Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Sekolahan
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Suara Bawah Tanah
    • Eksplor
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

Nestapa Perintis dari Keluarga Broken Home: Jatuh Bangun Bikin Usaha dan Masih Harus Menanggung Keluarga

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
31 Juli 2025
A A
Nestapa Perintis bukan bocil pewaris dari Keluarga Broken Home: Saat Sudah Besar dan Bisa Bangun Bisnis Sendiri, Masih Harus Jadi Generasi Sandwich. MOJOK.CO

ilustrasi - perintis dari keluarga broken home kapan kaya? (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Sebagai perintis bukan bocil pewaris, Diana sama sekali tak punya privilage seperti Ryu. Dalam banyak situasi, ia harus memulai semuanya dari awal. Menjadi perintis tanpa “warisan” dari orang tua, kata dia, membuat dirinya seringkali mendapat diskriminasi dari masyarakat sekitar.

Iklan

“Aku seringkali jadi urutan kesekian dalam memulai segala sesuatu. Dengan kata lain, tidak masuk dalam prioritas,” ujar Diana.

Diana mengaku pernah mendapat diskriminasi itu saat melamar kerja. Hal itu terlihat saat pesaingnya memiliki privilage yakni punya relasi orang dalam atau orang tua yang punya power di dunia kerja. Berbanding terbalik dengan dirinya yang harus ngoyo untuk maju sendiri, tanpa back up dari siapapun.

Tak terkecuali di dunia bisnis. Sebagai perintis yang lahir dari keluarga broken home, Diana mengaku jalannya lebih berat. Baik dari segi modal, mencari relasi, hingga menawarkan usaha. 

“Orang yang merintis dari 0 bukan berarti tidak bisa ya, tapi tentu saja prosesnya akan jauh lebih lama untuk mencapai kesuksesan,” kata Diana.

Buka usaha macam-macam untuk hidupi keluarga

Namun, kondisi itu tak membuat Diana putus asa. Justru dari sana, mentalnya terbentuk menjadi kuat hingga punya mimpi sebagai pengusaha suskes. Tentu saja, jalannya pun tak mudah seperti yang dikatakan bocil pewaris itu kepadamu.

“Beberapa kali aku mencoba buka usaha, modal pas-pasan dari tabungan kerja dan modal nekat tapi semuanya berakhir gagal. Mulai dari jualan di bazar pasar malam, buka stand di mall, buka warung mie ayam,” tutur Diana. 

Dari seluruh usaha yang telah gagal itu, Diana sudah menghabiskan modal jutaan rupiah, bahkan mencapai minus. Hanya saja, Diana tidak berhenti, alias tidak bisa, karena dia punya tanggungan untuk menghidupi keluarganya.

“Aku termasuk generasi sandwich, yang harus nge-back up kebutuhan keluargaku,” ujarnya.

Masalah yang sedemikian kompleksnya, pernah membuat Diana hampir menyerah. Nyaris saja ia mengubur cita-citanya sebagai perintis atau pengusaha. Namun, Diana menyadari jika Tuhan masih memberikan dia kesempatan untuk hidup lebih lama.

“Untuk saat ini yang bisa aku lakukan adalah balik bekerja, berusaha meraih prestasi di pekerjaan, dan tetap mencari peluang,” ujar Diana yang saat ini menjalani kegiatannya sebagai MC profesional, marketing, dan produser.

Penulis: Aisyah Amira Wakang

Editor: Muchamad Aly Reza

Iklan

BACA JUGA: Derita Perintis bukan Pewaris: Beli HP Android dan Laptop Saja Susah karena Tak Tega Minta ke Ibu, Tapi Kini Bisa Kerja di Bidang IT atau liputan Mojok lainnya di rubrik Liputan.

Halaman 2 dari 2
Prev12

Terakhir diperbarui pada 1 Agustus 2025 oleh

Tags: bocil perintisbocil pewarisbroken homegenerasi sandwichpengusaha suksesperintis
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Gen Z Habiskan Gaji untuk Konser K-Pop. MOJOK.CO
Urban

Gen Z Habiskan Gaji demi Konser K-Pop: “Balas Dendam” Terbaik untuk Penuhi Inner Child

25 Juni 2026
Cara Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun MOJOK.CO
Cuan

Cara Generasi Sandwich Beli Rumah di Desa Tanpa Dihantui KPR Puluhan Tahun

26 Mei 2026
Derita punya pasangan hidup sandwich generation apalagi bonus mertua toxic MOJOK.CO
Sehari-hari

Derita Punya Pasangan Hidup Sandwich Generation sekaligus Mertua Toxic, Rumah Tangga bak Neraka Dunia

5 Februari 2026
Derita anak bungsu. MOJOK.CO
Ragam

Derita Anak Bungsu Saat Kakak Gagal Penuhi Harapan Orang tua dan Tak Lagi Peduli dengan Kondisi Rumah

9 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

Pemuda asal Garut sukses jadi konten kreator perjalanan dengan modal ijazah SD. MOJOK.CO

Nekat Keliling Indonesia Bermodal Ijazah SD, Mantan Pedagang Es Krim Asal Garut Ini Malah Sukses Jadi Konten Kreator Perjalanan

17 Juli 2026
Anak miskin di Yogyakarta masuk Sekolah Rakyat. MOJOK.CO

Saat Kemiskinan Memaksa Anak Lebih Dewasa sebelum Waktunya, Sekolah Rakyat Jadi Pilihan Satu-satunya

20 Juli 2026
Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa "Mungkin Ada Benarnya" ke Jogja.mojok.co

Menertawakan Polemik Sosial, Arie Kriting Siap Bawa “Mungkin Ada Benarnya” ke Jogja

16 Juli 2026
Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri MOJOK.CO

Jaga Momentum Emas di Mandalika, Mario Aji dan Veda Ega Siap Unjuk Gigi di Kandang Sendiri

20 Juli 2026
Cerita alumnus Unika, side hustle untuk temukan kebermaknaan. MOJOK.CO

Kisah Alumnus Unika Pilih Side Hustle dengan Mengubah Sampah Plastik Jadi Kerajinan agar Waras dari Kerjaan Freelance

15 Juli 2026
KOMSAH: Sejahterakan petani di Klaten. MOJOK.CO

Tinggalkan Profesi Dokter untuk Jadi Penasihat Kelompok Tani, Optimalkan Anugerah Tanah Klaten yang Subur

20 Juli 2026

Video Terbaru

Di Balik Panggung "Sebat Dulu Live on Stage": Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

Di Balik Panggung “Sebat Dulu Live on Stage”: Kunto Aji, Hadroh, dan Spiritualitas Pembebasan

23 Juni 2026
Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

Mia Bustam dan Jejak Kelam 1965 dalam Dunia Seni Rupa

6 Juni 2026
Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

Minahasa yang Bukan Cuma Bunaken: Roman Remy Silado, Mestizo, dan Aroma Sabut Kelapa

31 Mei 2026


Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Kabar
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Fragmen
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2026 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.