Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Fortuner dan Pajero Ugal-ugalan Nggak Ada Seujung Kuku sama Mobil Pick Up Lagi Balapan

Terakhir, saya tidak sedang menghakimi atau mencoreng nama baik pabrikan mobil pick up. Kita sama-sama tahu kalau tulisan ini sedang berusaha menjadi kritik bagi pengendara ugal-ugalan. Berkat ulah mereka, Fortuner dan Pajero, dan kini mobil pick up mendapatkan stigma negatif.

Moddie Alvianto W. oleh Moddie Alvianto W.
3 Agustus 2023
A A
Fortuner dan Pajero Ugal-ugalan Nggak Ada Seujung Kuku sama Mobil Pick Up Lagi Balapan MOJOK.CO

Ilustrasi Fortuner dan Pajero Ugal-ugalan Nggak Ada Seujung Kuku sama Mobil Pick Up Lagi Balapan. (Mojok.co/Ega Fansuri)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Fortuner dan Pajero punya pesaing: mobil pick up tanpa muatan

Saat ini, kantor saya ada di Jalan Kaliurang kilometer 10. Kalau tahu Pasar Gentan, nah itu masuk ke arah timur. Lantaran tidak terlalu jauh dengan pasar, saya sering bertemu dengan mobil pick up. Ingat, di Jalan Kaliurang kilometer 7 itu juga ada pasar, namanya Pasar Kolombo. Selain itu, di daerah dan sepanjang Jalan Kaliurang, sudah semakin banyak warung Madura berdiri. Lantaran pasar hanya terpaut 3 kilometer saja, ditambah warung Madura, jadi maklum kalau banyak mobil pick up.

Saya tidak hafal merek mobil pick up yang bisa jadi sangat berbahaya itu. Namun, jujur saja, kekagetan ketika disalip oleh pick up itu mirip kayak dikagetin sama duet Fortuner dan Pajero. Khususnya mereka yang ugal-ugalan, ya. Kan, ya, nggak semua pengendara itu pasti brengsek.

Nah, di Jalan Kaliurang, yang seringnya ramai, pasti ada momen jalanan agak lengang. Saat itulah, beberapa hari yang lalu, 2 mobil pick up seperti “balapan” di jalan raya. Mereka tidak membawa muatan. Jadi, saya duga, mobil tersebut menjadi sangat ringan ketika dikendarai. Ini dugaan saya, ya.

Coba bayangkan, ada mobil pick up, bobotnya jadi sangat ringan, saling kejar. Ia bisa bermanuver lebih leluasa dibandingkan Fortuner dan Pajero. Bayangin aja mobil hampir seukuran Avanza atau Xenia, pantatnya lenggok kanan lalu lenggok kiri, hampir menyenggol pengendara motor, melaju kencang. Menyenggol pantat mobil tentu nggak nikmat sama sekali.

Karena kejadian itu, kalau ada 2 mobil pick up ngebut dan kayak balapan, saya mending mepet kiri lalu mencari warkop terdekat. Saya memilih ngopi saja dan memikirkan kembali masalah di dunia ini ketimbang disenggol pantat mobil pick up. Sudah cukup ngeri? Belum? Coba bayangkan 2 mobil pick up balapan sama Fortuner dan Pajero. Mending itu Jalan Kaliurang dikeruk dan dijadikan sungai, deh.

Apakah ini saatnya memasukkan mobil pick up ke daftar mobil dengan stigma negatif?

Saya masih ingat, dulu, Ajeng Rizka, mantan redaktur Mojok pernah menulis daftar kendaraan yang mempunyai stigma negatif. Tulisan tersebut tayang pada 28 Juni 2021. Selain Fortuner dan Pajero, ada mobil LCGC (Low Cost Green Car) seperti Daihatsu Sigra, Toyota Agya, dan Datsun. Lalu, Ajeng juga memasukkan Honda Beat ke dalam daftar tersebut. Memang jahil sekali si Ajeng ini.

Nah, mengingat pengalaman buruk saya bersama mobil pick up, apakah ini saatnya menambah daftar tersebut? Apakah stigma mobil ugal-ugalan milik Fortuner dan Pajero sudah saatnya diwariskan?

Saya kok agak yakin kalau di luar sana ada orang yang mempunyai pengalaman buruk dengan mobil pick up. Antara hampir diserempet atau apa saja yang membuat kesal, bahkan membahayakan, pengendara lain. Mungkin kasusnya nggak sebanyak Fortuner dan Pajero. Namun, sebagai pengingat saja, ada baiknya kendaraan ini mendapatkan peringatan demi kebaikan bersama.

Terakhir, saya tidak sedang menghakimi atau mencoreng nama baik pabrikan mobil pick up. Kita sama-sama tahu kalau tulisan ini sedang berusaha menjadi kritik bagi pengendara ugal-ugalan. Berkat ulah mereka, Fortuner dan Pajero, dan kini mobil pick up mendapatkan stigma negatif.

Ingat, jalan raya itu milik bersama. Artinya, jangan sampai ada pengendara yang merasa punya hak akan jalan raya. Saran saya, jangan suka ngebut, deh. Kalau memang terburu-buru, mending berangkat kemarin.

Penulis: Moddie Alvianto W.

Editor: Yamadipati Seno

BACA JUGA Mitsubishi L300 Pick Up Purba yang Tak Kunjung Punah dan pengalaman mendebarkan lainnya di rubrik OTOMOJOK. 

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 3 Agustus 2023 oleh

Tags: agyaAylaDatsunfortunerHonda BeatLCGCmobil pick uppajero
Moddie Alvianto W.

Moddie Alvianto W.

Analis di RKI. Tinggal di Yogyakarta.

Artikel Terkait

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO
Otomojok

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Ilustrasi Honda Beat Motor Sial: Simbol Kemiskinan dan Kaum Tertindas (Shutterstock)
Pojokan

Pengalaman Saya Menyiksa Honda Beat di Perjalanan dari Jogja Menuju Solo lalu Balik Lagi Berakhir kena Instant Karma

7 Januari 2026
Plat Nomor B Bikin Dosa (Lagi) di Jogja, Bikin Malu Saja (Unsplash)
Pojokan

Arogansi Plat Nomor B Terjadi Lagi di Jogja, Kali Ini Nekat Membuka Separator yang Sudah Ditutup Polisi karena Malas kena Macet

3 Januari 2026
Omong Kosong Pemuja Hujan Musuh Honda Beat dan Vario MOJOK.CO
Otomojok

Pemuja Hujan di Bulan Desember Penuh Omong Kosong, Mereka Musuh Utama Pengguna Beat dan Honda Vario

27 Desember 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Luka perempuan pekerja Surabaya, jadi tulang punggung keluarga gara-gara punya kakak laki-laki tak guna MOJOK.CO

Luka Perempuan Pekerja Surabaya: Jadi Tulang Punggung Keluarga, Duit Ludes Dipalak Kakak Laki-laki Nggak Guna

17 Januari 2026
Derita perempuan saat naik transportasi umum di Jakarta, baik KRL maupun TransJakarta MOJOK.CO

Kengerian Perempuan saat Naik Transportasi Umum di Jakarta, Bikin Trauma tapi Tak Ada Pilihan dan Tak Dipedulikan

17 Januari 2026
alfamart 24 jam.MOJOK.CO

Alfamart 24 Jam di Jakarta, Saksi Para Pekerja yang Menolak Tidur demi Bertahan Hidup di Ibu Kota

14 Januari 2026
Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo, Tak Cuan Bisnis Melayang MOJOK.CO

Dua Kisah Bisnis Cuan, Sisi Gelap Bisnis Es Teh Jumbo yang Membuat Penjualnya Menderita dan Tips Memulai Sebuah Bisnis

15 Januari 2026
Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Adalah Daihatsu Sigra MOJOK.CO

Lupakan Alphard yang Manja, Mobil Terbaik Emak-Emak Petarung Adalah Daihatsu Sigra: Muat Sekampung, Iritnya Nggak Ngotak, dan Barokah Dunia Akhirat

20 Januari 2026
franz kafka, pekerja urban, serangga.MOJOK.CO

Kita Semua Cuma Kecoa di Dalam KRL Ibu Kota, yang Bekerja Keras Hingga Lupa dengan Diri Kita Sebenarnya

15 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Gua Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.