ilmu kuliah

Mahasiswa UGM Belajar Kehidupan dari Kepala Suku di Raja Ampat, Merasa “Kecil” karena Ilmu di Kuliah Sebatas Teori tanpa Aksi Nyata

13 Maret 2026
Ilustrasi mudik lebaran, perumahan.MOJOK.co

Enaknya Lebaran di Perumahan Kota yang Tak Dirasakan Pemudik di Desa, Dianggap Kesepian padahal Lebih Tenang

11 Maret 2026
Mudik Lebaran dengan pesawat

Saya Tidak Peduli Keluar Duit Lebih Banyak demi Tak Mengorbankan Kenyamanan, Pilih Mudik dengan Pesawat daripada Mode Apa Pun

11 Maret 2026
Ada kehangatan dan banyak pelajaran hidup di dalam kereta api (KA) ekonomi yang sulit didapatkan user KA eksekutif kalau terlalu eksklusif MOJOK.CO

Kehangatan dan Pelajaran Hidup di Kereta Api (KA) Ekonomi yang Sulit Ditemukan di KA Eksekutif

13 Maret 2026
Mudik Lebaran naik bus murah berujung menyesal. MOJOK.CO

Habiskan Waktu 78 Jam di Bus untuk Mudik Berujung Kapok dan Frustrasi: Harus Tahan Bau Badan, BAB, hingga “Ditakuti” Teman Sebangku

11 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.