Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Mending Budi Setiawan di Iklan Binomo, Ketimbang Mas Tobing Qnet yang Hora Umum

Ahmad Khadafi oleh Ahmad Khadafi
19 November 2019
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Apes benar jadi orang yang memerankan Budi Setiawan di iklan Binomo. Cuma ngikuti skenario dari sutradara, tapi malah jadi bahan meme netizen Indonesia.

Jutaan orang bahkan tidak menyadari bagaimana perasaan Mas Budi Setiawan ketika kehidupan pribadinya mulai diusik oleh netizen Indonesia belakangan ini. Wajahnya yang selalu menghiasi video Youtube dalam iklan Binomo mendadak jadi sorotan setelah diketahui bahwa Budi Setiawan jebul cuma karakter fiktif semata.

Ironisnya, Mas Budi Setiawan ini diperankan oleh Yosua Putra, seorang drummer professional yang lagi membutuhkan duit dan sedang tinggal di Rusia. Dalam keadaan seperti itu, sangat wajar kemudian kalau ada tawaran jadi bintang iklan dari perusahaan seperti Binomo tak akan disia-siakan.

Apalagi jika bayarannya lumayan dan karakter yang diperankan “gue banget”. Dengan begitu, Mas Yosua Putra barangkali sangat yakin bisa mendalami karakter Budi Setiawan dengan sangat gemilang tanpa perlu latihan lama-lama. Dan bisa jadi itu jadi pertimbangan bagian marketing Binomo ketika memilih Mas Yosua Putra.

Masalahnya, kabar kurang sedap muncul dari perusahaan Binomo.

Telah muncul laporan dari Indonesiainside.id bahwa Binomo diduga Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) masuk dalam perusahaan bermasalah alias illegal. Bahkan pihak OJK mengaku sudah mengumumkan hal ini ke masyarakat sejak Juli 2019.

Laporan ini bisa jadi menjerumuskan karier Mas Yosua Putra. Bukan hanya sebagai bintang iklan, tapi juga sebagai seorang drummer professional. Hanya sebagai bintang iklan, dirinya kini yang malah jadi bulan-bulanan netizen. Bahkan yang paling mengenaskan, wajahnya dijadikan bahan meme pula. Btw, akun IG-nya bahkan sampai digembok lho.

Padahal kalau dipikir-pikir lagi, sebagai bintang iklan, Mas Yosua Putra kan hanya mengikuti apa kata sutradara video iklannya. Perkataan yang bilang bahwa dirinya (sebagai Budi Setiawan) sukses menghasilkan US $1.000 sehari karena aktif di Binomo tanpa meninggalkan rumah pun cuma tuntutan skenario semata.

Malah kalau dipikir-pikir lagi, ketika netizen Indonesia rela repot-repot mengomparasikan kehidupan Yosua Putra yang nggak tajir-tajir amat dengan karakter Budi Setiawan, hal ini menunjukkan kalau akting Yosua Putra ini berarti sangat natural sekaleee. Karena secara sekilas, aktingnya sempat dipercaya.

Apa yang dilakukan Yosua Putra ketika memerankan karakter Budi Setiawan di iklan Binomo, sebenarnya jauh lebih mendingan ketimbang apa yang dilakukan Mas Tobing. Salah satu direktur dari perusahaan Multi Level Marketing (MLM) Qnet yang sekarang dianggap bermasalah.

Iya, Qnet. Perusahan MLM yang sangat legend itu.

Hampir lebih dari 20 tahun, Mas Tobing dengan perusahaan MLM Qnet-nya benar-benar jadi momok menyebalkan masyarakat Indonesia. Tidak hanya itu, belakangan baru diketahi kalau perusahaan itu ternyata bermasalah. Bahkan saat ini, Mas Tobing sudah ditetapkan Kepolisian sebagai tersangka kasus investasi bodong.

Jika perusahaan seperti Binomo mempekerjakan orang-orang BU (baca: butuh uang) seperti Mas Yosua Putra, maka Qnet yang digagas Mas Tobing ini malah digarap sendirian secara mandiri. Dari urusan teknis bisnis di dalam sampai bintang iklan, Pak Direktur sendiri yang turun tangan. Hm, multi-talent banget.

Akan tetapi, cara netizen membalas investasi bodong yang merugikan ratusan orang ini benar-benar sangat nggatheli. Seperti video horaaa umum di bawah ini misalnya.

Iklan

https://www.youtube.com/watch?v=C4Rl87DSmJU

Satu hal yang bisa kita ucapkan setelah melihat video ini lalu mendengar kabar kalau direktur perusahaannya mulai ditetapkan tersangka investasi bodong adalah: Alhamdulillah, bangkrut.

Masalahnya adalah, strategi video iklan Mas Tobing ini malah kayak ditiru oleh Binomo. Formulanya sama: mengaku sebagai pelaku bisnisnya langsung. Sempat berada pada fase “tidak sukses”, lalu akhirnya bertemu dengan perusahaan yang diiklankan, kemudian “sukses”.

Hm, benar-benar hooraaa umum.

Bedanya, jika Binomo tidak memakai direkturnya sendiri untuk jadi bintang iklan, melainkan memakai jasa Yosua Putra, maka pada Qnet yang jadi tokoh ya Mas Tobing sendiri.

Pada kasus Qnet, hal itu barangkali tidak jadi masalah besar, karena sasaran kemarahan netizen karena iklannya cuma manis di bibir ya nyasarnya ke empunya perusahaan langsung.

Sedangkan pada kasus Binomo, orang yang kena bulan-bulanan malah bintang iklan alias “pegawai outsourcing”-nya saja. Ealah, apes, apes.

Tapi nggak apa-apa Mas Yosua, sekalipun nasib sampeyan nggak pernah sukses jadi trader profesional, paling nggak sampeyan pernah “sukses”…

…jadi Budi Setiawan.

BACA JUGA MENGHITUNG PENGHASILAN TRADER PROFESIONAL BUDI SETIAWAN DARI BINOMO atau tulisan Ahmad Khadafi lainnya.

Terakhir diperbarui pada 19 November 2019 oleh

Tags: binomobudi setiawaninvestasi bodongMLMsukses
Ahmad Khadafi

Ahmad Khadafi

Redaktur Mojok. Santri. Penulis buku "Dari Bilik Pesantren" dan "Islam Kita Nggak ke Mana-mana kok Disuruh Kembali".

Artikel Terkait

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas Karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi MOJOK.CO
Tajuk

FOMO Finansial: Akhir Bulan yang Cemas karena Gaji Tak Cukup dan Rayuan Berinvestasi

2 Februari 2026
Kejam, Oknum Mahasiswi di Jogja Tipu Mahasiswi di Panti Asuhan Lain Lewat MLM. Orang Tua Korban Sampai Jual Tanah MOJOK.CO
Kampus

Kejam, Komplotan Mahasiswa di Jogja Tipu Mahasiswa di Panti Asuhan Lewat MLM. Orang Tua Korban Sampai Jual Tanah

17 Januari 2024
Video

Sosok Pemimpin Berambut Putih Hingga Nasib Korban Binomo | Mojok Mentok

1 Desember 2022
Meningkatkan literasi keuangan Mojok.co
Ekonomi

Menghindari Jeratan Pinjol, Literasi Keuangan Perlu Digencarkan

21 November 2022
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

4 jenis orang/pengendara yang harus dilarang nyetir motor di jalan raya dan dipersulit bikin SIM. Biang kecelakaan lalu lintas MOJOK.CO

4 Jenis Orang yang Harus Dilarang Nyetir Motor di Jalan Raya: Top Level Ngawur dan Tak Tahu Aturan, Biang Nyawa Melayang

2 Februari 2026
bencana.MOJOK.CO

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
Sesi mengerikan kehidupan di desa: orang tua nelangsa karena masih hidup tapi anak-anak (ahli waris) sudah berebut pembagian warisan MOJOK.CO

Nelangsa Orang Tua di Desa: Diabaikan Anak di Masa Renta tapi Warisan Diperebutkan, Ortu Sehat Didoakan Cepat Meninggal

3 Februari 2026
Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen yang Nggak Perlu Ngomongin Toleransi MOJOK.CO

Mahasiswa Muslim Kuliah di UKSW Salatiga: Kampus Kristen Kok Nggak Ngomongin Toleransi

2 Februari 2026
Dat, pemuda dengan 3 gelar universitas putuskan tinggalkan kota demi bangun bisnis budidaya jamur di perdesaan MOJOK.CO

Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

4 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.