Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Rame List

5 Menu Makanan yang Cocok Dinikmati Tahanan KPK

Tahanan KPK itu cocoknya dikasih oseng-oseng paku payung aja.

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
28 April 2018
A A
5 Menu Makanan yang Cocok Dinikmati Tahanan KPK MOJOK.CO

5 Menu Makanan yang Cocok Dinikmati Tahanan KPK MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Munculnya beberapa nama yang diresmikan sebagai tahanan KPK menimbulkan pertanyaan masyarakat soal perlakuan petugas kepada mantan pejabat-pejabat ini, termasuk soal kebutuhan pangan. Apakah kebutuhan makan mereka terpenuhi? Menu seperti apa sajakah yang paling cocok untuk mereka?

Belakangan, beberapa nama mantan pejabat terjerat kasus korupsi dan positif jadi tahanan KPK. Sebut saja Setya Novanto dan mantan aktor yang berparas tampan, Zumi Zola, sebagai contohnya. Tersangka-tersangka tahanan KPK ini pun bakal segera mendekam di balik jeruji besi sambil merenungi kesalahannya.

Iklan

Tanpa mengesampingkan kebutuhan pokok tahanan KPK sebagai manusia biasa, perlu kita pahami bersama bahwa mereka berhak mendapat asupan gizi yang tepat demi memenuhi kebutuhan pangan. Nah, di sinilah peran penting pihak KPK dan rumah tahanan (rutan) untuk memfasilitasi para tahanan dengan pilihan makanan yang tepat.

Tentu saja, karena mereka adalah tersangka yang terjerat kasus korupsi uang rakyat, tak ada salahnya kalau kita sekali-kali memikirkan urusan perut mereka, bukan?

Berikut ini adalah menu-menu makanan yang sekiranya bisa dinikmati oleh tahanan KPK, lengkap dengan filosofi di baliknya. Mamam, nih, Bapak-Bapak, Ibu-Ibu~

Pete

Tapi mentahan aja, yang busuk lebih bagus lagi.
Tapi mentahan aja, yang busuk lebih bagus lagi.

Meski merupakan makanan kesukaan DJ Katty Butterfly yang cantik jelita, pete tetaplah pete yang memiliki aroma khas. Makanan ini dirasa cocok diberikan pada para tahanan KPK agar mereka menyadari bahwa tindakan korupsi yang mereka lakukan adalah sesuatu yang sungguh busuk dan mambu~

Menu-menu tradisional

Tahanan KPK boleh makan kue cucur aja selama lima tahun.
Tahanan KPK boleh makan kue cucur aja selama lima tahun.

Ada baiknya tahanan KPK diberi kesempatan untuk menikmati jajanan tradisional, seperti tiwul, apem, dan cenil. Namun, agar lebih berkesan, mereka harus membuat makanan ini sendiri. Nantinya, KPK hanya menyediakan bahan mentahnya. Nggak boleh nyontek menu di internet atau buku catatan. Kalau nggak jadi, ya, makan bahan mentahnya aja. Biar kapok.

Buah-buahan

Kasih buah buat tahanan KPK biar kuat menderita.
Kasih buah buat tahanan KPK biar kuat menderita.

Agar tetap sehat dan bugar, para penjahat itu boleh makan buah. Supaya lebih menantang, buah yang diberikan pun haruslah segar. Artinya, mereka harus diberi waktu barang sejenak untuk memetik buah sendiri di lahan rutan. Yaaa itung-itung biar mereka inget, kalau mau dapet yang enak itu harus kerja, bukan leha-leha doang terus tiba-tiba kaya~

Es kepal Milo

Kasih es kepal Milo tiap hari selama 3 tahun, misalnya.
Kasih es kepal Milo tiap hari selama 3 tahun, misalnya.

Ya, kamu tidak salah baca. Makanan (eh atau minuman, ya?) kekinian ini bisa jadi salah satu pilihan menu untuk tahanan KPK. Kenapa? Karena susu cokelat itu manis dan jumlahnya banyaaaak. Seperti yang kita ketahui, makan makanan manis terlalu banyak bisa menyebabkan eneg dan potensi diabetes. Sama halnya dengan korupsi: manis dilakukan karena dapet duit, tapi berbahaya karena mencuri hak orang lain. Jahat, sih, kamu 🙁

Nggak usah makan. Puasa.

Puasa, selamanya....
Puasa, selamanya….

Sudahlah, begini saja. Supaya mereka ingat dengan Tuhan. Allahuakbar!

BACA JUGA Begini Rasanya Disingkirkan Pakai TWK dan 4 Alasan Menjadi ASN KPK Itu Terlalu Rumit Dipahami dan tulisan lainnya dari Aprilia Kumala.

Terakhir diperbarui pada 25 Oktober 2021 oleh

Tags: DJ butterflyes kepal miloKPKSetya Novantotahananzumi zola
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat MOJOK.CO
Esai

Gus Ipul, Awas Kutukan Sepatu Hitam di Sekolah Rakyat 

11 Mei 2026
Bupati dan Walikota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan MOJOK.CO
Tajuk

Bupati dan Wali Kota yang Korupsi Itu Lebih dari Sekadar Mengerikan

13 April 2026
Sejumlah Menteri Terjerat Korupsi, Dewan Guru Besar Minta KPK Tak Tebang Pilih. MOJOK.CO
Kilas

Sejumlah Menteri Terjerat Korupsi, Dewan Guru Besar Minta KPK Tak Tebang Pilih

17 Juni 2023
Siapkan Gugatan PTUN, PP Muhammadiyah Tolak Perpanjangan Jabatan KPK. MOJOK.CO
Kilas

Siapkan Gugatan PTUN, PP Muhammadiyah Tolak Perpanjangan Jabatan KPK

14 Juni 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

cari kerja, UGM.MOJOK.CO

300 Lamaran Kerja Ditolak, Lulusan UGM Pilih “Turunkan Standard”: Sadar Bursa Kerja Sedang Tak Baik-Baik Saja

15 Juli 2026
Pakai jastip Mie Gacoan di Jombang: bayar lebih mahal untuk menu membagongkan MOJOK.CO

Pakai Jastip Mie Gacoan Ala Orang Jombang Pinggiran: Niat Hindari Kenorakan, Yang Datang Menu Membagongkan

20 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
kerja, lulusan SMA di keluarga penuh sarjana.MOJOK.CO

Cerita Lulusan SMA yang Berhasil Mapan Tanpa Ijazah S1, tapi Diam-Diam Menyesalinya dan Merasa Iri pada Sarjana

21 Juli 2026
Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya MOJOK.CO

Kita Membeli Sabun karena Wanginya, Bukan karena Tahu Kandungannya

18 Juli 2026
Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri? MOJOK.CO

Beli Saham karena Finfluencer, Rugi Ditanggung Sendiri?

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.