Jogja Tak Pernah Lengkap Tanpa Buku, Musik, dan Seni Rupa
Jogja Art+Book Festival meneguhkan bahwa musik dan seni rupa tak bisa lepas dari buku. Ketiganya, jadi identitas yang melekat pada...
Baca selengkapnyaDetailsJogja Art+Book Festival meneguhkan bahwa musik dan seni rupa tak bisa lepas dari buku. Ketiganya, jadi identitas yang melekat pada...
Baca selengkapnyaDetailsFenomena kenabian jadi hal yang dimunculkan dalam novel Tangan Kotor di Balik Layar (2024). Fenomena tersebut sekaligus menjadi gambaran bagaimana...
Baca selengkapnyaDetailsDi Jogja, anak muda dan orang awam kerap membicarakan gamelan dengan konotasi mistis dan magis. Di sisi lain, gamelan Jogja...
Baca selengkapnyaDetailsSebagai sebuah film, Siksa Neraka (2023) punya berbagai syarat untuk bisa memanjakan mata: visualnya yang oke, CGI-nya mumpuni, serta gambaran...
Baca selengkapnyaDetailsFestival musik keras Rock In Solo sudah berkumandang hampir dua dekade lalu, tepatnya pada 2004. Banyak band metal internasional yang...
Baca selengkapnyaDetailsLanskap media kini telah berubah. Semangat "senang-senang" perlu jadi dorongan agar bisa jurnalisme musik terus hidup.
Baca selengkapnyaDetailsButet Kartaredjasa punya laku spiritual sendiri. Sebagai penganut Kristen yang tidak taat, ia justru memilih wirid sebagai jalan untuk berdoa.
Baca selengkapnyaDetailsSkena musik Jogja seolah tak ada matinya. Pagebluk menghantam pun, generasi baru musik Jogja mencoba terus berbunyi.
Baca selengkapnyaDetailsJogja sejak lama jadi persemaian banyak gigs mandiri dan festival musik. Bagaimana kisah perjalanan panggung musik di kota ini? Berikut...
Baca selengkapnyaDetails
PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta
55581
[email protected]
+62-851-6282-0147
© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.