ADVERTISEMENT

Tinggal di Kos Campur: Lebih Murah dan Layak, tapi Harus Kuat dengan Kelakuan Minus Penghuninya, Jorok dan Berisik

Kos di Jogja, kos campur, dapur.MOJOK.CO

Apalagi urusan penghuni lain yang jorok dan suka nyolong

Jika keluhan Erwin berkutat pada urusan kenyamanan, cerita dari Siska (25) memotret masalah yang berbeda. Siska adalah penghuni kos campur yang harus berbagai fasilitas umum dengan tetangganya, khususnya area dapur dan kulkas.

Siska menceritakan kekesalannya terhadap kebiasaan jorok penghuni lain di area dapur bersama. Seringkali, Siska menemukan tumpukan piring, sendok, dan wajan kotor yang dibiarkan tergeletak di wastafel, selama berhari-hari. 

“Ngeselinnya, nggak ada satu pun penghuni yang mau mengaku siapa yang numpuk piring,” ujarnya.

Bekas makanan itu dibiarkan begitu saja sampai mengering, mengeluarkan bau busuk, dan akhirnya ditumbuhi jamur. Jika Siska butuh menggunakan wastafel, ia harus meminggirkan kotoran milik orang lain terlebih dahulu.

Selain dapur, kulkas umum adalah sumber emosi Siska yang paling besar. Kulkas yang fungsinya untuk menyimpan bahan makanan justru rawan pencurian. Siska mengaku sudah berkali-kali kehilangan makanan dan minumannya. 

“Bukan nggak mau berbagi, cuma kesel aja kalau makanan hilang tapi nggak ada yang izin.”

Misalnya, pernah susu kotak miliknya yang baru diminum sedikit, tiba-tiba isinya sudah habis keesokan harinya. Di lain hari, makanan ringan miliknya hilang tanpa sisa dari dalam kulkas.

Ada penghuni lain yang sengaja mengambil barang milik Siska tanpa izin dan tanpa merasa bersalah.

Mendengar cerita Siska, saya sangat membenarkan keluhan tersebut. Berdasarkan pengalaman saya selama tinggal di kos campur, ujian sebenarnya memang berada pada cara kita menyikapi fasilitas umum ini.

Bagi saya, urusan suara berisik dari tetangga kamar atau area parkir yang penuh karena tamu masih bisa ditoleransi. Tetapi, jika urusannya sudah bergeser pada kebiasaan memakan atau mengambil barang orang lain tanpa izin, serta membiarkan sampah sisa makanan sendiri membusuk di dapur umum, itu sudah jauh berbeda. 

Penulis: Ahmad Effendi

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA: Punya Kos Dekat Kampus Menguras Mental dan Finansial, Gara-Gara Teman Kuliah yang Sering Menginap tapi Tak Tahu Diri atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan

Terakhir diperbarui pada 5 Mei 2026 oleh .

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.