Warteg di Jogja Eksis Sejak 1990-an, Mandek Gagal Saingi Warmindo tapi Sekarang Tumbuh Berkat Strategi Khusus

warteg jogja sulit kalahkan warmindo.MOJOK.CO

Strategi yang akhirnya membuat warteg berkembang pesat

Namun, realitanya saat ini jenama warteg dari Jakarta juga mulai bermunculan secara pesat di Jogja. Salah satu tim marketing Warteg Kharisma Bahari di Jogja, David, mengaku percaya bahwa sejatinya Jogja punya potensi pasar yang besar seperti Jakaarta.

“Pekerja, pelajar, dan mahasiswa pasti kan makan nggak melulu di warmindo dan padang murah terus kan. Di warteg menu apa aja ada. Mulai dari urab sampai pepesan ada semua,” terang lelaki kelahiran Tegal ini.

David punya beberapa strategi untuk lebih diterima pasar Jogja. Ia menekankan bahwa kekuatan warteg terletak di varian menu yang beragam. Membuat pelanggan tidak bosan untuk datang kembali dan mencicipi ragam masakan yang ada.

“Memang agak beda misal dengan warmindo yang punya keunggulan untuk tempat nongkrong juga. Kami fokus di tempat makan,” ujarnya.

Cepatnya warteg berkembang juga tak lepas dari sistem waralaba dari beberapa jenama yang sudah cukup besar di kota-kota lain. Sistem inilah yang membuat banyak pemodal datang. Sementara para pengelola di warung didatangkan langsung dari kota asal warung ini yakni Tegal.

Penulis: Hammam Izzuddin

Editor: Agung Purwandono

BACA JUGA Sempat Viral, Hingga Kini Kopi Klotok Masih Rutin Rugi Puluhan Porsi karena Pelanggan Anak Kos Tak Bayar

Ikuti berita dan artikel Mojok lainnya di Google News.

Terakhir diperbarui pada 12 Maret 2024 oleh