Mojok
KIRIM ARTIKEL
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Edumojok
    • Sehari-hari
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Catatan
    • Urban
    • Bidikan
    • Jagat
    • Lipsus
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Logo Mojok
Kirim Artikel
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal
Beranda Liputan Ragam

PSHT Tetap di Hati meski Belajar di Lingkungan Muhammadiyah yang Punya Tapak Suci

Aisyah Amira Wakang oleh Aisyah Amira Wakang
16 Juli 2025
A A
Anggota PSHT Iri dengan Perguruan Tapak Suci yang Dianakemaskan Muhammadiyah karena Merasa Dikucilkan di UMM. MOJOK.CO

ilustrasi - siswa PSHT sedang latihan. (Ega Fansuri/Mojok.co)

Bagikan ke WhatsAppBagikan ke TwitterBagikan ke Facebook

Seorang anggota dari perguruan silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) merasa iri dengan perguruan Tapak Suci yang ada di kampusnya, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Meski begitu, ia tak mau pindah ke hati yang lain, karena banyak nilai kehidupan yang diajarkan oleh perguruan pencak silat tertua dan terbesar di Indonesia itu.

***

Maul (23) tertarik bergabung PSHT sejak usia 16 tahun. Orang tuanya sempat tidak merestui, karena jadwal latihannya yang bisa selesai hingga larut malam bahkan dini hari.

Namun, Maul tak patah arang meski digempur di tempat latihan lalu kena omelan orang tua saat pulang. Ia tetap berlatih sebanyak dua kali dalam seminggu, yakni di hari Rabu dan Sabtu.

Proses itu ia lalui selama dua tahun hingga menjadi murid yang diperhitungkan. Latihannya pun naik tingkat, mulai dari pengasahan fisik, mental, sampai kepercayaan diri.

“Saya memang tertarik untuk mengembangkan ilmu bela diri. Saya juga jadi lebih disiplin khususnya di lingkungan sekolah dan kampung halamanku,” ujar Maul saat dihubungi Mojok, Selasa (15/7/2025).

Persis seperti sepenggal nama perguruannya, hingga kini, Maul masih setia mengikuti latihan PSHT bahkan saat kuliah di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang notabennya memiliki organisasi silat unggulan tersendiri: Tapak Suci.

Cara keras PSHT melatih fisik dan mental siswa

Maul sudah tahu sejak memutuskan ikut PSHT, kalau fisik dan mentalnya akan ditempa habis-habisan. Salah satu latihan fisik terberat menurut Maul adalah harus push up seribu kali di atas batu koral tajam dan tidak boleh menurunkan badan.

Jika tidak mampu melakukannya, murid di PSHT harus siap menerima hukuman . Hukumannya, kata Maul, seperti menambah jumlah push up atau melakukan latihan fisik dua kali lipat dari target. 

“Tapi tidak menuntut kemungkinan juga pelatih memberikan kami toleransi jika hukuman itu malah mencakup kondisi siswa, apalagi yang punya riwayat penyakit,” ujar Maul.

Selain latihan fisik, murid di PSHT juga diwajibkan melakukan meditasi untuk melatih kepekaan terhadap sekitar. Dengan beradaptasi, mereka dituntut berkonsentrasi secara penuh. 

Puncaknya, para murid akan diuji saat mengikuti kenaikan tingkat. Sebagai informasi, setiap murid punya tingkatan sabuk yang ditandai dengan warna. Hitam berarti siswa baru yang mengenal PSHT, jambon (merah muda) menandakan peningkatan kemampuan, hijau berarti siswa sudah menguasai teknik dasar dan pemahaman yang lebih mendalam, lalu putih sebagai tingkat tertinggi siswa untuk menjadi pendekar atau warga PSHT.

Untuk naik level, Maul harus melalui ujian yang dilakukan secara serempak oleh siswa lainnya. Ia sendiri membutuhkan waktu selama dua tahun hingga bisa memperoleh sabuk putih. Ujiannya pun tidak mudah karena di sanalah fisik dan mentalnya benar-benar diuji.

“Kami harus memahami banyak materi juga mengambil sabuk yang disembunyikan di area makam.Entah itu digantung di pohon, batu nisan, bahkan ada yang di dalam tanah dengan diberi tanda,” jelas Maul.

Baca Halaman Selanjutnya

Minoritas di kampus sendiri

Halaman 1 dari 2
12Next

Terakhir diperbarui pada 17 Juli 2025 oleh

Tags: bela diri indonesiaMuhammadiyahpecak silatPSHTtapak suciUMM
Aisyah Amira Wakang

Aisyah Amira Wakang

Jurnalis Mojok.co asal Surabaya. Pernah menempuh pendidikan di S1 Ilmu Komunikasi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya. Menaruh perhatian pada isu pendidikan, sosial, perkotaan, dan kelompok-kelompok marjinal. Di luar rutinitas liputan mengisi waktu dengan berlari dan menjelajah alam.

Artikel Terkait

Tarawih di masjid Jogja
Ragam

Berburu Lokasi Tarawih sesuai Ajaran Nahdlatul Ulama di Jogja, Jadi Obat Kerinduan Kampung Halaman di Pasuruan

18 Februari 2026
Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua MOJOK.CO
Esai

Awal Ramadan Ikut Muhammadiyah atau Pemerintah? Yang Lebih Dulu Puasa Wajib Kirim Kolak ke Orang Tua

18 Februari 2026
Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers MOJOK.CO
Esai

Ormas Islam Sepakat Soal Board of Peace: Hilangnya Suara Milenial dan Gen Z oleh Baby Boomers

6 Februari 2026
AI Mengancam Orang Malas Berpikir, Tak Sesuai dengan Ajaran Muhammadiyah MOJOK.CO
Ragam

AI Mengancam Orang Malas Berpikir, Tak Sesuai dengan Ajaran Muhammadiyah

29 Januari 2026
Muat Lebih Banyak

Terpopuler Sepekan

KA Airlangga, KA Taksaka, Pengalaman 22 Jam Naik Kereta Api Membelah Pulau Jawa MOJOK.CO

Pengalaman Nekat 24 Jam Naik Kereta Api Jogja-Jakarta, Cuma Habis Rp80 Ribuan tapi Berujung Meriang dan Dihina “Miskin”

19 Februari 2026
Sarjana nganggur diteror info loker di grup WA keluarga. MOJOK.CO

Grup WhatsApp Keluarga Besar Isinya “Teror” bagi Sarjana Nganggur, Sehari-hari Dikasih Info Loker Aneh-aneh

18 Februari 2026
Rosalia Indah Armada Tua Bikin Kecewa- Mogok Sampai 4 Kali MOJOK.CO

Pengalaman Buruk Naik Rosalia Indah Tua Rombakan: Empat Kali Mogok, Menghadirkan Kekecewaan di Akhir Perjalanan

17 Februari 2026
3 Dosa Indomaret yang Bikin Kecewa karena Terpaksa (Unsplash)

3 Dosa Indomaret yang Membuat Pembeli Kecewa tapi Bisa Memakluminya karena Keadaan lalu Memaafkan

21 Februari 2026
Beasiswa LPDP selamatkan hidup seorang difabel yang kuliah S2 di Amerika Serikat (AS). MOJOK.CO

Bangkit usai “Kehilangan” Kaki dan Nyaris Gagal Jadi Sarjana, Akhirnya Lolos LPDP ke AS agar Jadi Ahli IT Pustakawan di Indonesia

22 Februari 2026
Gagal seleksi CPNS dan tidak tembus beasiswa LPDP untuk kuliah S2 di luar negeri pilih mancing, dicap tidak punya masa depan oleh keluarga MOJOK.CO

Gagal LPDP dan Seleksi CPNS Pilih Nikmati Hidup dengan Mancing, Nemu Rasa Tenang meski Dicap Tak Punya Masa Depan

22 Februari 2026

Video Terbaru

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

Dandangan Kudus: Bukan Sekadar Ramai, Tapi Serius Kelola Sampah dan Lingkungan

16 Februari 2026
Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

Damardjati Supadjar: Ketika Filsafat Tak Hanya Tinggal di Kampus

14 Februari 2026
Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

Kiai Faizi: Cara Hidup Merasa Cukup di Dunia yang Terlalu Buru-buru

10 Februari 2026

Konten Promosi



Google News
Ikuti mojok.co di Google News
WhatsApp
Ikuti WA Channel Mojok.co
WhatsApp
Ikuti Youtube Channel Mojokdotco
Instagram Twitter TikTok Facebook LinkedIn
Trust Worthy News Mojok  DMCA.com Protection Status

Tentang
Kru
Kirim Artikel
Kontak

Kerjasama
Pedoman Media Siber
Kebijakan Privasi
Laporan Transparansi

PT NARASI AKAL JENAKA
Perum Sukoharjo Indah A8,
Desa Sukoharjo, Ngaglik,
Sleman, D.I. Yogyakarta 55581

[email protected]
+62-851-6282-0147

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Esai
  • Liputan
    • Jogja Bawah Tanah
    • Aktual
    • Kampus
    • Sosok
    • Kuliner
    • Mendalam
    • Ragam
    • Catatan
  • Tajuk
  • Pojokan
  • Kilas
  • Cuan
  • Otomojok
  • Malam Jumat
  • Video
  • Terminal Mojok
  • Mau Kirim Artikel?

© 2025 PT Narasi Akal Jenaka. All Rights Reserved.