Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Riwayat Bus Mulyo Jogja Purwokerto, Mantan Raja Jalur Selatan Andalan Buruh Gendong Pulang ke Kulon Progo

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
11 Maret 2024
A A
bus mulyo jogja purwokerto kulon progo.MOJOK.CO

Ilustrasi bus (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Bus Mulyo pernah jadi legenda yang merajai jalur selatan Jogja – Purwokerto. Bus ini juga jadi andalan para buruh gendong di Jogja yang kebanyakan asal Kulon Progo untuk pulang setelah berhari-hari mengumpulkan uang dengan tidur di pasar.

Buruh gendong yang kebanyakan perempuan paruh baya jadi pemandangan tak asing di Pasar Beringharjo dan Pasar Giwangan Jogja. Mereka mencari nafkah dengan kerja berat di pasar. Pulang hanya sekali sampai dua kali sepekan.

Kisah itu saya dapat dari Ruminem (55) dan Ngatini (50). Keduanya sama-sama berasal dari Lendah, Kulon Progo dan sudah belasan tahun menjadi buruh gendong di Pasar Giwangan.

Ruminem adalah salah satu contoh buruh gendong yang kerap bermalam di emperan los pasar. “Di sana alasnya pakai peti buah ini dijejer seperti dipan,” ujarnya seraya menunjuk sudut los pasar saat saya jumpai.

buruh gendong dari kulon progo.MOJOK.CO
Buruh gendong di Pasar Giwangan (Hammam/Mojok.co)

Ruminem sudah jadi buruh gendong dari 2005 silam. Sejak saat itu, ia mengaku mengandalkan Bus Mulyo, jurusan Jogja Purwokerto yang rutenya melintasi Kulon Progo.

Bus Mulyo jurusan Jogja Purwokerto jadi saksi perjuangannya. Bagi orang “lama” dari Kulon Progo, bus ini memang jadi salah satu andalan. Masa kejayaan Bus Mulyo kini sudah terlewat. Ia pernah jadi legenda jalur selatan Jawa Tengah pada era 90-an.

Bus Mulyo Jogja Purwokerto, salah satu PO Bus tertua di Indonesia

Bus Mulyo identik dengan karakter warna livery oranye dan putih dengan tulisan “MULYO” yang tegas dan besar. Pada masanya, bus ini tak bisa dilepaskan dari mobilitas orang Jogja, Kulon Progo, Kebumen, hingga Purwokerto.

Sejumlah sumber menyebut bahwa Bus Mulyo berdiri sejak 1947. Salah satu PO bus tertua di Indonesia. Garasinya berada di Gombong, Kebumen.

bus mulyo.MOJOK.CO
Penampakan Bus Mulyo (Wikimedia Commons)

Mulanya, bus ini hanya melayani trayek Gombong Jogja dan Gombong Purwokerto. Namun, seiring perkembangan zaman, sempat memperluas trayeknya bahkan hingga Kediri. Sayangnya, jalur itu tak digunakan lama karena beberapa hal.

Sehingga, trayek andalannya yang hingga beberapa tahun lalu masih eksis adalah Purwokerto, Gombong, Jogja, hingga Solo. Bus Mulyo terkenal sebagai penyedia kelas ekonomi non AC atau kerap juga disebut bus bumel.

Baca halaman selanjutnya…

Persaingan ketat yang terjadi di jalur selatan

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 12 Maret 2024 oleh

Tags: bus mulyobus raharjaJogjaKulon ProgoPurwokerto
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

gojek instant.MOJOK.CO
Transportasi

Gojek Buka Titik Jemput Instan di Terminal Giwangan, Mudahkan Para Penumpang Bus yang Bingung Mencari Transportasi Lanjutan

12 Maret 2026
Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis Itu Mojok.co
Pojokan

Sate Klatak Kasta Tertinggi Makanan Khas Jogja, Jauh Mengungguli Gudeg dan Bakmi Jawa yang Sering Dikeluhkan Manis

12 Maret 2026
Kucing peliharaan anak kos Jogja
Catatan

Anak Kos Jogja Pilih Hidup Miskin demi Hidupi Kucing, Lebih dari Setengah Gaji Habis untuk Piaraan

11 Maret 2026
Makanan Khas Sunda dan Jogja Bikin Muak- Bau Busuk dan Manis (Wikimedia Commons)
Pojokan

Makanan Khas Sunda Bikin Menderita Orang Jogja, Sama Seperti Perantau Sunda Muak dengan Makanan Jogja yang Serba Manis

11 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

lolos snbp, biaya kuliah ptn.MOJOK.CO

Senyum Palsu Anak Pertama Saat Adik Lolos PTN Impiannya, Pura-Pura Bahagia Meski Aslinya Penuh Derita dan Pusing Mikir Biaya

10 Maret 2026
Pengendara motor plat K ngga ngerti fungsi zebra cross, lampu, sein, hingga spion MOJOK.CO

Pengendara Plat K Tak Paham Fungsi Zebra Cross-Spion, Cuma Jadi Pajangan dan Abaikan Keselamatan Orang saat Bawa Kendaraan

7 Maret 2026
Pemuda Kediri Nekat kerja di luar negeri (Selandia Baru) sebagai Tukang Cukur. MOJOK.CO

Pemuda Kediri Nekat ke Selandia Baru sebagai Tukang Cukur usai Putus Cinta dan Ditolak Ratusan Lamaran Kerja

10 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Seorang kakak (anak perempuan pertama) kerja keras jadi tulang punggung keluarga gara-gara ortu miskin dan adik tidak tahu diri MOJOK.CO

Anak Perempuan Pertama Mengorbankan Masa Muda demi Hidupi Orang Tua Miskin dan Adik Tolol, Tapi Tetap Dihina Keluarga

11 Maret 2026
Pertunjukan stand-up comedy Pertigapuluhan Priska Baru Segu akan hadir di Yogyakarta MOJOK.CO

Menertawakan Usia 30 Tahun Bersama Priska Baru Segu Lewat “Pertigapuluhan” di Yogyakarta

6 Maret 2026

Video Terbaru

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA

Dr. Fahruddin Faiz: Sikap Anak Muda Menghadapi Era VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, Ambiguity)

9 Maret 2026
Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

Sunan Geseng: Dari Petani Nira Jadi Wali Utama

8 Maret 2026
Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

Merawat Harapan Kopi Robusta Desa Japan: Dari Petik Asalan ke Petik Merah

4 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.