Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Nelangsa Pejuang LDR Jogja-Jakarta, Tersiksa karena KAI dan “Hengkangnya” Sri Mulyani

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
11 September 2025
A A
Pejuang LDR Jogja-Jakarta makin nelangsa karena harga tiket kereta api mahal. MOJOK.CO

Ilustrasi - LDR Jogja-Jakarta tak semudah membalikkan telapak tangan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

In this economy, pilihan untuk membangun “keluarga cemara” semakin sulit. Apalagi, bagi pejuang LDR yang merasakan dampak langsung kenaikan harga tiket kereta api Jogja-Jakarta. Sudah terkoyak menahan rindu karena jarang bertemu, kini makin nelangsa memikirkan tabungan untuk menikah.

***

Nyaris setahun ini Alifa (24) menjalani hubungan jarak jauh alias long distance relationship (LDR) dengan pacarnya yang ada di Jakarta. Pertemuan mereka bermula saat keduanya sama-sama kuliah di Jogja. 

Setelah tiga tahun lebih pacaran dan sama-sama diwisuda, keduanya harus mengejar karier di tempat yang berbeda. Jujur, ada perasaan campur aduk saat itu. Senang karena bisa mendapatkan kerja, sekaligus sedih karena bakal sulit bertemu.

Alifa sendiri memutuskan tetap tinggal di Jogja dan bekerja di sana, sementara pacarnya berkesempatan kerja di Jakarta. Jarak wilayah yang terpaut jauh membuat mereka harus siap menjalani LDR hampir satu tahun ini. Apalagi, in this economy, kata Alifa, tantangannya semakin berat.

KAI sering menaikkan harga sesuka hati

Guna menjaga hubungannya tetap awet dengan sang pacar, Alifa rutin ke Jakarta sebanyak dua kali dalam sebulan. Kadang-kadang sebaliknya, sang pacar yang akan menemuinya dari Jakarta ke Jogja.

Mulanya, Alifa merasa hal tersebut tidak menimbulkan masalah yang berarti. Malah jadi solusi untuk mengobati rindu, sekaligus menjalin komunikasi yang semakin berkualitas. Namun, akhir-akhir ini Alifa dan pacarnya jadi punya kekhawatiran yang sama.

“Makin ke sini tuh kami makin bingung, mau pakai pengeluaran untuk ongkos transportasi biar bisa ketemu tatap muka, atau masukkin aja buat tabungan nikah,” kata Alifa kepada Mojok, Rabu (10/9/2025).

Sebabnya, tiket kereta api Jakarta-Jogja tidaklah murah. Alifa harus merogoh kocek sebesar Rp400 ribu untuk naik kereta ekonomi premium dari Jakarta ke Jogja. Itu belum termasuk ongkos pulang-pergi. 

“Padahal, kalau harga normalnya tuh Rp200 ribu,” kata Alifa bersungut-sungut.

Alasan Alifa sering naik kereta api New Generation karena ia selalu tidak kebagian tiket. Ia sering kalah war saat ingin membeli tiket kereta api ekonomi yang identik dengan kursi tegak lurusnya. 

“Susah banget dapetinnya, padahal harganya lumayan dari Jogja ke Jakarta cuman Rp74 ribu,” kata Alifa.

Baca Halaman Selanjutnya

Lama-lama boncos juga dari Jogja ke luar provinsi

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 11 September 2025 oleh

Tags: in this economyjakartaJogjaLDRRupiah Melemahtiket kereta apitiket kereta mahal

Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Artikel Terkait

250 orang ikuti operasi katarak gratis di RS Visindo Jakarta. MOJOK.CO
Sehari-hari

Misi Mulia Rumah Sakit Visindo di Jakarta: Tingkatkan Derajat Kesehatan Mata dengan Operasi Katarak Gratis

31 Januari 2026
Benarkah Keturunan Keraton Jogja Sakti dan Bisa Terbang? MOJOK.CO
Ekonomi

Ironi Jogja yang “Katanya” Murah: Ekonomi Tumbuh, tapi Masyarakatnya Malah Makin Susah

30 Januari 2026
Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY.MOJOK.CO
Ekonomi

Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY

29 Januari 2026
Kesedihan perantau yang merantau lama di Surabaya dan Jakarta. Perantauan terasa sia-sia karena gagal menghidupi orang tua MOJOK.CO
Ragam

Rasa Gagal dan Bersalah Para Perantau: Merantau Lama tapi Tak Ada Hasilnya, Tak Sanggup Bantu Ortu Malah Biarkan Mereka Bekerja di Usia Tua

29 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Siswi SMA di Bantul, Yogyakarta mengikuti pelatihan tanggap bencana dari IDM. MOJOK.CO

Kisah Pelajar SMA di Bantul Melawan Trauma Pasca Gempa 2006, Tak Mau Kehilangan Orang Berharga Lagi

31 Januari 2026
Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul MOJOK.CO

Memfitnah Es Gabus Berbahaya adalah Bentuk Kenikmatan Kekuasaan yang Cabul

30 Januari 2026
AI, ChatGPT, Kecerdasan Buatan Bisa Nggak Cerdas Lagi kalau Gantikan PNS dan Hadapi Birokrasi Fotokopi MOJOK.CO

ChatGPT Bukan Ustaz: Bolehkah Bertanya Soal Hukum Agama kepada AI?

28 Januari 2026
Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY.MOJOK.CO

Lawan Keterbatasan Anggaran, Sultan HB X Pacu Digitalisasi dan Pembiayaan Kreatif di DIY

29 Januari 2026
Honda Scoopy, Bukti Perempuan Beli Motor Berdasarkan Warna Lipstik MOJOK.CO

Honda Scoopy Adalah Bukti Bahwa Perempuan Memilih Motor Berdasarkan Kode Warna Lipstik, Bukan Berdasarkan Kemampuan Mesin

27 Januari 2026
fakta penting stunting dari WVI. MOJOK.CO

Fakta Pahit soal Stunting. Apabila Tidak Diatasi, 1 dari 5 Bayi di Indonesia Terancam “Bodoh”

31 Januari 2026

Video Terbaru

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

Kebun Durian Warso Farm di Bogor, Agrowisata Edukatif dengan 16 Varietas Durian

28 Januari 2026
Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

Sigit Susanto: Membaca Dunia lewat Perjalanan Panjang dan Sastra

27 Januari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Tawa yang Tidak Sepenuhnya Bercanda

Roasting Zainal Arifin Mochtar (Bagian 2): Strategi Biar Bisa Jadi Guru Besar

24 Januari 2026
Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.