Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

Kerja di Jakarta, Tinggal di Bekasi Rasanya Mau Mati di Jalan: Memutuskan Pulang ke Jogja Disambut Derita Baru Bernama UMR Jogja yang Menyedihkan Itu

Yamadipati Seno oleh Yamadipati Seno
16 Maret 2026
A A
Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Kerja Jakarta, Tinggal Bekasi Pulang Jogja Disambut UMR Sialan (Unsplash)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sembari mengerjakan skripsi, saya pernah “merantau” ke Jakarta, tepatnya di Tanjung Priok. Untuk tinggal, saudara dari bapak menampung saya. Rumahnya ada di Tambun, Bekasi. Dan, setiap perjalanan terasa seperti siksaan. Saya memutuskan untuk pulang ke Jogja, meski tetap menderita juga.

Saya lulus tahun 2011. Satu tahun sebelumnya, sebetulnya, mata kuliah saya tinggal skripsi saja. Tema sudah dapat dan mendapat izin dari dosen untuk saya sambi bekerja. Jadi, metode bimbingan saya saat itu sudah online, khususnya via email. Jauh melebihi zaman, kan.

“Kamu jadi ke Jakarta? Ngajar di mana?” Tanya dosen pembimbing saya.

“Jakarta Utara, Pak,” jawab saya sambil menyebutkan nama sebuah SMA swasta di Tanjung Priok.

“Udah dapat kos di dekat sekolah itu?”

“Nggak, Pak. Saya tinggal di Tambun, Bekasi. Bareng keluarga.”

“Itu jauh, lho. Kamu sudah pertimbangkan?”

Saya menjawab “sudah” untuk pertanyaan dari dosen saya itu. Namun, sebetulnya, saya tahu sekali kalau tinggal di Bekasi dan mengajar di Jakarta bagian utara bisa menjadi petaka. Tapi saat itu, dorongan untuk hengkang dari Jogja sudah kadung kuat.

BACA JUGA: Stasiun Pasar Senen Saksi Perantau Jogja “Ampun-ampun” Dihajar dan Dirampas Jakarta, Tapi Terlalu Cemas Resign buat Balik Jogja

Tidak pernah meninggalkan Jogja, ajakan kerja di Jakarta jadi sangat menarik

Saya belum pernah tinggal di daerah lain sebelumnya. Istilah “merantau” buat saya kala itu hanya sebatas berangkat subuh ke Klaten dan Solo, lalu malamnya pulang ke Jogja sebagai freelancer. Maka, tawaran untuk mencoba peruntungan di Jakarta sangat menarik.

Maka, malam hari setelah ngobrol sembari pamitan dengan dosen pembimbing, saya berangkat naik kereta ekonomi. Delapan jam lebih di kereta ekonomi, saya tidak bisa memejamkan mata. Saya menghabiskan separuh perjalanan duduk di ruang antar-gerbong untuk merokok. Jujur, malam itu, saya takut.

Ada rasa enggan meninggalkan Jogja. Apalagi, sebetulnya, saya juga mendapat tawaran bekerja di sebuah penerbitan. Namun, tawaran mengajar di Jakarta terlalu sayang untuk saya lepas. Apalagi, keluarga di Bekasi juga sangat welcome ketika saya mengabarkan “rencana dadakan” ini. 

Jadi, pada intinya, saya akan menjalani sebuah micro teaching di sebuah SMA swasta di Jakarta bagian utara. Kalau lolos, saya akan menjadi guru Bahasa Indonesia dengan kontrak khusus. Ini mengingat saya belum menyandang gelar S1. Jadi, si sekolah memberi saya semacam kelonggaran. Dan, saat itu, masih bisa.

Bayangan akan menjadi guru ini juga menjadi salah satu alasan saya gelisah. Pasalnya, sejak sebelum masuk kuliah, saya sudah menyatakan kepada orang tua untuk tidak menjadi guru. Maklum, kakak saya lulusan Pendidikan Bahasa Inggris dan langsung menjadi guru selepas lulus.

Iklan

Namun, pada akhirnya, gengsi dan ego saya runtuh. Entah kenapa, selama beberapa bulan, banyak teman menawari saya jadi guru di Jakarta. Semesta tampak seperti memberi jalan. Yah, minimal itu yang saya rasakan. Untuk kemudian saya begitu muak jika mengingat lagi perjalanan dari Bekasi menuju Jakarta, khususnya Tanjung Priok.

Baca halaman selanjutnya: Menderita di Jakarta, pulang ke Jogja ya tetap menderita.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 16 Maret 2026 oleh

Tags: bahasa indonesiabekasiguru bahasa indonesiajakartaJakarta UtaraJogjalowongan guruskripsisupra xtambuntanjung priokumr jogja
Yamadipati Seno

Yamadipati Seno

Redaktur Mojok. Koki di @arsenalskitchen.

Artikel Terkait

Gaji 8 Juta di Jakarta Jaminan Miskin, Kamu Butuh 12 Juta MOJOK.CO
Cuan

Gaji 8 Juta di Jakarta Tetap Bisa Bikin Kamu Miskin, Idealnya Kamu Butuh Minimal 12 Juta Jika Ingin Hidup Layak tapi Nggak Semua Pekerja Bisa

2 April 2026
anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO
Catatan

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
kerja di kafe Jogja stres. MOJOK.CO
Sehari-hari

Kerja di Kafe Bikin Stres karena Bertemu Gerombolan Mahasiswa Jogja yang Nggak Beradab, Sok Sibuk di Depan “Budak Korporat”

1 April 2026
Kereta eksekutif murah selamatkan saya dari neraka kereta ekonomi. MOJOK.CO
Catatan

Penyesalan Kaum Mendang-mending yang Dilema Pakai Kereta Eksekutif hingga Memutuskan Tobat dari Kondisi “Neraka” Kereta Ekonomi

1 April 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siswa terpintar 2 kali gagal UTBK SNBT ke Universitas Brawijaya (UB). Terdampar kuliah di UIN malah jadi mahasiswa goblok dan nyaris DO MOJOK.CO

Gelar Siswa Terpintar Tak Berarti buat Kuliah UB, Terdampar di UIN Malah Jadi Mahasiswa Goblok, Nyaris DO dan Lulus Tak Laku Kerja

3 April 2026
Album baru ARIRANG BTS. MOJOK.CO

Sekecewanya ARMY dengan Album “ARIRANG”, Patut Diakui kalau Lagu-lagu BTS Selamatkan Hidup Banyak Orang

29 Maret 2026
Perjuangan UTBK SNBT demi lolos universitas terbaik di Semarang (Universitas Diponegoro alias Undip). Numpang di masjid hingga andalkan makan dari warga saat kelaparan MOJOK.CO

UTBK SNBT Modal Nekat dan Keberuntungan demi Undip: Tak Bawa Uang, Numpang Tidur di Masjid-Bergantung Makan dari Warga saat Kelaparan

30 Maret 2026
Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026
anak kos ketakutan pasang gas di jogja. MOJOK.CO

Dilema Anak Kos yang Kerja di Jogja: Mau Irit dan Mandiri tapi Takut Mati Konyol Gara-gara Cerita Seram Ibu Kos soal “Tragedi Gas Melon”

2 April 2026
Astrea Grand, Motor Honda yang Menjadi Mitos MOJOK.CO

Astrea Grand, Motor Honda yang Saking Iritnya, Sampai Memunculkan Mitos Tentangnya

5 April 2026

Video Terbaru

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

Parijoto Muria: Dari Buah Mitologi, Jadi Sumber Hidup Warga Lereng Gunung

2 April 2026
Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

Di Tengah Ribuan Kedai Kopi, Personal Branding dan Konsistensi Lebih Penting daripada Terlihat Keren

31 Maret 2026
Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.