Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Memaklumi Food Vlogger yang Suka Menggoyang-Goyangkan Makanan di Depan Kamera

Agus Mulyadi oleh Agus Mulyadi
15 Juni 2021
A A
food vlogger
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Apa sih faedah para food vlogger itu menggoyang-goyangkan makanannya di depan kamera?

Menonton food vlogger saat sedang menikmati makanannya adalah hal yang sangat menyenangkan dan satisfying, utamanya bagi orang yang tidak punya banyak bakat selain makan dan beserdawa.

Iklan

Entah kenapa, di tangan seorang food vlogger, bakso yang sebenarnya biasa saja, bisa menjelma menjadi bakso yang sangat menyelerakan. Bulatan baksonya menjadi tampak lebih presisi. Mie kuningnya tampak lebih montok dan ranum. Sawinya tampak seperti habis dipetik. Bahkan, es teh atau es jeruknya pun tampak amat paripurna.

Mungkin memang itulah faedah seorang food vlogger, ia diciptakan untuk membuat makanan-makanan yang biasa saja menjadi istimewa, atau makanan yang memang sudah istimewa menjadi jauh lebih istimewa.

Di berbagai kanal media sosial, kita mungkin sudah menyaksikan banyak sekali video food vlogger ini. Ia menjadi semacam oase yang menggembirakan bagi kita yang merasa punya kehidupan kuliner yang itu-itu saja.

Ratusan bahkan ribuan video kuliner sudah kita saksikan. Dari versi terima jadi ala-ala Nex Carlos sampai yang ribet karena harus ikut masak dulu seperti Si Gundul. Semuanya kita nikmati demi memenuhi kepuasan jiwa tata-boga kita.

Saking banyaknya video kuliner dari food vlogger yang sudah kita tonton, kita boleh jadi sampai hafal apa dan bagaimana konsep video-video food vlogger saat ini. Kita juga sampai hafal adegan apa saja yang bisa bikin kita semakin berselera (misal close up makanan saat sudah disajikan atau adegan saat bumbu dan minyak dicampur di wajan), sampai adegan yang bikin kita mau tak mau jadi membatin “Ini maksudnya apa, sih?”

Nah, salah satu adegan yang selalu sukses bikin banyak orang membatin “Ini maksudnya apa, sih?” itu adalah adegan saat food vlogger menggoyang-goyangkan makanannya saat di-shoot kamera.

Saya, dan mungkin juga banyak orang lainnya mungkin penasaran, kenapa banyak sekali food vlogger yang suka menggoyang-goyangkan makanannya saat di-shoot.

Beberapa yang lain menggantinya dengan mendekatkan dan menjauhkan makanannya ke kamera. Semacam teknik zoom in zoom out versi sangat manual.

Di banyak kolom komentar video kuliner, sering sekali saya menemukan komentar yang mempertanyakan faedah menggoyang-goyangkan makanan.

Saking seringnya aktivitas tersebut ditemukan, ia sampai kerap dianggap sebagai template oleh banyak penggemar video-video kuliner. Ia tak ubahnya seperti adegan slow-mo dalam video wedding saat si mempelai memasang kancing atau membetulkan posisi kopiah yang seolah menjadi materi wajib banyak video wedding.

Nah, kembali ke menggoyang-goyangkan makanan, sebenarnya apa sih maksud hal tersebut dilakukan?

Hahaha, tentu saja tak ada. Beberapa kawan yang suka bikin video kuliner mengatakan bahwa hal tersebut ternyata sebatas business acting belaka. Semacam aktivitas minor yang biasanya dilakukan untuk mengisi waktu saat di depan kamera. Ini seperti adegan pewawancara yang memainkan laptop atau meminum minuman yang tersedia di hadapannya.

Iklan

Tujuan memainkan laptop atau meminum air itu memang bukan untuk menginstal ulang laptop atau menghilangkan haus, tujuannya ya memang biar terkesan ada aktivitas aja. Biar nggak nganggur-nganggur amat. Tidak kurang tidak lebih. Dalam dunia persyutingan, hal kecil itu dan sederhana itu ternyata cukup penting. Business acting bisa membuat pengambilan video menjadi lebih rileks dan santai.

Hal yang selama ini saya anggap sepele ternyata tidak sesepele itu.

Nah, buat kawan-kawan yang masih suka sering mempertanyakan kenapa banyak food vlogger menggoyang-goyangkan makanannya, mari kita mulai belajar untuk memakluminya. Toh adegan itu tidak sebodoh adegan orang menggoyang-goyangkan motornya setelah mengisi bensin. Jadi sekali lagi, maklumi saja.

Anggap saja itu sekadar aktivitas kita saat berada di tengah kerumunan banyak orang lalu kita berlagak sibuk memainkan hape, padahal yang kita lakukan sebenarnya cuma mencet tombol home, lalu di-back, lalu pencet tombol home lagi, lalu di-back lagi. Ya biar kelihatan sibuk dan nggak kelihatan nglangut aja.

Ingat, kita semua memang akan melakukan hal tidak berfaedah, pada waktunya.

BACA JUGA Pesan untuk Pemilik Warung yang Dikunjungi Food Vlogger dan artikel AGUS MULYADI lainnya. 

Terakhir diperbarui pada 15 Juni 2021 oleh

Tags: food vloggerKulinerMakanan
Agus Mulyadi

Agus Mulyadi

Blogger, penulis partikelir, dan juragan di @akalbuku. Host di program #MojokMentok.

Artikel Terkait

Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, Istri Bahagia dan Rumah Idaman jadi Tujuan MOJOK.CO
Kuliner

Kisah Pegawai Bank Jualan Mie Ayam Malam Hari, demi Istri Bahagia dan Rumah Idaman

21 Mei 2026
Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin MOJK.CO
Esai

Seni Bertahan Hidup Penjual Mie Ayam Menghadapi Pindah Harga dan Tangisan di Hari Senin

8 Mei 2026
usaha mie ayam wonogiri.MOJOK.CO
Kuliner

Buka Usaha di Luar Pulau Jawa Kerap Gagal Bukan karena Klenik “Dikerjain” Akamsi, Ada Faktor Lain yang Lebih Masuk Akal

6 Mei 2026
5 Kuliner Dekat Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta, Mojok.co
Pojokan

5 Kuliner Sekitar Stasiun Tugu Jogja yang Sudah Teruji Lidah Warlok, Layak Dicoba Sebelum atau Sesudah Naik Kereta

27 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda lulusan SMK tidak menyerah mencari kerja dengan modal ijazah SMK demi orang tua MOJOK.CO

Modal Ijazah SMK dan Pengalaman Tak Nyerah Cari Kerja demi Orang Tua, Meski Sering Terima “Penolakan” karena Fisik

21 Juli 2026
Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tuan rumah “1st Asian Gym for Life Challenge 2026” 1. MOJOK.CO

Jogja Jadi Tuan Rumah Lomba Gym se-Asia usai Thailand Mundur, Semua Kalangan Bebas Ikut Tanpa Beban Menang-Kalah

20 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif MOJOK.CO

Sudah Berani Menyapa Teman-temannya, Murid ABK Malah Dianggap Tak Ada meski Berada di Sekolah Inklusif

21 Juli 2026
Milenial di Job Fair Yogyakarta 2026 cari peluang kerja di luar negeri. MOJOK.CO

Muak dengan Syarat Kerja di Indonesia: Gaji Numpang Lewat hingga Terbatas Usia, Milenial Pilih Cari Kerja ke Luar Negeri

16 Juli 2026
Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan MOJOK.CO

Daripada Acungkan Senjata di Jalan, Remaja Kreak Semarang Lebih Baik Naik Ring Adu Pukulan

16 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.