Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Trailer One Piece Live Action Season 2 Rilis di Saat Indonesia Sedang Gencar-gencarnya Merazia Bendera Mugiwara, Sindiran Paling Keras dan Kocak dari Dunia

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
11 Agustus 2025
A A
Bendera One Piece Berkibar Bukan karena Makar, tapi karena Rakyat Hanya Ingin Tertawa dan Bahagia Bersama Nika one piece live action

Bendera One Piece Berkibar Bukan karena Makar, tapi karena Rakyat Hanya Ingin Tertawa dan Bahagia Bersama Nika (Sumber Gambar: One Piece Fandom Wiki)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Trailer One Piece live action season 2 rilis kemarin, dan menurut saya ini kebetulan yang bener-bener kocak. Sebab, di Indonesia, One Piece sedang jadi topik paling sensitif…

Bagi pemerintah sih. Bagi rakyat mah, biasa aja, kagak ada nyerem-nyereminnya.

Mengklaim bahwa Netflix merilis trailer One Piece live action di saat ini sebagai respons atas tindakan aparat terhadap jolly roger Mugiwara sih menurut saya berlebihan sih. Tapi misalnya ada, sebenernya ya nggak ngagetin. Sebab, yang namanya penyedia entertainment, pasti wajib membaca tren kan.

Nah, larangan jolly roger ini kan sudah menyita perhatian dunia. Jadi ya, kalau beneran Netflix aji mumpung, nggak berlebihan juga.

Meski ya, sebenernya malu sih. Menurut saya, perhatian dunia ini sebenernya bisa dianggap sebagai hal memalukan. Tapi, ya kalau pihak yang melakukan dan melarang saja nggak malu, ya sulit. Padahal bisa jadi seperti yang saya tulis kemarin: orang-orang bisa jadi cuma ikut-ikutan karena memang jolly roger Mugiwara itu keren.

“Ormas” di dunia One Piece

Trailer One Piece live action ini menyuguhkan banyak informasi baru. Seperti munculnya Nico Robin, Smoker, Broggy, Laboon, serta Vivi. Lalu disuguhkan bocoran koreografi pertempuran yang jelas lebih bagus ketimbang season sebelumnya. Intinya, trailer ini memberikan kita ekspektasi yang tinggi terhadap season 2.

You guys have to see Laboon. That thing is BIG.

Tapi jujur saja saya tergelitik dengan munculnya Smoker dan Vivi sih di One Piece live action sih. Yaaa sebenernya wajar, mereka memang saatnya tampil. Tapi dengan kondisi Indonesia sekarang, ya jadi nggak bisa untuk nggak mengkait-kaitkan kan.

Kita tahu sendiri, Vivi ini aslinya putri dari kerajaan yang “dijajah” oleh Crocodile, bajak laut antek pemerintah. Crocodile, meski culas, tapi tak bisa ditindak begitu saja oleh pemerintah, karena ya… siapa yang berani?

Kalau dipikir-pikir, organisasi bikin Crocodile, Baroque Works di One Piece, itu kek ormas di Indonesia, yang seringnya “kebal hukum”.

Sedangkan Smoker, anggota Marine, berusaha mengejar Luffy karena dia bajak laut. Mirip banget sama Indonesia sih. Lagi sering ngejar jolly roger Mugiwara. Bedanya ya, kita tahu Smoker ini moralnya nggak remuk. Sedangkan di sini…

Sindirian terhadap Indonesia?

Saya nggak suka otak-atik gathuk. Kalian yang baca artikel ini pun pasti mempertanyakan kenapa saya, redaktur Mojok, menulis hal yang menurut kalian sampah ini. Nggak apa-apa. Tapi jujur saja, ini menarik di pikiran saya.

Seperti yang saya bilang tadi, Netflix, sebagai penyedia entertainment, pasti tau tren yang berkembang. Saya tidak bilang Indonesia adalah pusat dunia, tapi mengingat jolly roger Mugiwara jadi tren di sini sebagai lambang kebebasan dan perlawanan, jadi ya, bisa jadi mereka aji mumpung dan rilis trailer One Piece.

Kalau salah ya nggak ada masalah, kalau bener, ya amat wajar.

Iklan

Tapi jujur saja, saya sih berharapnya salah. Sebab, dunia di dalam One Piece itu beneran kacau. Hidup di dalamnya jelas bukan pilihan yang menyenangkan. Apalagi jika malah kekacauan yagn di dalamnya, benar-benar ada di dunia nyata.

Seperti yang kita, rakyat Indonesia, sedang rasakan sekarang.

Penulis: Rizky Prasetya
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Lebih dari Komik, One Piece Adalah Sejarah Dunia Kita dan catatan menarik lainnya di rubrik POJOKAN

Terakhir diperbarui pada 11 Agustus 2025 oleh

Tags: jolly rogetone pieceone piece live actionone piece live action season 2straw hat piratestrailer one piece live action
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Ketika One Piece Dilarang, Bendera Merah Putih Makin Terkoyak MOJOK.CO
Esai

Sikap Penguasa Melarang Pengibaran Bendera atau Melukis Mural One Piece Justru Semakin Mengoyak Kedaulatan Bendera Merah Putih

9 Agustus 2025
Bendera One Piece Berkibar Bukan karena Makar, tapi karena Rakyat Hanya Ingin Tertawa dan Bahagia Bersama Nika one piece live action
Pojokan

Bendera One Piece Dirazia Itu Aneh, Masak Negara Takut sama Simbol Tokoh Kartun?

6 Agustus 2025
One Piece Penyelamat dari Kemalangan Menjadi Orang Indonesia MOJOK.CO
Esai

Salah Satu Alasan Saya Bertahan Hidup Sebagai Orang Indonesia Adalah Menunggu One Piece Tamat

5 Agustus 2025
Bendera One Piece Berkibar Bukan karena Makar, tapi karena Rakyat Hanya Ingin Tertawa dan Bahagia Bersama Nika one piece live action
Pojokan

Bendera One Piece Berkibar Bukan karena Makar, tapi karena Rakyat Hanya Ingin Tertawa dan Bahagia Bersama Nika

2 Agustus 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Eksekutif, Kereta eksekutif KAI Jogja ke Jakarta nggak nyaman. MOJOK.CO

Penyesalan Penumpang Kereta Eksekutif: Bayar Mahal untuk Layanan Mewah, Malah Lebih Nyaman Pakai Kereta Gaya Lama

31 Maret 2026
Menjadi Dosen itu Ibarat Aktor Drakor: Dari Tri Dharma jadi Triduka, Saking Diminta Bisa Segalanya MOJOK.CO

Menjadi Dosen itu Ibarat Aktor Drakor: Dari Tri Dharma jadi Triduka, Saking Diminta Bisa Segalanya

27 Maret 2026
Album baru ARIRANG BTS. MOJOK.CO

Sekecewanya ARMY dengan Album “ARIRANG”, Patut Diakui kalau Lagu-lagu BTS Selamatkan Hidup Banyak Orang

29 Maret 2026
Realitas Pahit di Film “Tunggu Aku Sukses Nanti” yang Bikin Gen Z Menangis: Susah Cari Kerja dan “Dihina” Saat Kumpul Keluarga. MOJOK.CO

Realitas Pahit Film “Tunggu Aku Sukses Nanti” yang Bikin Gen Z Menangis: Susah Cari Kerja dan Dihina Saat Kumpul Keluarga

27 Maret 2026
Membuat ibu sangat menyayangi kucing padal awalnya sangat tak suka. Setelah memelihara malah merawat seperti anak sendiri dan sangat terpukul ketika si anabul mati MOJOK.CO

Ibu Jadi Sayang Kucing padahal Awalnya Benci: Dirawat Seperti Anak Sendiri, Terpukul dan Trauma saat Anabul Mati dalam Dekapan

27 Maret 2026
Resign after lebaran karena muak dengan kantor toxic demi work life balance di Jogja MOJOK.CO

Nekat Resign After Lebaran karena Muak Kerja di Kantor Toxic, Pilihan “Ngawur” untuk Cari Happy tapi Stres Tetap Tak Terhindarkan

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.