Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Media Sosial

Pesan untuk Pemilik Warung yang Dikunjungi Food Vlogger

Redhitya Wempi Ansori oleh Redhitya Wempi Ansori
15 Mei 2021
A A
Pesan untuk Pemilik Warung yang Dikunjungi Food Vlogger terminal mojok.co

Pesan untuk Pemilik Warung yang Dikunjungi Food Vlogger terminal mojok.co

Share on FacebookShare on Twitter

Baca Juga:

5 Rekomendasi Warung Makan Tanpa Tukang Parkir Dekat Unsoed Purwokerto, Semoga Tukang Parkir Nggak Baca Ini!

Cara Kotor Warung Makan Menarik Pembeli: Punya Banyak Menu, tapi Sering Kosong

Dear para pengusaha warung yang budiman, izinkan saya berpesan dengan menyampaikan 11 atau 12 patah kata untuk Anda. Ketika warung Anda dikunjungi oleh YouTuber yang meliput soal kuliner a.k.a food vlogger saya haqqul yaqin Anda senang bukan kepalang. Artinya, dari kunjungan itu kreativitas Anda mengemas model pemasaran warung yang Anda miliki berhasil menjadi daya tarik oleh peliput kuliner. Saya yakin juga karena sudah mau mengunjungi warung Anda, sebagai reward Anda membebaskan biaya atau menggratiskan setiap makanan yang dipesan dan disantap oleh food vlogger tersebut.

Dear para pengusaha warung yang dirahmati Tuhan, sebenarnya yang Anda lakukan itu tidak ada masalah dan sah-sah saja. Tenang! Niat dan tujuan Anda untuk menggratiskan tidak dicatat malaikat sebagai dosa, kok. Soalnya malaikatnya sudah WhatsApp saya. Pertama, saya ingin menginformasikan saja bahwa setiap peliput kuliner, ketika akan membuat konten dia sudah punya budget produksi dan sudah dikalkulasi berapa habisnya per shooting itu. Artinya, kalau Anda menggratiskan makanan yang dipesan oleh peliput kuliner tersebut, berarti uang produksi dari si peliput kuliner utuh atau tidak terpakai. Hal ini berimplikasi dua hal, satu, pada budget produksi tidak terpakai yang akhirnya masuk ke kantong si peliput kuliner lagi, hal itu semakin menambah pundi-pundi cuannya. Dua, sasaran bidik amal Anda kurang tepat.

Para food vlogger a.k.a peliput kuliner dengan jumlah subscriber minimal ratusan ribu, sudah ditopang jumlah iklan berseliweran di tayangan YouTubenya yang bisa meraup jutaan rupiah per bulan. Dan, Anda para pemilik warung atau kafe atau restoran atau apalah sebutannya, menggratiskan makan yang dipesan. Hei, Anda salah sasaran bidik kalau memang ingin beramal. Saya tahu maksud dan tujuan Anda menggratiskan itu sebagai wujud apresiasi, wujud ungkapan terima kasih, dan reward karena berkat warungnya diliput menjadi sebuah iklan untuk memopulerkan warung tersebut. Ya, saya paham maksudnya, tapi pertimbangannya bukan hanya itu.

Mereka datang meliput ke warung Anda untuk mereview menu di warung Anda sudah mempersiapkan budget produksi. Kecuali, Anda meminta atau istilah sekarang endorsement. Kalau memang endorse, Anda wajib menggratiskan, bahkan Anda harus membayarnya sebagai jasa iklan. Ini dua hal berbeda. Ya, kalau mau menggratiskan, ya gratiskanlah pada orang yang tepat.

Jadi, wahai owner-owner warung, kafe, restoran, lesehan, dan semacamnya, beramalah yang tepat sasaran. Masih banyak orang-orang yang mengharap gratisan makan dari warungmu. Saya yakin food vlogger juga nggak butuh Anda gratiskan. Cuma alibinya, pasti yang namanya rezeki nggak bisa ditolak. Ungkapan-ungkapan klasik macam itu  yang acap kali terlontar dari mulut lamis orang yang diberi gratisan. Oleh sebab itu, pertimbangkanlah nasihat saya ini. Hehehe.

Kepada para food vlogger yang menerima diberi gratisan, saya tidak menyalahkan Anda, kok. Hal yang Anda lakukan itu sangat logis. Emang siapa di dunia ini yang nggak mau dikasih hal menyenangkan dengan cuma-Cuma. Kalau menolak diberi gratis, mungkin Anda food vlogger yang kufur nikmat. Ini malah jadi dosa besar nanti. Maka dari itu, pesan ini sebenarnya murni saya tujukan kepada para pemilik warung yang budiman dan dirahmati Tuhan!

BACA JUGA Tak Main-Main, Para Food Vlogger Juga Berperan Sebagai Penglaris Warung Makan

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.
Pernah menulis di Terminal Mojok tapi belum gabung grup WhatsApp khusus penulis Terminal Mojok? Gabung dulu, yuk. Klik link-nya di sini.

Terakhir diperbarui pada 16 November 2021 oleh

Tags: endorsefood vloggerwarung makanYoutuber
Redhitya Wempi Ansori

Redhitya Wempi Ansori

Seorang Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Blitar yang menyamar menjadi karyawan PT Kampung Coklat Blitar

ArtikelTerkait

4 YouTuber Indonesia Underrated dengan Konten Menarik dan Nggak Banyak Drama terminal mojok

4 YouTuber Indonesia Underrated dengan Konten Menarik dan Nggak Banyak Drama

27 Juni 2021
endorse seleb amakanan mojok

Sebelum Endorse, Sebaiknya Pengusaha Kuliner Beresin Dulu Rasa Makanannya

4 Agustus 2020
penampakan

Pertanyaan yang Muncul Ketika Melihat Penampakan Hantu yang Tertangkap Kamera

26 Juni 2019
Food Vlogger Semakin Nggak Bisa Mendeskripsikan Rasa: Miskin Kosakata, Cuma Menang "Pedas"

Food Vlogger Semakin Nggak Bisa Mendeskripsikan Rasa: Miskin Kosakata, Cuma Menang “Pedas”

22 Juni 2024
Bahaya Influencer Nakal: Tarif Endorse Jutaan, Insight Konten Penuh Kepalsuan!

Bahaya Influencer Nakal: Tarif Endorse Jutaan, Insight Konten Penuh Kepalsuan!

18 Oktober 2023
5 Pelajaran Hidup yang Saya Sadari Setelah Main Gim The Sims terminal mojok.co

Menanggapi Abad Milenial Melalui Pembukaan Prodi Khusus YouTuber, Gamer, dan Animator di Perguruan Tinggi

16 Juni 2019
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Gaji ke-13 PNS: Tradisi Musiman yang Dirayakan dengan Sepatu Baru dan Kecemasan Baru

4 Tempat Ngutang Favorit PNS untuk Kebutuhan Hidup dan Membuat Diri Mereka Terlihat Kaya

25 April 2026
Banyumas yang Semakin Maju Bikin Warga Cilacap Iri

Guyonan “Banyumas Ditinggal Ngangenin, Ditunggoni Ra Sugih-sugih” Adalah Fakta Buruk yang Dipaksa Lucu

27 April 2026
Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Jadi Bahan untuk Dipamerkan Mojok.co

Toleransi di Salatiga Sudah Jadi Laku Hidup, Tidak Sekadar Bahan untuk Dipamerkan

28 April 2026
Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

Stereotipe Mahasiswa Sumatera yang Kuliah di Jogja: Dikira Anak Sawit dan Selalu Punya Duit Bejibun, padahal Kami Juga Sering Bokek!

29 April 2026
Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama Mojok.co

Derita Jadi Lulusan Pesantren di Kampung: Ekspektasi Warga Ketinggian, Dikira Serbabisa Soal Agama

29 April 2026
Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit Mojok.co

Sukabumi Belum Pantas Jadi Peringkat 6 Kota Paling Toleran, Soal Salat Id Aja Masih Dipersulit

27 April 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

  • Dilema Pekerja Perempuan: Upah Murah “Dilegalkan”, Sementara Biaya Daycare Tak Terjangkau
  • Pelatihan SKill Digital IndonesiaNEXT Ubah Mahasiswa Insecure Jadi Skillfull, Bisnis Digital pun Tak Kalah Saing
  • Sisi Lain Lagu “Kicau Mania” Ndarboy Genk: Berbahaya dan Bukan Perkara Remeh 
  • Solusi atas Jeritan Hati Para Pelaku UMKM yang Menderita karena Kenaikan Ekstrem Harga Plastik
  • Nikah di Desa Meresahkan, Perkara Undangan Cetak atau Digital Saja Jadi Masalah tapi Kemudian Sadar Nggak Semua Orang Melek Teknologi
  • Latihan Lawan Pria dan Mentalitas Tak Kenal Puas Jadi Resep Rahasia Tim Putri Ubaya Dominasi Campus League 2026 Regional Surabaya

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Tulisan
Ketentuan Artikel Terminal
Kontak

Kerjasama
F.A.Q.
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Anime
    • Film
    • Musik
    • Serial
    • Sinetron
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Gadget
    • Game
    • Kecantikan
  • Kunjungi MOJOK.CO

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.