Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Eksperimen Seminggu Jadi Tukang Parkir Ilegal di Jogja, Penghasilannya Bisa Kebeli Apa Aja?

Ahmad Effendi oleh Ahmad Effendi
13 April 2025
A A
tukang parkir ilehal di jogja.MOJOK.CO

Ilustrasi - Eksperimen Seminggu Jadi Tukang Parkir Ilegal di Jogja, Penghasilannya Bisa Kebeli Apa Aja? (Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Keluhan netizen terkait banyaknya tukang parkir ilegal di Jogja kerap menjadi viral di media sosial. Tak cuma soal tarifnya yang nuthuk alias sangat mahal. Jukir ilegal kerap bikin resah karena pelayanannya yang sembrono.

Adesta (21), seorang mahasiswa sebuah PTN di Jogja, belum lama ini mengalami pengalaman buruk tersebut. Saat hendak mengambil uang di sebuah ATM minimarket kawasan Condongcatur, tukang parkir langsung memintanya bayaran di muka.

Padahal, jelas-jelas di sana terpampang tulisan “parkir gratis”. Namun, karena nggak mau ribet berurusan dengan mereka, ia memberikan uang Rp2.000.

“Males debat aja sih makanya aku kasih,” jelasnya kepada Mojok, Sabtu (12/4/2025).

Setelah selesai mengambil uang, Adesta melihat motornya terhimpit. Posisinya memang masih berada di tempat semula, tapi karena banyak pengunjung yang datang, ada banyak motor lain yang menghalangi motornya.

Ia pun langsung meminta bantuan kepada tukang parkir di sana. Sialnya, jawaban yang didapatnya sangat di luar nalar.

“Yah elah, Mbak, itu ditarik sendiri juga bisa, jangan manja,” ujarnya, menirukan perkataan tukang parkir. “Maksudku ini bukan soal manja atau cuma 2 ribu, tapi soal tanggung jawab,” imbuhnya.

Cerita itu ia unggah di grup Facebook “info cegatan jogja”. Sayangnya ia malah mendapat hujatan netizen lain. Beberapa orang malah ada mengiriminya pesan (DM) dengan isi, “jangan mematikan rezeki orang”.

Berapa sih penghasilan tukang parkir ilegal di Jogja?

Persoalan tukang parkir ilegal memang menjadi masalah serius di Jogja. Mojok sendiri kerap menaikkan artikel yang membahas persoalan tersebut. Kalian bisa membaca selengkapnya di sini.

Mojok juga pernah berbincang dengan Sarwo Sukendro Putro (53), tukang parkir resmi di Pasar Kranggan yang bekerja di bawah naungan Dinas Perhubungan Kota Jogja. Menurut lelaki yang sudah sejak 2008 bekerja sebagai jukir ini, ada dua hal yang membuat tukang parkir ilegal di Jogja menjamur.

“Satu, karena pemerintahnya kurang tegas; masyarakat sering melapor tapi dibiarkan. Kedua, ya karena penghasilan tukang parkir ilegal itu besar, lebih besar dari yang resmi,” jelasnya beberapa waktu lalu.

Sebagai perbandingan, rata-rata penghasilan Sarwo setiap harinya adalah Rp100-150 ribu–kadang kurang saat sedang sepi. Itu didapatkan dari bagi hasil dengan Dishub Jogja.

“Kami kan tarifnya sesuai aturan, nggak boleh lebih dari 2 ribu. Hasilnya sekian, dibagi 70-30 dengan dinas,” paparnya.

Sementara untuk tukang parkir ilegal, penghasilannya bisa dua bahkan tiga kali lipat. Hal itu terjadi lantaran…

Iklan

Baca halaman selanjutnya…

Eksperimen seminggu jadi tukang parkir ilegal di Jogja. Seminggu bisa kantongi Rp2,5 juta.

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 13 April 2025 oleh

Tags: Jogjatukang parkirtukang parkir ilegaltukang parkir ilegal di jogjatukang parkir liar
Ahmad Effendi

Ahmad Effendi

Jurnalis Mojok.co asal Yogyakarta. Pernah belajar di S1 Ilmu Sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Banyak menulis sejarah, sepak bola, isu urban, budaya pop, dan setiap yang menyangkut kepentingan publik. Kerap menepi di konser band metal, festival film, dan mengasuh anabul.

Artikel Terkait

Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan Lebih Mudah Diterima daripada Gagal Jadi Sarjana Hukum UGM MOJOK.CO
Edumojok

Perjuangan Ojol sambil Kuliah: Pernah Diancam Pihak Resto karena Telat Antar Makanan, Kini Lulus Jadi Sarjana Hukum UGM

5 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO
Sosok

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT MOJOK.CO
Edumojok

Tak Mau Jadi Beban Orang Tua, Mahasiswa Psikologi UGM Pilih Kuliah Sambil Ngojol untuk Bayar UKT

2 Februari 2026
Toko musik analog, Dcell Jogja Store. MOJOK.CO
Bidikan

Juru Selamat “Walkman” di Bantul yang Menolak Punah Musik Analog

2 Februari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Dat, pemuda dengan 3 gelar universitas putuskan tinggalkan kota demi bangun bisnis budidaya jamur di perdesaan MOJOK.CO

Cabut dari Kota Tinggalkan Perusahaan demi Budidaya Jamur di Perdesaan, Beberapa Hari Raup Jutaan

4 Februari 2026
Rekomendasi penginapan di Lasem, Rembang. MOJOK.CO

Lasem Lebih Terkenal daripada Rembang tapi Hanya Cocok untuk Wisata, Tidak sebagai Tempat Tinggal

6 Februari 2026
gen z kerja merantau beban mental dan finansial.mojok.co

Gen Z Pilih Merantau dan Tinggalkan Ortu karena Rumah Cuma Menguras Mental dan Finansial

6 Februari 2026
Asriadi Cahyadi pemilik Dcell Jogja Store, toko musik analog. MOJOK.CO

Saat Musik Analog Bukan Lagi Barang Jadul yang Bikin Malu, tapi Pintu Menuju Kenangan Masa Lalu bagi Pemuda di Jogja

4 Februari 2026
Pertama kali makan donat J.CO langsung nangis MOJOK.CO

Orang Berkantong Tipis Pertama Kali Makan Donat J.CO, Dari Sinis Berujung Nangis

3 Februari 2026
Salah kaprah pada orang yang kerja di Surabaya. Dikira gaji besar dan biaya hidup murah MOJOK.CO

Salah Kaprah tentang Kerja di Surabaya, “Tipuan” Gaji Tinggi dan Kenyamanan padahal Harus Tahan-tahan dengan Penderitaan

4 Februari 2026

Video Terbaru

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

Tanaman Lokal Indonesia dan Upaya Merawat yang Terlupakan

4 Februari 2026
Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

Zainal Arifin Mochtar dan Suara Kritis di Tengah Politik Hari Ini

3 Februari 2026
Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

Buya Hamka dan Penangkapan yang Disederhanakan

31 Januari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Kilas
  • Pojokan
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.