Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
    • Bidikan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Malam Jumat

Kisah Saat Berjaga di Bangsal Paru

Redaksi oleh Redaksi
9 Agustus 2018
A A
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Selamat malam, Pembaca. Di rubrik malam jumat ini, ijinkan saya menceritakan sebuah kisah yang sebenarnya nggak serem-serem amat. Kisah ini saya alami sewaktu saya dulu bertugas menjadi perawat dan berjaga di sebuah rumah sakit.

Jadi ceritanya, saya mendapatkan tugas jaga di ruang rawat (bangsal) paru. Nah, sekitar jam 10 pagi, masuk pasien TBC. Bapak-bapak. Agak tua gitu. Dia dirawat di ruang isolasi pria. Selain TBC, si pasien ini juga masuk dengan keluhan lain, kejang atau stroke, saya agak lupa.

Nah, singkat kata, karena keluhannya yang bukan hanya TBC, si pasien ini direkomendasikan oleh dokter spesialis paru untuk konsul ke dokter bagian saraf.

Sekitar pukul satu siang, si bapak ini resmi dipindah rawat dari bangsal paru ke bangsal saraf. Karena saya yang pegang pasien, jadi saya ikut nungguin saat beberes pindah bangsal. Saat itu, si pasien sendiri di ruang isolasi, posisi dia berada di bed ujung deket pintu, dia cuma ditemani oleh istrinya. Setelah semua beres, sebelum ashar, beliau sudah didorong pindah bangsal.

Setelah mengantarkan beliau ke bangsal saraf, saya balik lagi ke bangsal paru, tempat saya bertugas.

Saya kebetulan jaga 24 jam di bangsal paru. Pasien rame banget, riweuh sampai malam. Meja jaga saya lokasinya berada persis di seberang ruang isolasi yang memang kosong karena satu-satunya pasien ruang isolasi, yakni si bapak tadi sudah dipindah ke bangsal saraf.

Nah sekitar pukul 10 malam, di sela saya menyalin resep, sepintas saya lihat lampu di ruang isolasi tiba-tiba menyala.

Dari meja jaga, saya melihat seperti ada orang yang berdiri di samping bed ujung, orang itu seperti sedang mencari sesuatu. Saya belum mikir yang aneh-aneh, saya pikir dia perawat.

Setelah agak lama, saya mencoba menengok ke arah bed, lampunya masih menyala, dan orang yang tadi saya lihat ternyata masih berada di sana. Menghadap pintu. Butuh waktu sejenak untuk kemudian menyadari bahwa orang itu adalah bapak pasien yang tadi siang pindah ke bangsal saraf.

Saya bisa mengenalinya dengan jelas, sebab selain jarak kami yang memang cukup dekat, lampu ruangan juga menyala dengan terang. Saya berpikir mungkin ada barang miliknya yang ketinggalan. Namun anehnya, kok beliau kuat berdiri terus menerus di tempat yang sama dalam waktu yang lama.

Saya niatnya mau nyamperin. tapi nggak sempat karena keburu dipanggil ke ruang rawat lain, jadi bolak balik, entah kenapa mau duduk sebentar aja susah.

Nah, pas aku balik ke meja jaga, aku coba cek daftar pasien. Pas aku baru duduk lagi terus ngangkat muka, si bapak pasien mendadak sudah berdiri di depan saya, di pinggir meja tempat saya jaga.

Mejanya tinggi, kursinya rendah. Kaya meja informasi gitu. Cuma kelihatan dari dada ke atas dan aku harus ngedongak gitu. Beliau diem aja. Menatap saya, tapi sebentar banget.

Setelah itu, kalau nggak salah, ada perawat yang manggil, saya kemudian menoleh ke arah perawat yang manggil saya, dan pas saya nengok lagi ke arah depan, si bapak sudah hilang.

Iklan

Saya tentu saja langsung auto ndredeg.

Nah, setelah 24 jam berlalu, besoknya pas sarapan di kantin, saya ketemu teman saya yang jaga di bangsal saraf. Kami berdua ngobrol-ngobrol.

Tadinya saya nggak ingat dengan kejadian semalam, sampai dia tiba-tiba bilang, “Beb, sori belum ngabarin, pasienmu yang rawat alih kemaren udah meninggal…”

“Siapa? Bapak TBC dari bangsal paru kemarin?” tanya saya agak kaget.

“Iya…”

“Kapan?”

“Nggak lama setelah pindah, agak sorean.”

Dheeeeeeeg. Lalu yang semalam siapa?

~Bebi Putri Ramadhan (@beeramadhan)

Terakhir diperbarui pada 9 Agustus 2018 oleh

Tags: bangsalrumah sakit
Redaksi

Redaksi

Artikel Terkait

perawat.mojok.co
Ragam

Perawat, “Pahlawan Kemanusiaan” yang Tak Dimanusiakan: Beban Kerja Selangit, Gaji Sulit

6 Oktober 2025
Getirnya Gen Z Jogja Jadi OB Rumah Sakit Cuma Digaji Rp800 Ribu: Jangankan Punya Rumah, Buat Ngopi Aja Mikir-Mikir.MOJOK.CO
Ragam

Getirnya Gen Z Jogja Jadi OB Rumah Sakit Cuma Digaji Rp800 Ribu: Jangankan Punya Rumah, Buat Ngopi Aja Mikir-Mikir

7 Mei 2024
takut naik lift.MOJOK.CO
Ragam

Pengalaman Pertama Naik Lift, Orang Desa Panik dan Malu di RS JIH Jogja sampai Buka Google Dulu

16 Maret 2024
Berdiri Hampir 50 Tahun, RSUP Dr Sardjito Bersiap Jadi Wisata Medis MOJOK.CO
Kilas

Berdiri Hampir 50 Tahun, RSUP Dr Sardjito Bersiap Jadi Wisata Medis

6 Oktober 2023
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Sewakan kos bebas ke teman sesama mahasiswa Malang yang ingin enak-enak tapi tak punya modal MOJOK.CO

Mahasiswa Malang Sewakan Kos ke Teman buat Mesum Tanpa Modal, Dibayar Sebungkus Rokok dan Jaga Citra Alim

14 Januari 2026
2016, Tahun Terakhir Gen Z dan Milenial Merasa Berjaya. MOJOK.CO

2016 bagi Milenial dan Gen Z adalah Tahun Kejayaan Terakhir sebelum Dihajar Realitas Hidup

17 Januari 2026
Film Suka Duka Tawa mengangkat panggung stand-up comedy. MOJOK.CO

“Suka Duka Tawa”: Getirnya Kehidupan Orang Lucu Mengeksploitasi Cerita Personal di Panggung Komedi demi Mendulang Tawa

13 Januari 2026
Mohammad Zaki Ubaidillah, dari Sampang, Madura dan langkah wujudkan mimpi bulu tangkis di Daihatsu Indonesia Masters 2026 di Istora Senayan Jakarta MOJOK.CO

Istora Senayan Jadi Titik Sakral Menaruh Mimpi, Cerita Bocah Madura Rela Jauh dari Rumah Sejak SD untuk Kebanggaan dan Kebahagiaan

19 Januari 2026
Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas, Pemutar Ekonomi Bangsa MOJOK.CO

Mitsubishi L300: Simbol Maskulinitas Abadi yang Menolak Fitur Keselamatan demi Memutar Ekonomi Bangsa

13 Januari 2026
Motor Honda Vario 150 2026, motor tahan banting MOJOK.CO

Honda Vario 150 2016 Motor Tahan Banting: Beli Ngasal tapi Tak Menyesal, Tetap Gahar usai 10 Tahun Lebih Saya Hajar di Jalanan sampai Tak Tega Menjual

15 Januari 2026

Video Terbaru

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

Air dari Perut Bumi: Goa Jomblang dan Perubahan Hidup Warga Gendayaan

18 Januari 2026
Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

Bob Sadoni dan Hidup yang Terlalu Serius untuk Tidak Ditertawakan

13 Januari 2026
Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

Elang Jawa dan Cerita Panjang Kelestarian yang Dipertaruhkan

11 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.