Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Rekomendasi Oleh-oleh Jogja yang Jarang Terpikirkan Wisatawan, Penuh Cerita hingga Pernah Dicicipi Tokoh Dunia

Hammam Izzuddin oleh Hammam Izzuddin
27 Desember 2023
A A
oleh-oleh jogja.MOJOK.CO
Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Ada beberapa oleh-oleh Jogja yang nggak biasa buat kalian yang sedang berwisata ke Jogja. Banyak yang belum tahu bahwa barang-barang ini punya cerita filosofis tentang kota ini.

Jogja adalah salah satu destinasi wisata utama di Indonesia. Pada semester pertama 2023, BPS mencatat DIY menduduki peringkat keenam sebagai daerah yang dikunjungi wisatawan lokal di Indonesia. Ada sekitar 5,66 juta orang yang berkunjung ke wilayah ini pada paruh pertama 2023.

Selanjutnya, berwisata tanpa membawa pulang oleh-oleh buat orang di rumah memang terasa kurang. Namun, persoalannya kadang pilihan untuk membeli oleh-oleh terasa itu-itu saja.

Jika menilisik lebih dalam, ada beberapa oleh-oleh Jogja yang unik. Bahkan jarang orang pikirkan. Barang ini memang produk buatan Jogja dengan nama yang sudah populer namun jarang jadi pertimbangan untuk dijadikan oleh-oleh.

Olive Fried Chicken, oleh-oleh Jogja filosofis

Nama Olive Fried Chicken bukan barang asing lagi bagi warga Jogja. Ayam goreng ini begitu dekat dengan beragam kalangan karena cita rasa nikmat berbalut harga bersahabat.

Ya, produk ayam goreng ini memang lahir di Jogja. Rasanya tidak kalah dengan waralaba ayam goreng dengan harga yang lebih tinggi. Namun, yang membuatnya bisa jadi oleh-oleh Jogja adalah kisahnya yang begitu filosofis.

Pemilik Olive Fried Chicken, Kunardi Sastrawijaya, pernah bercertia kepada Mojok bahwa makanan ini ia ciptakan sebagai wujud terima kasihnya kepada Jogja. Tempat ia menempuh pendidikan, bertemu pasangan, hingga membangun keluarga dan bisnisnya.

Kunardi ingin Olive hanya buka di wilayah Jogja saja. Untuk mengintervensi pasar luar Jogja, ia memilih mengeluarkan jenama lain yakni Karen Chicken.

“Kalau Olive Chicken biarlah di Jogja dan sekitarnya. Kalau Karen Chicken, seperti tagline-nya, dari Jogja untuk Indonesia,” kata Kunardi.

Meski banyak yang melempar guyonan bahwa Olive merupakan oleh-oleh Jogja, tapi produk ini merupakan makanan cepat saji yang tidak tahan terlalu lama. Kalau rumah kalian hanya satu sampai dua jam perjalanan dari Jogja, rasanya, makanan ini patut untuk jadi pilihan. Namun, kalau terlalu jauh, mungkin lebih tepat untuk menikmatinya saat sedang di Jogja.

olive fried chicken bisa jadi oleh-oleh khas jogja. MOJOK.CO
Tekstur ayam Olive Fried Chicken yang juicy (Agung P/Mojok.co)

Cerutu Tarumartani yang pernah dinikmati tokoh dunia

Selanjutnya, para penikmat tembakau perlu tahu bahwa pabrik cerutu tertua di Asia Tenggara ada di Jogja. Eksistensinya masih terjaga hingga sekarang dan bisa jadi oleh buat keluarga di rumah.

Pabrik Cerutu Taru Martani berdiri sejak 1918. Sejak dulu, sudah terkenal menghadirkan produk yang masyhur hingga mancanegara. Tokoh legendaris dari Amerika Selatan, Che Guevara, bahkan pernah mencicipi cerutu produksi Jogja ini.

Tokoh kelahiran Rosario, Argentina, ini jajan cerutu di Taru Martani pada pertengahan 1959, hanya beberapa bulan setelah ia membantu Fidel Castro menggulingkan rezim diktator Kuba, Fulgencio Batista.

Foto kunjungan Che ke Taru Martani bisa kita jumpai saat kita mengunjungi pabrik cerutu tersebut. Dalam foto hitam putih tersebut, sang mayor menerima produk cerutu dari pabrik Taru Martani. Kemudian di sampingnya terdapat toples cerutu dengan merek Senator.

Iklan

Bahkan, Kepala Divisi Produksi Taru Martani Adam Susanto juga sesumbar kalau selain Che, produk-produk cerutu Taru Martani juga mungkin sudah dinikmati tokoh-tokoh revolusioner lain. Misalnya, Fidel Castro.

“Pak Karno ‘kan juga perokok, pasti lah ngambil [cerutu] di kita juga. Dia juga sering keluar negeri, Bung Karno ‘kan tipikal orang suka gaya juga, pasti itu pakai cerutu,” kata Adam.

Baca selanjutnya…

Oleh-oleh legendaris yang tertua di antara yang lain

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 28 Desember 2023 oleh

Tags: cerutu taru martanioleh-oleh JogjaOlive Fried Chickenwisata jogja
Hammam Izzuddin

Hammam Izzuddin

Reporter Mojok.co.

Artikel Terkait

Lewat Setu Sinau, Jalan Malioboro Kota Yogyakarta tidak hanya jadi tempat wisata. Tapi juga ruang edukasi untuk belajar budaya Jawa, termasuk aksara Jawa MOJOK.CO
Kilas

“Setu Sinau” bikin Jalan Malioboro Tak Hanya Jadi Tempat Wisata, Tapi Juga Ruang Edukasi Aksara Jawa

29 Maret 2026
4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan Mojok.co
Pojokan

4 Oleh-Oleh Khas Bantul yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Dijadikan Buah Tangan

25 Maret 2026
4 Oleh-Oleh Malioboro Jogja Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli Mojok.co
Pojokan

4 Oleh-Oleh Khas Malioboro Jogja yang Sebaiknya Dipikir Ulang Sebelum Membeli

24 Maret 2026
Ada potensi anomali ketika wisata Jogja diserbu 8,2 juta wisatawan. Daya beli rendah, tapi ada ancaman masalah MOJOK.CO
Urban

Anomali Wisata Jogja saat Diserbu 8,2 Juta Wisatawan: Daya Beli Tak Mesti Tinggi, Tapi Masalah Membayangi

19 Maret 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Mahasiswa Malaysia menyesal kuliah di Universitas Islam Negeri di Indonesia. Lulusan UIN mentok gitu-gitu aja MOJOK.CO

Sesal Mahasiswa Malaysia Kuliah di UIN demi Murah, Hadapi Banyak Hal Tak Mutu dan Lulusan UIN yang “Mentok Segitu”

26 Maret 2026
4 Oleh-Oleh “Red Flag” Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Ulang sebagai Buah Tangan Mojok.co

4 Oleh-Oleh Gunungkidul yang Sebaiknya Dipertimbangkan Berkali-kali sebelum Dibeli

29 Maret 2026
Work from home (WFH) untuk ASN tidak peka kondisi pekerja informal MOJOK.CO

WFH 1 Hari ASN Perlu Lebih Peka terhadap Kondisi Pekerja Informal

30 Maret 2026
Lolos Unair lewat jalur golden ticket tanpa SNBP. MOJOK.CO

Kisah Penerima Golden Ticket Unair dari Ketua Padus hingga Penghafal Al-Qur’an, Nggak Perlu “Plenger” Ikut SNBP-Mandiri untuk Diterima di Jurusan Bergengsi

30 Maret 2026
Kelalaian sopir truk DLH Kota Semarang bikin sampah tumpah berserakan di jalan. Langsung ditegur karena bikin masyarakat tidak nyaman MOJOK.CO

Kelalaian Sopir Truk DLH Kota Semarang bikin Sampah Tumpah Berceceran di Jalan, Langsung Terima Teguran demi Kenyamanan

26 Maret 2026
Gen Z rela sise hustle

Tak Cukup Satu Gaji, Gen Z Rela “Side Hustle” dan Kehilangan Kehidupan demi Rasa Aman dan Puas Punya Pekerjaan Sesuai Keinginan

30 Maret 2026

Video Terbaru

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

Serat Centhini dan Asal Usul Jamus Kalimasada dalam Tradisi Jawa

29 Maret 2026
Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

Klinik Kopi dan Mitos Slow Living yang Ternyata Cuma Ilusi

28 Maret 2026
Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

Arman Dhani & Lya Fahmi: Kita Dituntut Sukses, Tapi Tidak Pernah Diajarkan Menghadapi Gagal

26 Maret 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.