Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Kapok Beli Motor Minerva R150: Niat Hati Ingin Pamer Supaya Gagah, Malah Kena “Karma” karena Berpostur Pendek

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
25 Juli 2025
A A
Kapok Beli Motor Minerva R150: Niat Hati Ingin Pamer Supaya Gagah, Malah Kena “Karma” karena Suka Bully Guru. MOJOK.CO

ilustrasi - Motor Minerva R150 nggak cocok untuk orang pendek. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Diolok guru agama karena berpostur kecil

“Aku tuh terkenal nakal di sekolah, suka ngelawan dan jahilin guru terutama guru agamaku,” kata Zayn.

Misalnya, saat pembelajaran sedang berlangsung. Zayn nekat keluar kelas untuk membolos mata pelajaran agama. Saat gurunya sedang menulis di papan, Zayn pergi diam-diam menuju kantin. Sementara teman-temannya pun tak peduli.

Beberapa menit kemudian, sang guru yang tak menyadari kehadiran Zayn langsung mencarinya di sekitar sekolah. Rupanya, Zayn sedang asik membeli jajan di kantin bersama gerombolannya. Guru itu pun memarahi Zayn, bahkan saking kesalnya ia langsung meruqyah Zayn di tempat.

Sejak kejadian itu, hubungan keduanya sudah seperti Tom and Jerry. Tak pernah ada kata damai di kamus mereka. Puncaknya, saat sang guru menunggu Zayn di luar pintu parkiran sepulang sekolah. Sang guru mengolok-ngolok Zayn secara fisik dihadapan teman-temannya.

“Motormu gede tapi awak e cilik, nggak cocok pakai Minerva R150 tambah koyok tandak bedes, (motormu besar tapi badan mu kecil. Nggak cocok pakai Minerva R150 malah seperti pertunjukan topeng monyet),” ucap Zayn menirukan gurunya saat itu.

“Mungkin beliau memang punya dendam pribadi ke aku karena sering kujahili,” lanjut Zayn.

Jujur, kalimat itu membuat harga diri Zayn terluka hingga membuatnya teramat benci pada sang guru. Zayn sempat adu mulut, sampai akhirnya orang-orang yang hadir di sana melerai. Di perjalanan pulang, Zayn malah ketiban sial lagi.

“Aku jatuh dari motor Minerva R150 karena kakiku nggak gedok. Soalnya motornya tinggi, sedangkan aku kecil kan. Untung cuma lecet sama memar,” kata Zayn.

Minerva R150 membuat mati gaya

Sepulang dari sekolah, Zayn kembali merengek ke orang tuanya agar dibelikan motor baru. Beberapa body Minerva R150 tampak lecet dan sulit di-servis mengingat sparepart-nya yang langka. 

Karena bahaya jika dipakai lagi, orang tua Zayn akhirnya menuruti. Kali ini, Zayn mengganti motor Minerva R150 miliknya dengan Suzuki Satria F10. “Motor lakik” dengan desain aerodinamis yang lebih ramping dibandingkan Minerva R150.

Namun, Zayn merasa tak nyaman karena menurutnya Suzuki Satria F10 lebih boros bensin. Seiring berjalannya waktu, motor baru itu lebih sering rusak. Akhirnya, Zayn mantab mengganti motor Honda PCX karena lebih irit dan anti maling. Terlebih, meskipun punya body yang besar, Honda PCX tak membuatnya mati gaya seperti Minerva R150.

“Aku paling suka Honda PCX juga karena modenya sudah remote, bukan kunci motor.” Kata pemuda asal Surabaya itu.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Iklan

Editor: Muchamad Aly Reza

BACA JUGA: Beli Honda PCX buat Pamer Sukses ke Tetangga yang Tak Punya Motor Mahal, Awalnya Dielu-elukan Berujung Memprihatinkan atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 28 Juli 2025 oleh

Tags: Honda PCXMinerva R150motor gederekomendasi motorYamaha Mio
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Yamaha Mio 2011 bisa dipakai perjalanan dari Jogja-Klaten. MOJOK.CO
Catatan

Menantang Diri dari Jogja ke Klaten Memakai Yamaha Mio Butut Berusia 14 Tahun, Penuh Rintangan tapi Tetap Jadi Motor Kesayangan

24 Oktober 2025
PCX Motor Honda Paling Elegan, NMAX Cuma Matik Paling Berisik MOJOK.CO
Otomojok

NMAX Memang Laris, Tapi PCX Lebih Elegan: 5 Alasan Kenapa Anda Harus Berhenti Memuja Matik yang Terlalu Berisik Itu

6 Agustus 2025
NMAX Motor Terbaik Yamaha Pembunuh Popularitas Honda PCX MOJOK.CO
Otomojok

NMAX: Motor Terbaik Yamaha, Wujud Supremasi di Segala Lini Dibanding Honda PCX

2 Agustus 2025
Mio M3, Motor yang Paling Sempurna di Mata Yamaha MOJOK.CO
Otomojok

Mio M3 Motor yang Paling Sempurna di Mata Yamaha, Sudah 11 Tahun Desain Tak Berubah karena Berkeyakinan Kesempurnaan Tidak Perlu Diubah

28 Juli 2025
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Aji sarjana hukum UGM, Jogja yang pernah ngojol. MOJOK.CO

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Jogja City Mall, Sleman bikin orang nyasar. MOJOK.CO

Megahnya Jogja City Mall Bergaya Romawi dengan Filosofi Keberuntungan, Nyatanya Makin Menyesatkan Orang “Buta Arah” Seperti Saya

3 Februari 2026
Tinggal di perumahan lebih bisa slow living dan frugal living ketimbang di desa MOJOK.CO

Salah Kaprah Soal Tinggal di Perumahan, Padahal Lebih Slow Living-Frugal Living Tanpa Dibebani Tetangga ketimbang di Desa

30 Januari 2026
Sarjana pegasuh anak, panti asuhan Muhammadiyah di Surabaya. MOJOK.CO

Lulusan Sarjana Nekat Jadi Pengasuh Anak karena Susah Dapat Kerja, Kini Malah Dapat Upah 450 Ribu per Jam

5 Februari 2026
Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik MOJOK.CO

Masturbasi di KRL dan TransJakarta: Maskulinitas Kota dan Tubuh yang Terjepit di Ruang Publik

4 Februari 2026
Waspada "Silent Killer", Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi.MOJOK.CO

Waspada “Silent Killer”, Guru Besar UGM Sebut Emboli Paru Sering Terlambat Terdeteksi

30 Januari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.