Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame Moknyus

Batal Dapat USD 1,5 Juta, Idrus Marham Ditahan KPK

Redaksi oleh Redaksi
1 September 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Setelah mundur dari jabatan Menteri Sosial, Idrus Marham ditahan KPK meski baru menjalani satu kali pemeriksaan.

Minggu (24/8) lalu, publik dikejutkan dengan keputusan Idrus Marham yang mundur dari jabatannya sebagai Menteri Sosial dan kepengurusan Partai Golkar.

Tak perlu waktu lama, mundurnya Idrus Marham ini langsung disusul dengan status dirinya yang kini secara resmi menjadi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Ya, Idrus Marham ditahan KPK Jumat (31/8) kemarin.

Wah, ada apa?

Mantan Sekretaris Jenderal Partai Golkar ini sebelumnya menjalani pemeriksaan perdana sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dan suap pada proyek PLTU-1 Riau. Diduga, Idrus berperan dalam pemberian dana suap yang ditujukan untuk Wakil Ketua Komisi VII DPR Eni Maulani Saragih sebesar Rp 4 miliar pada bulan November dan Desember 2017, serta Rp 2 miliar pada bulan Maret dan Juni 2018.

Disebutkan, sumber dana suap tadi adalah pemegang saham Blackgold Natural Resources Limited, Johannes Budisutrisno Kotjo. Blackgold Natural Resources sendiri merupakan perusahaan anggota konsorsium PT Pembangkitan Jawa-Bali (PJB) yang berperan sebagai kontraktor pada proyek PLTU-1 Riau.

Bersama Eni Maulani Saragih, Johannes juga telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Dalam pengembangan pemeriksaan keduanyalah, nama Idrus Marham akhirnya muncul. Diduga, Idrus diiming-imingi uang sebesar USD 1,5 juta atas upayanya menciptakan kesepakatan kerja sama pada proyek tersebut.

Siapa sangka, dalam pemeriksaan perdananya yang berlangsung siang hari hingga pukul 18.25, Idrus Marham langsung “dihadiahi” rompi tahanan oranye, alias resmi menjadi tahanan KPK. Meski begitu, ia mengaku sangat menghormati proses pemeriksaan yang dilakukan KPK.

“Jadi begini, seperti yang sudah saya jelaskan sebelumnya, bahwa saya menghormati proses hukum yang dilakukan oleh KPK dan saya dari awal menyatakan siap mengikuti seluruh proses-proses dan tahapan-tahapan yang ada.”

Lagi pula, masih menurut Idrus, ia memang telah mempersiapkan diri kalau-kalau ia bakal langsung ditahan setelah pemeriksaan berlangsung. Secara sadar, Idrus memahami bahwa statusnya sebagai tersangka akan membuat dirinya ditahan.

Secara terpisah, juru bicara KPK Febri Diansyah membenarkan kabar yang menyebutkan Idrus Marham ditahan KPK ini. “(Beliau) ditahan 20 hari pertama di rutan cabang KPK di K4,” tutur Febri.

Ditetapkannya Idrus Marham ditahan KPK ini dimulai sejak pengunduran dirinya sebagai Menteri Sosial dan kepengurusan Partai Golkar. Menurut keterangan resmi, keputusan tersebut diambil sebagai bentuk pertanggungjawaban Idrus agar dapat lebih fokus menghadapi pemeriksaan pihak berwenang terkait dirinya yang diduga terlibat kasus suap proyek PLTU Riau-1.

Kala itu, Idrus menyatakan bahwa dirinya akan bersikap kooperatif dalam menjalani proses hukum.

“Jadi memang perlu fokus. Nah inilah yang perlu saya jelaskan kepada saudara sekalian dan masyarakat Indonesia, dan sekali lagi saya hormati proses-proses yang dilakukan KPK,” terangnya. (A/K)

Terakhir diperbarui pada 1 September 2018 oleh

Tags: BlackGoldEni Maulani SaragihIdrus Marham ditahan KPKJohannes Budisutrisno KotjoPLTU-1 Riautahanantersangka
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

anggota laskar fpi
Kilas

Polisi Dianggap Lucu Karena Tetapkan Enam Anggota Laskar FPI yang Sudah Tewas sebagai Tersangka

4 Maret 2021
Sudah Kepentok, Polisi Tetapkan Veronica Koman Masuk Daftar Pencarian Orang MOJOK.CO
Pojokan

Polisi DPO-kan Veronica Koman Meski Sudah Ditegur PBB untuk Tak Kriminalisasi Pejuang HAM

21 September 2019
Ustaz Rahmat Baequni Tersangka Hoaks - MOJOK.CO
Esai

Ustaz Rahmat Baequni Tersangka Hoaks dan Kisah Penyihir Abad Pertengahan

22 Juni 2019
Pojokan

Guru Pendukung Prabowo yang Sebar Hoax itu Maksudnya Pengen Jokowi Menang Apa Ya?

11 Januari 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda Penuh Dusta yang Celakanya Pernah Menjadi Mitos dan Membuatnya Dikagumi karena Motor Ini Memang Meyakinkan

5 April 2026
Derita Pedagang Es Teh Jumbo: Miskin, Disiksa Israel dan Amerika MOJOK.CO

Semakin Berat Perjuangan Pedagang Es Teh Jumbo: Sudah Margin Keuntungan Sangat Tipis Sekarang Terancam Makin Merana karena Kenaikan Harga

9 April 2026
Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elit dan Realitas yang Sulit MOJOK.CO

Meminta Dosen-Mahasiswa Jalan Kaki ke Kampus ala Eropa: Antara Visi Elite dan Realitas yang Sulit

10 April 2026
Kelas menengah ke bawah harus mawas diri Kalau pemasukan pas-pasan jangan maksa gaya hidup dalam standar dan tren media sosial MOJOK.CO

Kelas Menengah ke Bawah Harus Mawas Diri, Pemasukan Pas-pasan Gaya Hidup Jangan Pakai Standar dan Tren Media Sosial

6 April 2026
Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah.MOJOK.CO

Geger Sepehi 1812: Bukti Keteguhan Sri Sultan Hamengkubuwono II Menolak Tunduk pada Penjajah

5 April 2026
Warga Desa Sebenarnya Muak dengan Orang Kota yang Datang Buat Sok Slow Living: Arogan, Tak Membaur, Anggap Warga Asli Cuma “Figuran” MOJOK.CO

Tiga Kali Gagal Seleksi CPNS, Pas Sudah Diterima Jadi ASN Malah Tersiksa karena Makan “Gaji Buta”

7 April 2026

Video Terbaru

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

Keropak Ferrara dan Warisan Islam Jawa yang Tumbuh dari Kedalaman Batin

9 April 2026
Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

Prof. Al Makin: Persia, Islam, dan Warisan Intelektual yang Terancam Konflik

6 April 2026
Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

Tirto Utomo, Aqua dan Kenapa Kita Tidak Bisa Minum Air Keran?

4 April 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.