Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

6 Tindakan Antisipasi jika Gunung Merapi Meletus

Redaksi oleh Redaksi
11 Mei 2018
A A
Merapi-MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Inilah enam hal paling dasar untuk kamu lakukan dan patuhi jika terjadi erupsi Gunung Merapi sekaligus terjadi guguran abu vulkanik.

Hari Jumat (11/5) pagi, Gunung Merapi yang berada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah dikabarkan kembali aktif. Tercatat, erupsi yang terjadi adalah erupsi freatik.

Meski masih di tahap awal dari siklus lima tahunan Gunung Merapi, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaannya. Persiapan-persiapan menghadapi erupsi yang lebih besar harus sudah dilakukan sejak dini. Setidaknya, ada lima tindakan sederhana sebagai persiapan dan antisipasi erupsi Gunung Merapi.

1. Menghafalkan titik-titik aman, jauhi tempat yang potensial jadi jalur aliran lahar

Kenali daerah setempat untuk mengidentifikasi tempat-tempat mengungsi. Jika sudah, jauhi area berbahaya yang biasanya sudah ditentukan radiusnya oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masing-masing. Kamu sendiri bisa segera menjauhi lereng gunung, lembah, sungai, dan daerah yang berpotensi menjadi jalur aliran lahar.

2. Pakai pakaian yang menutupi seluruh tubuh, lalu lapisi dengan jaket, dan jangan lupa pakai masker

Seperti yang terjadi pada Merapi pagi ini, erupsi freatik mengakibatkan hujan abu walau intensitasnya masih kecil. Walau kini Merapi sudah dinyatakan “normal aktif”, tidak ada ruginya nyetok masker di rumah dan dalam tas untuk jaga-jaga. Sebab, ada kejadian saat hujan abu dari letusan Gunung Kelud beberapa tahun lalu, masker sempat susah ditemukan.

Selain itu, jika harus bepergian, pastikan bensin cukup dan jangan ngebut ya, gaes. Hujan abu itu licin.

3. Stok air, obat, dan makanan kering di rumah

Jika listrik padam, PDAM tidak akan jalan juga. Apalagi kalau tidak punya sumur dan toko yang menjual air minum tutup atau kehabisan stok. Lebih baik berjaga-jaga. Kalau air untuk urusan mandi sih bisa tergantikan oleh tisu basah dan deodoran hehehe.

Demikian juga dengan obat. Kamu bisa sesuaikan sendiri dengan kebutuhanmu. terutama buat penderita sakit mag. Sedangkan makanan, jika di rumah, mi instan, sarden, telur, tempe, sosis, ikan asin, dan sayur mentah sudah oke. Tapi, kalau tidak punya kompor, mending nyetok roti dan biskuit.

4. Pastikan pulsa, paket internet, dan baterai ponsel aman terkendali. Lebih bagus kalau punya power bank.

5. Jika hujan abu menebal atau sudah berhenti, cek atap rumah

Nyatanya, ketika menumpuk, abu yang kecil bisa jadi bukit dan terlalu berat bagi atap. Tentu kamu tidak mau tidur beratap langit lantaran atap jebol. Ini benar bisa terjadi lho.

Setelah hujan abu selesai, siram halaman depan yang tertutup abu vulkanik dengan air mengalir atau dibersihkan dengan cangkul atau sekop. Aksi ini paling tidak, akan mengurangi abu terbang ke mana-mana tertiup angin sembari menunggu hujan tiba.

6. Jangan panik, jangan sok tahu

Selalu patuhi instruksi dari tim SAR dan BPBD. Kabar bisa dipantau dari media sosial mereka atau dari info di grup WhatsApp (akhirnya grup WA ada faedahnya). Jangan bertindak gegabah dan sok tahu dengan membuat teori sendiri. Apalagi sampai menyebarkan kabar kibul (hoax).

Terakhir diperbarui pada 11 Mei 2018 oleh

Tags: abu gunungabu vulkanikantisipasibencanaBPBDerupsigunung meletusgunung merapiMerapiSARtanggap bencana
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

bencana.MOJOK.CO
Jagat

Mitos dan Pamali adalah Sains Tingkat Tinggi yang Dikemas dalam Kearifan Lokal, Bisa Menjadi Peringatan Dini Bencana

4 Februari 2026
Hari ibu adalah perayaan untuk seluruh perempuan. MOJOK.CO
Aktual

Ironi Perayaan Hari Ibu di Tengah Bencana Aceh dan Sumatra, Perempuan Makin Terabaikan dan Tak Berdaya

24 Desember 2025
Derita Warga Bener Meriah di Aceh: Terisolir, Krisis Pangan, Ditipu. MOJOK.CO
Ragam

Sepekan Lebih Warga di Bener Meriah Aceh Berjuang dengan Beras 1 Kilogram dan Harga BBM yang Selangit

9 Desember 2025
Banjir sumatra, Nestapa Tinggal di Gayo Lues, Aceh. Hidup Waswas Menanti Bencana. MOJOK.CO
Ragam

Tragedi Sumatra Timbulkan Trauma: “Saya Belum Pernah Lihat Gayo Lues Seporak-poranda ini bahkan Saat Tsunami Aceh”

2 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Minyak Jelantah Warga Jogja Kini Dibeli Pertamina Rp5.500 Per Liter, Cek 10 Titik Tukarnya! MOJOK.CO

Minyak Jelantah Warga Jogja Kini Dibeli Pertamina Rp5.500 Per Liter, Cek 10 Titik Tukarnya!

23 Februari 2026
Gagal seleksi CPNS dan tidak tembus beasiswa LPDP untuk kuliah S2 di luar negeri pilih mancing, dicap tidak punya masa depan oleh keluarga MOJOK.CO

Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan

22 Februari 2026
Wawancara beasiswa LPDP

Niat Daftar LPDP Berujung Kena Mental, Malah Diserang Personal oleh Pewawancara dan Tak Diberi Kesempatan Bicara

20 Februari 2026
Penerima beasiswa LPDP prasejahtera asal Ngawi lolos S2 di UGM Jogja (Mojok.co/Ega Fansuri)

Pernah Hidup dari Belas Kasih Tetangga, Anak Muda Asal Ngawi Lolos Beasiswa S2 LPDP UGM padahal Merasa “Tidak Pantas”

23 Februari 2026
Mila Sejahtera Bus Sialan, 15 Jam Disiksa Berakhir Demam MOJOK.CO

Rangkaian Penderitaan Naik Bus Mila Sejahtera dari Jogja Menuju Jember: Disiksa Selama 15 Jam, Berakhir Demam Tinggi dan Diare. Sialan!

19 Februari 2026
Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Meme yang Viral Itu Mojok.co

Saya Nonmuslim dan Gemar War Takjil seperti Banyak Meme yang Viral Itu

23 Februari 2026

Video Terbaru

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

Zine Subversif: Ar Risalah dan Masjid yang Pernah Ditakuti Negara

21 Februari 2026
Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

Rendra Agusta: Membaca Politik Indonesia dari Manuskrip Jawa Kuno

19 Februari 2026
Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.