Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Otomojok

Honda Genio Hadir untuk Menantang Scoopy yang Punya Honda Juga

Rizky Prasetya oleh Rizky Prasetya
5 Juli 2019
A A
Alasan Saya Lebih Pilih Honda Genio daripada Scoopy

Alasan Saya Lebih Pilih Honda Genio daripada Scoopy. (MOJOK.CO / Ega Fansuri).

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

MOJOK.CO – Sepertinya Honda sudah bosan ngelawan pabrikan baru. Akhirnya dia memunculkan Honda Genio untuk menantang Scoopy—motor pabrikan Honda juga.

Kata-kata rezeki jangan ditolak, musuh jangan dicari, agaknya tidak berlaku untuk Honda. Kemunculan produk-produk Honda bisa diartikan sebagai usaha untuk menantang dan juga mendominasi. Ketika masa jaya Mio, Honda menantang dengan Vario dan Beat. Masa jaya R15 diakhiri dengan brutal oleh Honda dengan memunculkan CBR150R facelift. Muncul R15 Facelift, eh Honda mau melawan lagi dengan…

…CBR150R facelift yang akan di facelift lagi. “Facelift-verse” memang menaryq~

Nah, bosan menantang pabrikan lain, Honda memunculkan produk baru bernama Honda Genio yang ditujukan untuk menantang Scoopy. Yha, produk Honda musuh produk Honda, selo! Namun, tentu Honda tidak sembarangan memunculkan produk dan Honda Genio ini tidak diisi dengan fitur ecek-ecek. Saatnya kita bedah motor ini, daripada kelamaan koyo meh tuku wae, wokwokwok.

Dari desain, motor ini jelas mirip Scoopy, tapi ada perbedaan jelas yaitu lekuk motor ini kelihatan lebih tegas. Bisa dibilang kalau Honda Genio ini adalah sedulur lanang dari Scoopy. Dilihat dari bentuknya, Genio menawarkan ergonomy ridingy riding yang nyaman, kelihatan kalau posisi dengkul tidak akan terlalu mentok ke bodi, kecuali Anda boncengan sama temen bawa galon. Bentuk motor ini sepertinya memberi kenyamanan untuk orang yang agak tinggi badannya. Jadi untuk harian enak lah, apalagi di perkotaan yang sering dilanda macet.

Lampu depan ada 3 dan nggak berbentuk segitiga, jadi motor ini aman dikendarai Baequni sekalipun. Lampu yang terletak agak di atas ini juga terang karena sudah LED. Jadi tolong banget kalian kalau nggak kepaksa nggak usah pakai lampu jauh. Di jalanan kampung, lampu LED, mode lampu jauh lagi, fix norak!

Desain body keseluruhan tidak menunjukkan lancip-lancip ala motor kekinian, jadi terlihat kalem. Kalau pengen body lancip, beli CBR aja, Mas. Bagasinya juga cukup luas, lebar, dalem, pokoke amot akeh. Mungkin kalau motor ini rilis dua bulan lalu, bukti-bukti persidangan MK kemarin bisa dibawa pake motor ini.

Dari mesin, motor ini memakai mesin 110cc, kompresi 10:1. Honda mengatakan bahwa motor ini menggunakan ukuran bore 47mm serta stroke 63,1mm, jadi mampu mencapai 7000 rpm. Penggunaan V-belt model W-cog juga diklaim mampu meminimalisir bunyi dan loss power. Kalau prediksi ngawang-awang, motor ini bakal punya stroke yang panjang. Honda juga mengklaim kecepatan Honda Genio sanggup mencapai 94km per jam. Walau hal ini tidak bisa menjamin sanggup mengejar gebetanmu yang dibonceng Ninja. Mungkin bisa nyalip kalau dia dibonceng Honda Civic, tapi rasah ndak isin.

Tapi yang pasti, motor ini irit bahan bakar, tes internal Honda mengatakan bahwa motor ini sanggup menempuh 59 km dengan 1 liter. Jelas, Honda Civic dan Ninja tidak akan pernah bisa mengalahkan Honda Genio…

…dalam hal menjadi misqueeennn~

Yang menarik,Honda  Genio mengaplikasikan eSAF (enhance Smart Architecture Frame) dan menjadikan Genio motor pertama yang mengaplikasikan rangka ini. Jadi, rangka ini dibentuk dengan pressing dan dilas pakai laser. Velg motor ini juga sudah 14 inci, jadi lebih besar daripada Scoopy. Mayanlah, jadi nggak susah kalau mau cari custom-nya.

Motor ini juga masih mengaplikasikan kunci standar macam shutter dan buka jok dari depan. Kenapa belum keyless? Mungkin jawabannya sederhana: motor ini nggak masuk kategori premium, jadi kunci ganda wajib punya. Kalau pakai cara saya, ya, pakai gembok kos.

Speedometer Honda Genio terlihat mirip punya CB pitung (((yang mahal itu lho))), jadi bentuknya retro-retro indie gitu. Indikator seperti kecepatan masih bisa dilihat jelas, tapi yang kecil-kecil macam indikator bensin dan rasa sayange deknen susah dilihat kalau sekilas karena display-nya terlihat mungil.

Suspensi Honda Genio juga masih teleskopik, tapi ya kayaknya kemaruk kalau kita minta USD. Namun dengan frame mutakhir sepertinya masih mulus-mulus saja untuk menyerap getaran. Honda memang dikenal motornya mayan sangar dalam bidang menyerap getaran.

Iklan

Ada dua jenis Genio yang akan dirilis, yaitu CBS dan CBS-ISS. Maksud ISS adalah macam motor mesinnya mati kalau berhenti, jadi bahan bakar yang dikonsumsi jadi irit. Masalahnya adalah kadang kita lupa kalau nek digas wae murup, jadilah di lampu merah kita bingung di-starter kok nggak hidup. Kalau ini, sih, pengalaman pribadi.

Harga dari masing masing jenis Honda Genio ini di harga Rp17, 2 juta untuk CBS dan Rp17,7 untuk CBS-ISS. Agak mahal dibanding Beat biasa. Motor ini bisa didapat dengan inden dulu, setahu saya sih untuk Jogja bisa inden dengan bayar 500ribu. Kalau mau kredit gimana? Yo sabar bos barange metu wae urung, lho~

Jadi, Honda Genio adalah motor yang asik untuk harian. Desain kalem nan tegas buat motor ini lumayan sedap dipandang, dan motor ini punya 11 pilihan warna yang menjadikan Anda punya banyak pilihan warna. Pilihan yang banyak ini, bisa bikin Anda jadi lebih leluasa dan lebih mumet untuk menentukan pilihan.

Roda yang lebih besar dari Scoopy membuat motor ini tidak terlalu mungil. Motor ini jelas bersahabat untuk lalu lintas perkotaan yang menggila di waktu sore dan pagi hari. Kekurangan motor ini mungkin masih menggunakan telescopic fork dan belum keyless. Tapi lagi-lagi, harga hanya segitu kita bisa apa?

Motor ini juga tidak cocok bagi Anda yang mencari kecepatan dan juga top speed yang tinggi mengingat cc yang tidak besar. Dan tentu saja, motor ini tidak cocok bagi Anda yang tidak punya duit.

Terakhir diperbarui pada 5 Juli 2019 oleh

Tags: hondahonda genioreview motorScoopy
Rizky Prasetya

Rizky Prasetya

Redaktur Mojok. Hobi main game dan suka nulis otomotif.

Artikel Terkait

Honda Scoopy, Bukti Perempuan Beli Motor Berdasarkan Warna Lipstik MOJOK.CO
Otomojok

Honda Scoopy Adalah Bukti Bahwa Perempuan Memilih Motor Berdasarkan Kode Warna Lipstik, Bukan Berdasarkan Kemampuan Mesin

27 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO
Catatan

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026
Omong Kosong Pemuja Hujan Musuh Honda Beat dan Vario MOJOK.CO
Otomojok

Pemuja Hujan di Bulan Desember Penuh Omong Kosong, Mereka Musuh Utama Pengguna Beat dan Honda Vario

27 Desember 2025
Megapro, Motor Honda Paling Mengenaskan Sepanjang Sejarah
Otomojok

Megapro Adalah Motor Honda yang Nasibnya Paling Mengenaskan: Kisah Sang Legenda Dipaksa Mati demi Adik yang Nggak Lebih Baik

3 November 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

TKI-TKW Rembang dan Pati, bertahun-tahun kerja di luar negeri demi bangun rumah besar di desa karena gengsi MOJOK.CO

Ironi Kerja di Luar Negeri: Bangun Rumah Besar di Desa tapi Tak Dihuni, Tak Pulang demi Gengsi dan Standar Sukses yang Terus Berganti

7 Februari 2026
Pembeli di Pasar Jangkang, Sleman. MOJOK.CO

Salah Kaprah soal Pasar Jangkang yang Katanya Buka Setiap Wage dan Cuma Jual Hewan Ternak

9 Februari 2026
Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana MOJOK.CO

Wisuda TK Rasa Resepsi Pernikahan: Hentikan Normalisasi Pungutan Jutaan Rupiah Demi Foto Toga, Padahal Anak Masih Sering Ngompol di Celana

9 Februari 2026
Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Krian Sidoarjo dicap bobrok, padahal nyaman ditinggali karena banyak industri serap kerja dan biaya hidup yang masuk akal MOJOK.CO

Krian Sidoarjo Dicap Bobrok Padahal Nyaman Ditinggali: Ijazah SMK Berguna, Hidup Seimbang di Desa, Banyak Sisi Jarang Dilihat

5 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026

Video Terbaru

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

Hutan Jawa dan Dunia yang Pernah Bertuah

7 Februari 2026
Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.