Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Tiket Garuda Indonesia Mahal, tapi Tiket Lion Air Murah

Kenapa tiket pesawat A lebih mahal daripada B?

Aprilia Kumala oleh Aprilia Kumala
27 April 2018
A A
Tiket Garuda Indonesia Mahal, tapi Tiket Lion Air Murah MOJOK.CO

Tiket Garuda Indonesia Mahal, tapi Tiket Lion Air Murah MOJOK.CO

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Kenapa harga tiket Lion Air murah? Kenapa harga tiket Garuda Indonesia mahal? Berikut ulasan dari kami.

Saya termasuk orang yang 90% jauh lebih sering naik bus atau kereta api daripada pesawat. Tapi, ketidakbiasaan ini justru membuat saya terdorong untuk bertanya-tanya atas cerita orang yang sering bepergian naik pesawat: kenapa tiket pesawat A lebih mahal daripada B?

Marilah kita ambil contoh dua maskapai yang rasanya paling sering dibicarakan orang: tiket Lion Air dan tiket Garuda Indonesia.

Ya, meski telah disebutkan berkali-kali bahwa Lion Air adalah low cost carrier, alias maskapai penerbangan murah, masih saja ada orang yang bertanya-tanya kenapa harga tiket Lion Air bisa sangat murah, jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan tiket Garuda Indonesia. Bagi sebagian orang, ini sama saja dengan membandingkan foundation yang high-end dengan drugstore, tapi rasa-rasanya nggak ada salahnya juga untuk kita bahas.

Jadi, kenapa tiket Lion Air murah dan tiket Garuda Indonesia mahal?

Alasan pertama, yang mungkin muncul pertama kali di kepala kita adalah: karena Lion Air sering delay, sedangkan Garuda Indonesia nggak.

Dulu, saya pernah magang di bagian informasi bandara. Itu, loh, yang salah satu pekerjaannya ngasih pengumuman ke seluruh penjuru bandara, termasuk soal keterlambatan. Saat itu, maskapai penerbangan yang paling sering delay, ya, Lion Air ini. Bahkan, pernah, beberapa kali serombongan penumpang Lion Air langsung “menyerbu” bagian informasi bandara karena delay tak berkesudahan.

Apakah Garuda Indonesia pernah delay? Ya, tentu saja. Ada pula kasus-kasus yang menyebutkan Garuda Indonesia delay beberapa jam. Mungkin, frekuensinya saja yang tidak sesering Lion Air.

Seringnya delay ini seolah menjadi “pemakluman” tersendiri kenapa harga tiket Lion Air murah, jauh dibandingkan dengan tiket Garuda Indonesia. Padahal, delay itu muncul setelah kita membayarkan sejumlah uang untuk membeli tiket, bukan?

Kalau begitu, apakah ini berarti bahwa delay merupakan “fasilitas” yang ditawarkan Lion Air, sampai-sampai mengurangi harga tiketnya? Atau jangan-jangan, kru Lion Air sebenarnya punya peraturan untuk tidak mengenakan jam tangan, jadi mereka sering nggak sadar kalau mereka delay terlalu lama?

Hmmm, entahlah~ Semua adalah misteri~

Alasan kedua soal harga tiket Garuda Indonesia yang mahal dan Lion Air sebaliknya adalah terkait inflight entertainment dan makanan sebagai kompensasinya.

Jika membandingkan kelas ekonomi dari kedua maskapai ini, kita tentu akan mengetahui bahwa Lion Air memang tidak memberikan makanan gratis pada penumpangnya. Berdasarkan pengalaman beberapa orang, mereka hanya mendapatkan air mineral dalam gelas dan harus membayar lagi jika ingin mendapatkan makanan.

Ini tentu berbeda dengan Garuda Indonesia yang menyediakan inflight entertainment berupa layar sentuh di setiap kursi, serta makanan untuk penumpang.

Iklan

Naaah, layanan inilah yang menjadi salah satu pembeda harga tiket Lion Air dan tiket Garuda Indonesia. Dari fasilitas ini pula kita bisa menilai bahwa pelayanan Garuda Indonesia memang maksimal, hingga tak ingin penumpangnya kelaparan.

Tapiiii, di sisi lain, Lion Air mungkin saja memang sengaja tidak memberikan kita makan dengan prinsip yang diambil dari sebuah penelitian: konon, jika kita sedang berada di ketinggian, misalnya di pesawat, makanan apa pun akan terasa tidak enak. Ya, tingkat keenakan makanan ternyata dipengaruhi oleh ketinggian! Itulah sebabnya makanan dalam pesawat harus diujicobakan dua kali, yaitu di darat dan di udara.

Daripada membuat penumpang mengeluh karena rasanya yang kurang enak, mending nggak usah. Gitu kali ya, Lion? Sungguh visioner~

Sebenarnya, masih banyak alasan yang bisa kita olah untuk merumuskan kenapa Lion Air murah dan Garuda Indonesia mahal, misalnya dengan melihat kursi mereka, pelayanan di bagasi, kemudahan check-in, dan lain sebagainya. Tapi, bagaimanapun, di banyak sisi memang keduanya sungguh berbeda, sekali lagi karena kelas mereka pun tidak sama: Lion Air merupakan maskapai LCC, sedangkan Garuda Indonesia bukan. Lagi pula, saya kayaknya nggak pernah juga nyobain pakai Lion Air.

Selain pakai Garuda Indonesia, saya pernahnya pakai… Batavia Air.

Iya, Batavia Air yang malah udah bangkrut duluan itu. Hadeeeh~

BACA JUGA Kelas Ekonomi Garuda Indonesia Perlu Berbenah, Jangan Sampai Dibandingin Sama Batik Air dan tulisan lainnya dari Aprilia Kumala.

Terakhir diperbarui pada 25 Oktober 2021 oleh

Tags: Batavia Airgaruda indonesiakenapa tiket garuda mahalkenapa tiket lion murahLCCLion Airpesawat terbang
Aprilia Kumala

Aprilia Kumala

Penulis lepas. Pemain tebak-tebakan. Tinggal di Cilegon, jiwa Banyumasan.

Artikel Terkait

Lupakan Garuda Indonesia, Pesawat Terbaik Adalah Susi Air MOJOK.CO
Otomojok

Lupakan Garuda Indonesia, Citilink, dan Lion Air: Naik Pesawat Paling Menyenangkan Justru Bersama Susi Air

10 Desember 2025
Business Matching to Smesco Kontak Bisnis Jalinan Distribusi Rantai Pasok Hulu Hilir Produk UMKM di Semarang. MOJOK.CO
Kilas

Business Matching di Semarang Sukses Pertemukan Pelaku UMKM dengan Perusahaan Besar seperti Garuda Indonesia dan Indofood

22 Agustus 2025
naik pesawat, pengalaman pertama naik pesawat.co
Kilas

Bagasi Pesawat Nyasar, Apa yang Harus Dilakukan?

15 November 2022
Garuda Indonesia Harus Diceraikan dari Dunia Politik Biar Cepat Sehat MOJOK.CO
Esai

Garuda Indonesia Harus Diceraikan dari Dunia Politik Biar Cepat Sehat

4 November 2021
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Mahasiswa penerima beasiswa KIP Kuliah PTN Surabaya pertama kali makan di restoran All You Can Eat (AYCE): norak, mabuk daging, hingga sedih karena hanya beri kenikmatan sesaat MOJOK.CO

Mahasiswa KIP Kuliah Pertama Kali Makan di AYCE: Mabuk Daging tapi Nelangsa, Kenyang Sesaat untuk Lapar Seterusnya

6 Februari 2026
Hanya Orang “Tidak Waras” yang Mau Beli Suzuki APV MOJOK.CO

Misteri Adik Saya yang Berakal Sehat dan Mengerti Dunia Otomotif, tapi Rela Menebus Suzuki APV yang Isinya Begitu Mengenaskan

5 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.