Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Pojokan

4 Perbedaan Roti dan Kue Beserta Kebingungan yang Selalu Menyertainya

Ajeng Rizka oleh Ajeng Rizka
11 April 2021
A A
ilustrasi 4 Perbedaan Roti dan Kue Beserta Kebingungan yang Selalu Menyertainya mojok.co

ilustrasi 4 Perbedaan Roti dan Kue Beserta Kebingungan yang Selalu Menyertainya mojok.co

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Perbedaan roti dan kue adalah salah satu dari sekian misteri dunia. Mau berargumen keduanya sama pun sepertinya mustahil. Donat kue apa roti, hayo?

Istilah kue dan roti dalam percakapan sehari-hari memang sering terbaur dan sulit dibedakan. Minimal sekali, Anda pasti pernah mendengar ibu-ibu menyebut penganan yang disuguhkan saat lebaran dan natal sebagai roti. “Wah, roti lebarannya enak-enak ya!” Namun, giliran mau belanja what so called “roti lebaran” di marketplace, kata kuncinya adalah: kue lebaran murah. Masalah ini tidak bisa ditelaah njelimet berdasarkan senyawa kimianya. Kita cukup perlu meluangkan waktu, merasakan, dan menghayatinya.

#1 Perbedaan kue dan roti menurut bahasa

Jujur saja jika menelisik perbedaan kue dan roti secara etimologis, Anda hanya akan lebih bingung. Terutama kalau kita buka KBBI dan memaksa KBBI untuk memberitahu perbedaan spesifik keduanya.

kue /kué/: n Tbg penganan yang dibuat dari bahan yang bermacam-macam, dapat dibuat dalam berbagai bentuk, ada yang dikukus, digoreng, dipanggang

ro.ti: n makanan yang dibuat dari bahan pokok tepung terigu, banyak macamnya

Memang, iya, definisinya agak berbeda kalau kita lebih jeli. Kue dibuat dari bermacam bahan, dibuat jadi bermacam bentuk pula. Sedangkan roti dibuat dari bahan pokok terigu walau macamnya juga bisa banyak.

Ttt-tapi… dalam praktiknya, perbedaan keduanya masih susah banget dipahami. Muffin itu termasuk kue apa roti hayo?

Mungkin kita Anda berpikir bakal lebih gampang untuk mengartikannya dalam bahasa Inggris. Mari kita coba. Roti itu bread, kue itu cake. Agak kebayang lah roti itu termasuk babagan bakery-bakery, roti sobek, dan yang biasanya dijual kemasan.

Sayangnya kita bakal bingung kalau ditanya, sus itu kue apa roti sih?

#2 Perbedaan kue dan roti dari bahan pengembangnya

Kue biasanya dibuat dengan bahan dasar tepung dan menggunakan soda kue sebagai bahan pengembang. Sedangkan roti biasanya menggunakan ragi. Sampai di sini memang cukup jelas. Tapi, poin perbedaan dari bahan pengembangnya ini mulai ambyar ketika kita tahu fermipan bisa menjadi bahan pengembang untuk apa pun. Bayangkan saja, panekuk atau pancake selalu kita yakini sebagai kue karena ada istilah “cake” di sana. Namun faktanya, sebagian koki pakai fermipan buat bikin panekuk, bahkan nggak jarang juga yang memanfaatkan soda kue. Padahal, fermipan juga digunakan buat bahan pengembang roti sobek.

Bingung, bingung dah.

#3 Perbedaan kue dan roti dari teksturnya

Banyak yang meyakini bahwa perbedaan keduanya dapat dilihat dari teksturnya. Roti dianggap punya tekstur lebih kasar sedangkan kue itu lebih lembut. Ah, tunggu sampai suatu saat kita makan bolu kukus yang bikin seret versus makan roti sobek yang selembut sutra. Teknologi pangan memecah belah semuanya.

#4 Perbedaan kue dan roti dari rasanya

Mungkin poin inilah yang sedikit lebih masuk akal, yaitu perbedaan kue dan roti dari segi rasa. Roti adalah penganan yang lebih mashok kalau dikreasikan dengan rasa gurih dan asin. Kalau menilik riwayat bagaimana bule-bule makan, roti sering dicampur krim sup, sup jagung, bahkan alpukat, dan sayur mayur. Walaupun kadang roti tawar juga dikasih selai cokelat dan strawberry, roti bisa menyamar jadi asin kadang-kadang.

Nah, saudara kandungnya, si kue, lebih banyak diidentikkan dengan rasa manis, dicampur krim, cokelat, diberi rasa-rasa yang perna ada, bahkan dijadikan kue kering buat camilan lebaran. Meskipun kue juga bisa dikasih rasa identik asin kayak kastengel, tapi kue sama sekali nggak mashok dimakan bareng krim sup dan sup jagung. Ya kali ada yang mau makan kastengel pakai topping alpukat dan daun parsley.

Iklan

Poin ini sekaligus menjawab kalau donat itu termasuk dalam jajaran kue, selain karena alasan Joshua pernah nyanyi, bunder-bunder bolong tengahe, namanya kue donat.

Jika Anda semakin bingung, sejatinya ini keniscayaan dan akui saja Anda belum termasuk golongan orang-orang yang peka kuliner. Nggak tahu perbedaan kue dan roti kok udah ngaku pengamat kuliner, hadeeeh.

BACA JUGA Menghitung Kalori Kue Lebaran dan Cara Membakarnya dengan Asyik dan tulisan AJENG RIZKA lainnya.

Terakhir diperbarui pada 11 April 2021 oleh

Tags: kue dan rotikue lebaranKulinerperbedaan kue dan rotirotiroti dan kue
Ajeng Rizka

Ajeng Rizka

Penulis, penonton, dan buruh media.

Artikel Terkait

Suasana Kampung Ramadan Masjid Mlinjon, Klaten. MOJOK.CO
Bidikan

“Jajanan Murah” yang Tak Pernah Surut Pembeli di Kampung Ramadan Masjid Mlinjon Klaten

17 Maret 2026
Kuliner mainstream Lebaran buat kumpul keluarga
Kuliner

Di Balik Camilan “Mainstream” saat Lebaran, Ada Nilai Sentimental yang Mencairkan Suasana Kumpul Keluarga

6 Maret 2026
Hilangnya kumpul keluarga saat Lebaran setelah nenek tiada
Sehari-hari

Lebaran Jadi Momen Menyedihkan usai Nenek Tiada, Keluarga Sudah Nggak Mau Kumpul apalagi “Sungkeman”

5 Maret 2026
Kuliner Jawa terbaik yang penemunya patut diberi ucapan terima kasih. Dari pecel hingga penyetan MOJOK.CO
Kuliner

3 Kuliner Jawa yang Penemunya Harus Diucapin “Terima Kasih”: Simpel tapi Solutif, Jadi Alasan Orang Tak Mati Dulu

16 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

merantau, karet tengsin, jakarta. apartemen, kpr MOJOK.CO

Kebahagiaan Semu Gaji 5 Juta di Jakarta: Dianggap “Sultan” di Desa, Padahal Kelaparan dan Menderita di Kota

15 Maret 2026
Tuntutan sosial dan gengsi bikin kelas menengah jadi orang kaya palsu hingga abaikan tabungan demi kejar standar sukses MOJOK.CO

Gara-gara Tuntutan, Nekat Jadi Orang Kaya Palsu: “Hambur-hamburkan” Uang demi Cap Sukses padahal Dompet Menjerit

14 Maret 2026
Ambisi jadi PNS di usia 25 demi hidup sejahtera. Malah menderita karena perkara gadai SK MOJOK.CO

Jadi PNS Tak Bahagia Malah Menderita, Dipaksa Keluarga Gadai SK Demi Puaskan Tetangga dan Hal-hal Tak Guna

16 Maret 2026
Pendidikan karakter Sunan Ampel di Pesantren Ampeldenta Surabaya melalui halal food dan halal living MOJOK.CO

Rasa Sanga (6): Melalui Halal Food dan Halal Living, Sunan Ampel Membentuk Karakter Generasi Islam Berkualitas

13 Maret 2026
Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali MOJOK.CO

Grand Hotel De Djokja, Hotel Tertua di Jogja Hidup Kembali 

17 Maret 2026
penyiraman air keras.MOJOK.CO

Negara Harus Usut Tuntas Dalang Penyiraman Air Keras ke Aktivis HAM, Jangan Langgengkan Impunitas

16 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.