Terminal Mojok
Kirim Tulisan
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
    • Pendidikan
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
    • Film
    • Sinetron
    • Anime
    • Musik
    • Serial
  • Gaya Hidup
    • Fesyen
    • Kecantikan
    • Game
    • Gadget
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Terminal Mojok
Kirim Tulisan
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Nusantara
  • Kuliner
  • Kampus
  • Ekonomi
  • Teknologi
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Hiburan
  • Gaya Hidup
  • Kunjungi MOJOK.CO
Home Gaya Hidup

Menggugat Warung Makan yang Lupa Mematikan GoFood, ShopeeFood, dan GrabFood: Dosa Besar Bikin Repot Banyak Orang!

Wulan Maulina oleh Wulan Maulina
22 Desember 2024
A A
Menggugat Warung Makan yang Lupa Mematikan GoFood, ShopeeFood, Atau GrabFood: Dosa Besar Bikin Repot Banyak Orang!

Menggugat Warung Makan yang Lupa Mematikan GoFood, ShopeeFood, Atau GrabFood: Dosa Besar Bikin Repot Banyak Orang! (Unsplash.com)

Share on FacebookShare on Twitter

Malam hari biasanya menjadi jam rawan lapar. Entah sekadar pengin atau benar-benar lapar, orang biasanya ingin makan. Sekarang kalau lapar nggak perlu repot masak. Kita cukup buka HP dan order makanan melalui layanan pesan antar makanan online seperti GoFood, GrabFood, dan ShopeeFood. Tinggal klik-klik, makanan siap diantar ke rumah atau kos kita. Sayangnya, kemudahan ini ternodai oleh sejumlah kasus warung makan yang lupa menonaktifkan fitur pesan antar makanan online ini saat makanan sudah habis atau warung hampir tutup.

Drama seperti ini sering dijumpai, khususnya di jam-jam malam dan menjelang esok hari. Pasalnya, hal kayak begini merepotkan semua pihak. Yang beli kebingungan, driver apalagi. Belum lagi kalau warung makannya benar-benar sudah tutup. Bikin driver kelabakan. Makanya hal seperti ini harus diperhatikan oleh penjual atau pemilik warung makan.

Kasihan driver karena harus mencari jalan keluar

Alasan pertama kenapa warung makan harus segera menonaktifkan fitur layanan pesan antar makanan online jelang waktu tutup karena kasihan driver. Para driver GoFood, ShopeeFood, atau GrabFood ini harus memutar otak untuk menemukan jalan keluarnya, lho.

Okelah kalau drivernya ketemu customer baik hati yang mau memahami dan bersedia pesanannya diganti dengan makanan lain. Lha, gimana kalau drivernya ketemu customer yang sulit alias nggak mau tahu. Penginnya tetap makan makanan dari warung yang sudah (hampir) tutup itu. Makin susah, kan? Di satu sisi si driver pengin cancel orderan, tapi nanti berpengaruh ke rating.

Pembeli kecewa

Hal kedua yang mungkin luput dari perhatian warung makan yang lupa mematikan fitur layanan pesan antar makanan online adalah pembeli yang kecewa. Sebelum memesan makanan, pembeli tentu sudah membayangkan rasa makanan. Di tengah perutnya yang kelaparan dan ingin makan makanan yang didambakan, dia berharap bisa segera mendapat pesanannya.

Eh, siapa sangka, warung makan ternyata sudah tutup atau makanan yang diinginkan sudah habis. Tentu saja rasanya kecewa bukan main, kan? Apalagi kalau perut sedang lapar-laparnya, selain bikin kecewa juga bikin emosi, lho.

Pembeli jadi nggak tertarik untuk repeat order di warung makan tersebut

Dampak dari sering lupa mematikan fitur layanan pesan antar makanan online adalah pembeli jadi trust issue pada warung makan. Pembeli bakal mikir berkali-kali sebelum memesan lagi di warung makan tersebut.

Sebagai customer, tentu kita takut kalau kejadian warung tutup atau kehabisan makanan terulang lagi. Makanya biasanya pembeli akan menghindari warung makan yang demikian. Istilahnya sudah kapok lah. Mending pilih warung makan lain yang terbukti yang menyesatkan mereka.

Baca Juga:

4 Tips Berburu Diskon Pakai ShopeeFood Deals biar Tetap Kenyang Tanpa Merasa Ditipu

5 Alasan Pesan Makan Online Masih Lebih Logis daripada Beli Langsung di Warung meski Zaman Promo Sudah Berlalu

Pemilik warung makan harus bisa menawarkan alternatif kepada driver dan customer

Kunci dari kejadian ini adalah pemilik warung makan harus bertindak. Seumpama ada orang yang sudah memesan tapi warung sudah tutup, mereka harus menyediakan solusi lain. Misalnya, langsung mengembalikan uang customer, atau bahkan merekomendasikan tempat makan lain yang masih buka. Tujuannya ya biar sama-sama aman. Driver GoFood, ShopeeFood, atau GrabFood aman karena penilaian mereka baik-baik saja dan nggak kena marah customer. Warung makan juga aman.

Akan tetapi hal seperti ini tetap perlu dikomunikasikan kepada pembeli. Karena bagaimanapun, mereka berhak tahu. Kalau semua bisa saling memahami kan sama-sama enak dan nyaman.

Mematikan fitur pesan antar makanan online ini adalah hal sepele tapi sangat berdampak bagi customer. Soalnya kan kita nggak tahu bagaimana kondisi sebenarnya dari warung tersebut. Akan lebih baik jika pemilik warung bisa mematikannya lebih awal sebelum jam tutup warung biar nggak terlalu mepet dan menghindari kelupaan. Selain itu, jangan lupa untuk terus mengupdate stok makanan. Semua kan demi kebaikan bersama.

Penulis: Wulan Maulina
Editor: Intan Ekapratiwi

BACA JUGA Membandingkan ShopeeFood, GoFood, dan GrabFood: Mana yang Lebih Baik?

Terminal Mojok merupakan platform User Generated Content (UGC) untuk mewadahi jamaah mojokiyah menulis tentang apa pun. Submit esaimu secara mandiri lewat cara ini ya.

Terakhir diperbarui pada 22 Desember 2024 oleh

Tags: gofoodgrabfoodShopeeFoodwarung makan
Wulan Maulina

Wulan Maulina

Lulusan Bahasa Indonesia Universitas Tidar. Suka menulis tentang kearifan lokal dan punya minat besar terhadap Pengajaran BIPA (Bahasa Indonesia untuk Penutur Asing). Beranggapan memelihara kata ternyata lebih aman daripada memelihara harapan.

ArtikelTerkait

driver ojol Layanan GoFood Hanyalah Bentuk Kemalasan yang Menyamar terminal mojok.co

Layanan GoFood Hanyalah Bentuk Kemalasan yang Menyamar

26 Januari 2021
Mengenal Pokwe, Sebutan untuk Warung Makan Prasmanan di Solo terminal mojok UNS

5 Warung Makan Pokwe Langganan Warga UNS yang Wajib Dicoba

4 September 2022
Rekomendasi Tempat Makan Murah tur Enak dan Wajib Dicobain Maba UIN Jogja terminal mojok

Rekomendasi Tempat Makan Murah tur Enak buat Maba UIN Jogja

15 Juni 2021
5 Rekomendasi Warung Makan Tanpa Tukang Parkir Dekat Unsoed Purwokerto, Semoga Tukang Parkir Nggak Baca Ini!

5 Rekomendasi Warung Makan Tanpa Tukang Parkir Dekat Unsoed Purwokerto, Semoga Tukang Parkir Nggak Baca Ini!

30 September 2025
3 Warung Makan Dekat UIN SAIZU Purwokerto, Pemadam Kelaparan Ramah Kantong Mahasiswa Terminal Mojok

3 Warung Makan Dekat UIN SAIZU Purwokerto, Pemadam Kelaparan Ramah Kantong Mahasiswa

27 November 2022
Rekomendasi Warung Makan di Sekitaran Ciputat untuk Bertahan Hidup, Harganya di Bawah 10 Ribu!

Rekomendasi Warung Makan di Sekitaran Ciputat untuk Bertahan Hidup, Harganya di Bawah 10 Ribu!

7 November 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

Berhenti Jadi Kaum Mistika: Sigar Bencah Semarang Itu Angker karena Sudut Tanjakannya, Bukan Penampakan Tak Kasat Mata

14 Mei 2026
4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup Mojok.co

4 Soto Khas Semarang yang Wajib Dicicipi Wisatawan Minimal Sekali Seumur Hidup

12 Mei 2026
Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

Pantai Glagah Disebut Bali-nya Jogja, dan Saya Tidak Tahu Harus Senang atau Khawatir

15 Mei 2026
Wahai BKN dan Panitia CPNS, Percuma Ada Masa Sanggah CPNS kalau Tidak Transparan! soal TWK daftar cpns pppk pns cat asn

Terima Kasih untuk Siapa pun yang Mencetuskan dan Melaksanakan Ide CAT CPNS, Tes yang Tak Pandang Bulu, Tak Pandang Siapa Dirimu

13 Mei 2026
4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu Mojok.co

4 Taman Semarang yang Cocok untuk Merenungi Hidup, Kursi Besi Indomaret Minggir Dulu

12 Mei 2026
Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas” Terminal

Alumni UT Nggak Ribut Soal Almamater, Tahu-tahu Hidupnya “Naik Kelas”

11 Mei 2026

Youtube Terbaru

https://www.youtube.com/watch?v=smSJ4KOJ5ac

Liputan dan Esai

    Konten Promosi



    Google News
    Ikuti mojok.co di Google News
    WhatsApp
    Ikuti WA Channel Mojok.co
    WhatsApp
    Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
    Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
    Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

    Tentang
    Kru
    Kirim Tulisan
    Ketentuan Artikel Terminal
    Kontak

    Kerjasama
    F.A.Q.
    Pedoman Media Siber
    Kebijakan Privasi
    Laporan Transparansi

    PT NARASI AKAL JENAKA
    Perum Sukoharjo Indah A8,
    Desa Sukoharjo, Ngaglik,
    Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

    [email protected]
    +62-851-6282-0147

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

    Tidak Ada Hasil
    Lihat Semua Hasil
    • Nusantara
    • Kuliner
    • Kampus
      • Pendidikan
    • Ekonomi
    • Teknologi
    • Olahraga
    • Otomotif
    • Hiburan
      • Anime
      • Film
      • Musik
      • Serial
      • Sinetron
    • Gaya Hidup
      • Fesyen
      • Gadget
      • Game
      • Kecantikan
    • Kunjungi MOJOK.CO

    © 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.